Lampiran II, bagian 1 dari 2

berkas 3, hlm. 1 OCR
PR,ESIDEN
MATRIKS PEMBANGUNAN
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH NASIONAL
TAHUN 2025-2029
LAMPIRAN II
PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESI,A
NOMOR 12 TAHUN 2025
TENTANG
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA
MENENGAH NASIONAL TAHUN 2025_2029
SK No 149746 C
berkas 3, hlm. 2 OCR
REPUBLIK TNDONESIA
MATRIKS PEMBANGUNAN
SASARAN PEMBANGUNAN RPJMN TAHUN 2025-2029
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Koordinator/
Pengampu
Ol - Meningkatkan Pendapatan
Per Kapita Menuju Setara Negara
Maju
0l - Pertumbuhan ekonomi persen 5,05 5,3 8,0 035 - Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian
02 - GNI Per Kapita USD 4.870 QO23l 5.410 8.OOO 035 - Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian
03 - Kontribusi PDB Maritim persen 7,9 (2022) 8,1 9,1 035 - Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian
04 - Kontribusi PDB manufaktur per3crr 18,67 (2023) 20,4 21,9 O35 - Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian
02 - (Kemiskinan menuju Oolo dan Ol - Tingkat kemiskinan
Ketimpangan Berkurang
p€rsctr 9,03 7,0 - 8,0 4,5 - 5,0 134 - Kementerian Koordinator Bidang
Pemberdayaan Masyarakat
02 - Rasio gini 0,379 0,378 - 0,382 0,372 - 0,375 035 - Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian
SK No 122003 C
03 - Kontribusi PDRB KTI pcrs€(l 2O9 12023) 21,4 22,4 132 - Kementerian Koordinator Bidang
IrtfrasEuldur dan Pembangunan
Kewilayahan
berkas 3, hlm. 3 OCR
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target2O2S Target 2029
Koordinator/
Pengampu
03 - Kepemimpinan dan Pengaruh Ol - Global tuuer Index
di Dunia Internasional Meningkat
peringkat 34 (20231 33 29 129 - Kcfircnterian Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
04 - DaJra Saing Sumber Daya
Manusia Meningkat
0l - Indeks Modal Manusia o,* (2020) o,56 0,59 036 - Kementerian Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
05 - Intensitas Emisi GRI(
Menurun Menuju IVea Zero
Emission
Ol - Penurunan intensitas emki
GRK
persen 34,09 (2022) 35,53 45,17 131 - Kementerian Koordinator Bidang
Pangan
72,54 {2023t- 76,49
Keterangan:
Pemerintah Daerah, Badan Usaha, dan Masyarakat.
02 - Indeks Kualitas Lingkungan
Hidup
77,20 l3l - Kementerian Koordinator Bidang
Pangan
SK No 122004 C
berkas 3, hlm. 4 OCR
(
REPUEUK INDONES'A
PRIORITAS NASIONAL I: MEMPERKOKOH IDEOLOGI PANCASILA, DEMOKRASI, DAN HAK ASASI MANUSIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 TargDr2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
ot
PN: Memperkokoh
Ideologi Pancasila,
Demokrasi, daII Hak
Asasi Manusia
01 - Terwujudnya
kehidupan
bermasyarakat,
berbangsa, dan
bernegara yang
berlandaskan
Pancasila, demokrasi,
dan hak asasi
manusia
Ol - Indeks Demokrasi
lndonesia
02 - Indeks Hak Asasi
Manusia
79,sr l2o23l 81,69-85,23 83,42+6,96
2,70 (2023) 2,75 2,45
129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dsn Keamanan
136 - Ke@€(rterian Hak
Asasi Manusia
01.01
PP: Penguatan
Ideologi Pancasila,
Wawasan
Kebangsaan, dan
Ketahanan Nasional
Ol - Menguatnya
Pancasila dan
wawasan kebangsaan
dalam kehidupan
bermasyarakat,
berbangsa, dan
bernegara
01 - Indeks Demokrasi
Indonesia Aspek
Kebebasan
77 A6 (20231 44,12-87,76 85,90-89,54 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
122 - Badan Pembinaan
Ideologi Pancasil,a
02 - Indeks Aktualisasi
Pancasila
77,73 QO23l 79,37 82,30
SK No 122005 C
berkas 3, hlm. 5 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proye.k Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselincN24 Taryat2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
01.01.01
KP: Penguatan
Wawasan Ideologi
Pancasila di Kalangan
Penyelenggara Negara
Ol - Terwujudnya
internalisasi,
institusionalisasi, dan
aktualisasi ideologi
Pancasila bagi
penyelenggara negara
Ol - Jaminan kebebasan
berkumpul, berekspresi,
berserikat, dan
berpendapat oleh aparat
negara
04 - Supremasi
Hukum,
Stabilitas, dan
Kepemimpinan
Indonesia
129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
122 - Badan Pembinaan
Ideologi Pancasila
44,a7 QO23l 82,33-87,01 84,61-89,29
02 - Persentase
impl€@€nta8i Peta Jalan
Pembinaan Ideologi
Pancasila
persen 40 80
(indikator
baru)
ol.ol.ol.ol
PRO-P: Internalisasi dan Institusionalisasi Pancasila
01.01.01.02
PRO-P: Aktualisasi Pancasila
01.01.01.03
PRO-P: Pemantapan Kebijakan Pelaksanaan Pancasila Dada Penyelenggaraan Negara
01.01.02
KR Pelaksanaan
Gerakan Nasional
KITA BERSAUDARA
Ol - Meningkatnya
kohesivitas sosial dan
kehsruronisalt
kehidupan masyarakat
multikultural yang
berwawasan
kebangsaan dan nil,ai-
nilai Pancasila
01 - Indeks Aktualisasi
Pancasila - Pengamalan
Sila 1 Ketuhanan Yang
Maha Esa
04 - Supremasi
Hukum,
Stabilitas, dar
Kepemimpinan
Indonesia
122 - Badan Pembinaan
Ideologi Pancasila
122 - Badan Pembinaan
Ideologi Pancasila
7432 (2023t- 80 84
02 - Indek Aktualisasi
Pancasila - Pengamalan
Sila 2 Kemanusiaan yang
Adil d6n Beradet
arA6 (2023!. 83 87
03 - Indel$ Aktualisasi
Pancasila - Pengamalan
Sila 3 Persatuan
Indonesia
SK No 122006 C
81,18 (2023) 83 a7 122 - Badan Pembinaan
Ideologi Pancasila
berkas 3, hlm. 6 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Basel @2024 TarEd-2O2s TarEd-2O29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Indeks Aktualisasi
Pancasila - Pengamalan
Sila 4 Kerakyatan yang
Dipimpin oleh Hikmat
Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan
Perwakilan
79,35 (20231 8l 85 122 - Badan Pembinaan
Ideologi Pancasila
122 - Badan Pembinaan
Ideologi Pancasila
059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
05 - Indeks Aktualisasi
Pancasila - Pengamalan
Sila 5 Keadilan Sosial
bagi Seluruh Rakyat
Indonesia
68,33 (2023) 70 74
06 - Persentase konten
komunikasi publik yang
dapat memperkuat
kohesivitas sosial
berlandaskan nilai-nilai
Pancasila
persen 70 loo
(indikator
baru)
01.01.02.01
PRO-P: Pengembangan Wawasan Kebangsaan bagi Penyelenggara Negara dan Masyarakat
SK No 122007 C
berkas 3, hlm. 7 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.selinc2o24 Target2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
01.01.02.02
PRO-P: Penguatan Kohesivitas Sosial melalui Pengembangan Ekosistem Teknologi Informasi Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila
01.01.02.03
PRO-P: Peningkatan S€@argat Persatuan, Kesatuan, dan Kebangsaan pada Generasi Muda
01.01.03
KP: Peningkatan
Kualitas Pemimpin di
Tingkat Pusat hingga
Daerah
Ol - Meningkatnya
kualitas pemimpin di
tingkat pusat hingga
tingkat daerah
Ol - Performa piEpinan
thgkqt pusat dan daerah
dalam membina
ketahanan nasional
az,aa l2o23l 85,34-49,87 87,55-92,08 064 - Lembaga
Ictahanan Nasional
01.01.03.01
PRO-P: Penyelenggaraan Pendidikan Pengkaderan Pemimpin di Tingkat Pusat hingga Tingkat Daerah
01.01.03.02
PRO-P: Penyelenggaraan Training ofTrainrErs Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
01.02
PP: Penguatan
Komunikasi Publik
dan Media
Ol - Terciptanya
ekosistem
komunikasi,
kebebasan pers dan
media massa yang
berintegritas
Ol - Indeks Kemerdekaan
Pef,g
69,36 70,00 72,OO 059 - Kementerian
Komunikasi dar Digital
SK No 122008 C
02 - Indeks Keterbukaan
Informasi Publik
75,65 76,OO 77,25 059 - Kementerian
Komunikasi datr Digital
berkas 3, hlm. 8 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Indd<s Komunikasi
Pembangunan dan
Informasi Publik
69,40 QO23l 7l 75 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
01.02.01
KP: Penguatan Pers
den Media Massa
yang Bertanggung
Jawab, Edukatif,
Jujur, Objektif, dan
Sehat Industri
(BEJO'S)
01 - Terwujudnya
kebebasan pers dan
media massa yang
berintegritas,
bertanggung jawab,
edukatif, jujur,
objektif, dan sehat
industri
Ol - Kualitas siaran
tcl6'isi yang memenuhi
standar berlaku
3,15 3,18 3,35 059 - Kementerian
Komunikasi den Digital
02 - Persentase
penurunan kqiadiatr
intervensi dan kekerasan
pers
Persen 65,80 66,00 68,00 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
03 - Persentase
independensi pers dari
kelompok kepentingan
yang kuat
persen 65,69 66,00 68,00 059 - Kementerian
Komunikasi dEr Digital
04 - Persentase jumlah
perusahaan pers dan
media massa yang
memiliki tata kelola baik
persen 63,74 il,oo 66,00 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
05 - Persentase
peningkatan kepatuhan
terhadap etika pers
persen 70,12 70,50 72,50 O59 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
06 - Persentase
peningkatan akses pers
dan media bagi kelompok
rentan
SK No 122009 C
persen 69,08 69,50 71,50 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
berkas 3, hlm. 9 OCR
FF,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselj,l'€ 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07 - Jumlah peserta
pelatihan peningkatan
kapasitas SDM bidang
jurnalistik dan Ders
orang 2.015 690 2344 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
01.02.01.01
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Lembaga Pers
01.02.01.02
PRO-P: Peningkatan Kompetensi dan Etika Insan Pers
01.02.01.03
PRO-P: Penyehatan Media Arus Utama
01.02.02
KP Penguatan Sistem
Komunikasi dan
Kesetaraan
Masyarakat atas
Informasi Publik
01 - Terbangunnya
sistem komunikasi
dan jaminan
kesetaraan hak
masyarakat atas
informasi publik
Ol - Jumlah kebijakan
yang mendukung
implementasi SKPN
dokumen 11 3 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
02 - Jumlah peserta
pelatihan peningkatan
kapasitas SDM bidang
kominfo yang bertalenta
digital
orang 141.300 40-100 200.300 059 - Kementerian
Komunikasi dar Digital
03 - Persentase ak3ca &
diseminasi informasi
publik kepada
masyarakat
persen 77,44 77,73 78,73 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
SK No 122011 C
I
berkas 3, hlm. 10 OCR
,(
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselirc2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Persentase
partisipasi publik dalam
proses pengambilan
kebijakan publik
persen 75,68 77,73 7A,73 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
OS - Persentase badan
publik dalam tata kelola
informasi publik yang
baik
persen 76,25 76,50 77,50 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
06 - Persentase jaminan
hukum atas akses
informasi publik
persen 79,92 80,17 81,17 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
07 - Persentase
kepatuhan badan publik
dalam menjalankan Lru
Keterbukaan Informasi
Publik
persen 76,33 76,58 77,sA 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
01.02.02.01
PRO-P Penguatan Kelembagaan daD Sistem Komunikasi R.rblik dan Pembangunan Nasional
01.02.02.02
PRO-E Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik
01.02.02.03
PRO-P: Peningkatan Kapasitas SDM Bidang Komunikasi dan Informatika yang Bertalenta Digital
SK No 122013 C
berkas 3, hlm. 11 OCR
- ll -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basehrc2l24 Target2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
01.03
PR Penguatan
Lembaga Demokrasi
Ol - Terwujudnya
lembaga demokrasi
yang kokoh sebagai
pilar demokrasi untuk
mewujudkan
demokrasi
substansial
Ol - Indeks Demokrasi
Indonesia A!pd<
Kapasitas Lembaga
Demokrasi
76,4612023) 79,46-42,90 81,14-84,59 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dst Keamanan
01.03.01
KP: Penguatan Fungsi
Legislasi Lembaga
Legislatif
01 - Terwujudnya
kinerja lembaga
legislatif yang
semakin meningkat
sebagai pilar
demokrasi
0l - Kinerja lembaga
legislatif dalan
pelaksanaan fungsi
legislasi
53,92l2o23l 55,59-58,84 57,18-60,43 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
01.03.01.01
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Organisasi Lembaga Legislatif
01.03.01.02
PRO-P: Penguatan L,embaga dgtr Proses Demokrasi di Daerah
01.03.02
KP: Penguatan
Kelembagaan
Penyelenggara Pemilu
Ol - Terwujudnya
kinerja penyelenggara
pemilu yang semakin
meningkat dalam
mendukung
d€rlolcasi prosedural
menuju demokrasi
substansial
01 - Persentase hasil
penindakan pelanggaran
pemilu yang cepat, tanpa
biaya, aksesibel, mudah
dimengerti, datr
akuntabel
persen o 100 1 15 - Badar Pengawas
Pemilihan Umum (indikator
baru)
SK No 122014 C
berkas 3, hlm. 12 OCR
FEFUEUK INDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselite2o24 TarEet2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pcngampu
01.03.02.01
PRO-P: Penguatan Kapasitas SDM Lembaga Pelaksana Pemilu
01.03.02.02
PRO-P: Peningkatan Kapasitas SDM Lembaga Pengawas Feroilu
01.04
PP: Penguatan
Kesetaraan
Masyarakat Sipil
01 - Terwujudnya
partisipasi bermakna
masyarakat sipil
melalui jaminan
kesetaraan
masyarakat
0l - Indeks Demokrasi
Indonesia Aspek
Kesetaraan
43,74l2o23l 81,55-85,08 83,28-86,81 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
01.04.01
KP Penyediaan Dara
Abadi dan Penguatan
Kapasitas Organisasi
Kemasyarakatan
01 - Terwujudnya
penguatan kapasitas
organisasi
kemasyarakatan
dalam menjalar <an
Peran advokasi,
pemberdayaan, dan
kontrol sosial
Ol - Jumlah daerah
dengan Indeks Kinerja
Organisasi
Kemasyarakatan
berkategori baik
20 04 - Supremasi
Hukum,
Stabilitas, dan
Kepemimpinan
Indonesia
010 - Kementerian Dalam
Negeri
daerah 12
(indikator
barul
01.04.01.01
PRO-P: Penyusunan Regulasi Dana Abadi Organisasi Kemasyarakatan
01.04.01.02
PRO-P: Peningkatan Kapasitas SDM, Kelembagaan, dan Lingkungan Pendukung Masyarakat Sipil
SK No 122015 C
berkas 3, hlm. 13 OCR
Prioritas Nasional/
Program hi6itas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kselinen24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
01.04.02
KP: Penguatan
Kesetaraan
Masyarakat Sipil pada
Sektor Politik
Ol - Terwujudnya
Penguatan jaminan
kesetaraan
masyarakat sipil pada
sektor politik untuk
menjalankan peran
pcrabef,dayaan dan
kontrol sosial
Ol - Jumlah pemilih
pemula, kelompok
rentan, dar marginal
yang diberikan
pendidikan pemilih
04 - Supremasi
Hukum,
Stabilitas, dan
Kepemimpinan
Indonesia
076 - Komisi Pemilihan
Umum
orang 55.300 r 10.600
(indikator
baru)
02 - Jumlah kader
p€frgau,ag yang diberikan
pendidikan dan pelatihan
pengawasan pemilu
partisipatif
orang 900 16.590 27.650 I 15 - Badal Pengawas
Pemilihan Umum
01.04.02.01
PRO-P: Penguatan Kesetaraan Akses Kelompok Rentan pada Sektor Politik
01.04.02.02
PRO-P Penguatan Fungsi Kontrol Sosial Masyarakat dalam Pemilu
01.05
PP:
Pengarusutamaan,
Pemajuan, dan
Penegakan HAM
0 I - Terwujudnya
regulasi dan
kelembagaan
berperspektif HAM
serta perlindungan
HAM terutama tetapi
tidak terbatas pada
kelompok rentan
01 - Indeks HAM Dimensi
Hak Sipil dan Politik
2,60 (2023) 2,65 2,75 136 - Kementerian Hak
Asasi Manusia
02 - Indeks HAM Dimensi
Hak Ekonomi, Sosial, dan
Budaya
2,8{Jl2o23) 2,85 2,95 136 - Kementerian Hak
Asasi Manusia
SK No 1220160
berkas 3, hlm. 14 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
01.05.01
XE Internalisasi HAM
untuk Kebijakan
Humanis, Inklusif,
dan Berperspektif
G€nd€f,
Ol - Terwujudnya
kebijakan dan
kelembagaan yang
b.f,perspektif hak
asasi manusia,
humanis, inklusif.,
dan gender
0r - Persentase K/L/D
dan masyarakat yang
mend.apatkan penguatan
HAM
04 - Supremasi
Hukum,
Stabilitas, dan
Ifu!€rriEpin{r
Indonesia
136 - Kementerian Hak
Asasi Manusia
persen 50,05 62,21
(indikator
baru)
02 - Jumlah kebijakan
diskriminatif yang
ditindaklanjuti
kebijakan r0 10 10 074 - Itu@isi Nasional
Hak Asasi Manusia
01.05.01.01
PRO-P: Penyusunan Kebijakan dan Peraturan Perundang-undangan yang Berperspektif Hak Asasi Manusia, Humanis, Inklusif, dan Gender
01.05.01.02
PRO-P: Pendidikan HAM bagi Aktor Negara dan Nqmcgara
01.05.02
KP: Perlindungan Hak
Asasi Manusia dan
Penghapusan Praktik
Diskriminasi
01 - Terwujudnya
perlindungan HAM
dan penghapusan
raktik diskriminasi
terutama tetapi tidak
terbatas pada
kelompok rentan
Ol - Tingkat efektivitas
penanganan kasus
pelanggaran HAM
04 - Supremasi
Hukum,
Stabilitas, dan
Kepemimpinan
lndonesia
074 - Komisi Nasional
Hak Asasi Manusia
persen 37,6 (2023) 39,6 43,6
03 - Persentase capaian
aksi RANHAM
p€f,8cn 81,7 75 75
(penyesuaian
Perpres
RANHAM
Gen VI)
136 - Kementerian Hak
Asasi Manusia
01.05.02.01
PRO-P: Pelaksanaan Perlindungan HAM dan Penghapusan Praktik Diskriminasi
SK No 122017 C
berkas 3, hlm. 15 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bdselhe2o24 Taryd-202' Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
01.05.02.02
PRO-P: Penguatan Mekanisme Penanganan Pengaduan HAM pada K/L/D
Keterangan:
Pemerintah Daerah, Badan Usaha, dan Masyarakat.
SK No 122018 C
berkas 3, hlm. 16 OCR
PRIORITAS NASIONAL 2: MEMANTAPKAN SISTEM PERTAHANAN KEAMANAN NEGARA DAN MENDORONG KEMANDIRIAN BANGSA
MELALUI SWASEMBADA PANGAN, ENERGI, AIR, EKONOMI SYARIAH, EKONOMI DIGITAL, EKONOMI HIJAU, DAN EKONOMI BIRU
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BdseAtE2O24 Target2025 TarE€,-2O2g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02
PN: Memantapkan
Si9tcra Pertahanan
Keamanan Negara
dan Mendorong
Kemandirian Bangsa
melalui Swasembada
Pangan, Energi, Air,
Ekonomi Syariah,
Ekonomi Digital,
Ekonomi Hijau, dan
Ekonomi Bit'u
0f - Terjaganya
kedaulatan negara
dan penguatan
stabilitas keamanan
nasional sebagai
fondasi pelaksanaan
perob€ngunaa
Ol - Asia fuuer Index
(Dipbnatic Influence)
65,6 65,7 66,1 Oll - Kementerian Luar
Negeri
129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik den Keamanan
02 - Asia tuwer Index
(Military &wbiuta)
15,7 16 20
03 - Proporsi penduduk
yang merasa aman
berjalan sendirian di area
tempat tinggalnya
persen 62,4 (2020) 67,5 68,5 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik den Keamanan
04 - Global Cybersecurity
Index
100 100 98 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
05 - Indeks Keamanan
Laut Nasional
59 60 64 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan lG8lnanan
SK No 122019C
berkas 3, hlm. 17 OCR
REPUBLIK INDONES'A
-t7-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinc2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 - Meningkatkan
kemandirian bangsa
dalam memenuhi
kebutuhan pangan
yang berkualitas
secara berkelanjutan
dcngsn pendekatan
nexus pangan, ctrergi,
dan air (FEW Nc'.uo)
0l - Indeks lGtalranan
Pangan (lKg
7 t,2 73,2 a2 131 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pangan
02 - Pertumbuhan PDB
pertanian, kehutanan,
dan perikanan
persen 1,30 (2023) 2,20 3,46 131 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pangan
6,@ 6,77 6,95 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
3,50 3,75 132 - Kementerian
Koordinator Bidang
Infrastruktur dslt
Pembangunan
Kewilayahan
03 - Meningkatkan
kemandirian bangsa
dalam memenuhi
kebutuhan energi
secara berkelanjutan
dengan pendekatan
ncr<u3 pangan, energi,
dan air (FEW N€r(us)
Ol - Indeks Ketahanan
Energi
04 - Meningkatkan
kemandirian bangsa
dalam memenuhi
kebutuhan air secara
berkelanjutan dcdgan
pendekatan nexus
pangan, en€f,8i, dan
air (FEW Nexus)
Ol - Indeks Ketahanan
Air Nasional
3,44 (2o22l.
SK No 122020 C
berkas 3, hlm. 18 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 Target2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - Terwujudnya
perekonomian
nasional yang inklusif
dan berkelanjutan
Ol - Posisi ekonomi
syariah Indonesia di
tingkat global (Peringkat
GIEI)
peringkat 3 3
02 - lndonesia Bfue
tuot@mV Index (lBEll
34,25 (2023) 34,76 50,73
I(oDitc Nasional Ekonomi
dan Keuangan Syariah
(KNEKS)
O55 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
055 - I(G@enterian
PPN/BAPPENAS
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
peringkat 4s 12023) 43 40
06 - Terwujudnya
transformasi ekonomi
hijau
01 - Indeks Ekonomi
Hijau
60,08 (2023) 68,34 77,20
02 - Indeks Kualitas
Lingkungan Hidup
72,54 (2023) 76,49 77,20
03 - Indeks Pengelolaan
Keanekaragaman Hayati
0,35 (2020) o,44 o,55
03 - Indeks Daya Saing
Digital di Tingkat Global
SK No 122021 C
berkas 3, hlm. 19 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 Target2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.01
PP: Pembangunan
Postur Pertahanan
Ol - Terwujudnya
pondasi kemampuan
pertahanan berdaya
gentar kawasan
Ol - Persentase
pemenuhan
pembangunan kekuatan
pokok TM
persen 30,3 30,3 100 012 - Kementerian
Pertahanan
02.01.01
I(P: Melanjutkan
Program Penguatan
Postur Pertahanan
dengan Konsep
Optimum Essential
Force dalam Rangka
Meningkatkan
Efektivitas Menjaga
Kedaulatan NKRI
Ol - Terwujudnya
kelanjutan program
penguatan postur
pertahanan dengan
konsep optimum
essen iallorDe dalam
rangka meningkatkan
efektivitas menjaga
kedaulatan NKRI
0l - Persentase
pemenuhan alutsista
30,3 30,3 persen loo 012 - Kementerian
Pertahanan
02.01.01.01
PRO-E Pengadaan Alutsista Strategis Luar Negeri
02.01.01.02
PRO-P: Pengadaan Alutsista Integratif
02.01.01.03
PRO-P: Pengadaan Alutsista Matra Darat
02.01.01.04
PRO-P: Pengadaan Alutsista Matra Laut
SK No l22O22C
berkas 3, hlm. 20 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basdite2o24 TarE€,-2O2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.01.01.05
PRO-P: Pengadaan Alutsista Matra Udara
o2.o l.ol.06
PRO-P: Pembangunan Sarpras Pertahanan
02.01.02
KP: Meningkatkan
Kekuatan TNI di
Daerah Perbatasan
dan Pulau Terluar
Ol - Terwujudnya
peningkatan
kekuatan TNI di
daerah perbatasan
dan pulau t€rluar
Ol - Persentase
penurunan pelanggaran
terhadap kedaulatan,
keutuhan dan
keselamatan bangsa
lrcfs€n 51,3 40 15 012 - IGoentcf,ian
Pertahanan
02.01.02.01
PRO-P: Pembangunan Sarpras Pertahanan Perbatasan
02.01.02.02
PRO-P Pembangunan Sarpras Pendukung Pertahanan di Perbatasan
02.01.03
KP: Memperkuat
Keamanan Teknologi
Informasi
Telekomunikasi dan
Memperkuat
Kapabilitas Badan
Pertahanan Sibcf,
Ol - Terwujudnya
penguatan keamanan
teknologi informasi
telekomunikasi datr
ECiupCfkUAt
kapabilitas badan
pertahanan sib€f,
Ol - Persentase
pemenuhan peralatan
siber
pcrs€f,r 67,5 67,5 80 012 - Kementerian
Pertahanan
SK No 122023 C
berkas 3, hlm. 21 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProJrcL Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.01.03.01
PRO-P: Pengadaan Alutsista Siber
02.01.03.02
PRO-P: Pendidikan dan Latihan
02.01.04
KP: Peningkatan
Profesionalisme dan
Kesejahteraan Prajurit
01 - Terwujudnya
peningkatan
profesionalisme dan
kesejahteraan prajurit
01 - Persentase
pemenuhan Sarpras
rumah dinas
persen 6942 6942 76,33 012 - Kementerian
kehenen
02.01.04.01
PRO-P: Pembangunan Sarana dalr Prasarana Kesejahteraan Prajurit
02.01.04.02
PRO-P: Pendidikan Tinggi Pertahanan
02.01.05
KP Meningkatkan
Kesiapan
Alpalhankam melalui
Pemeliharaan dan
Perawatan
01 - Terwujudnya
peningkatan kesiapan
alpalhankam melalui
pemeliharaan datt
perawatan
0l - Pef,sef,rtase
pemenuhan harwat
alutsista
perSen 49,7 49,7 60 012 - Kementerian
Pertahanan
02.01.05.01
PRO-P: Harwat Alutsista Matra Darat
SK No 122024C
berkas 3, hlm. 22 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseli@zo24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.01.05.02
PRO-P: Harwat Alutsista Matra Laut
02.01.05.03
PRO-P: Harwat Alutsista Matra Udara
02.02
PP Pembangunan
dan Pengembangan
Industri Pertahanan
Ol - Terwujudnya
industri pertahanan
yang sehat, maju,
mandiri, dsn berdaya
saing
Ol - Ranking industri
pertahanan (SIPRI top
lOO)
peringkat > r00 < 100 < 100 O 12 - Kementerian
Pertahanan
02.02.01
KP: Mempercepat
Peningkatan
Kemampuan Industri
Strategis Nasional
dalam Memenuhi
Kebutuhan Alat
Utama Sistem Senjata
ba&i TM/Pold
01 - Terwujudnya
pef,cc?atan
peningkatan
kemampuan industri
strategis nasional
dalam memenuhi
kebutuhan alat utama
sistem senjata bagi
TNI/Polri
Ol - Persentase
peningkatan kemampuan
industri pertahanan
persen 60 68 100 O12 - Kementerian
haha,lan
02.02.01.01
PRO-R Litbang Alpalhankam
02.02.01.02
PRO-P: First Article
SK No 122025 C
berkas 3, hlm. 23 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseli@2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.02.02
KP Meningkatkan
Komitmen untuk
Menggunakan
Produk-produk
Industri Strategis
Nasional dan
Mendayagunakan
Sebesar Mungkin
Kapasitas Industri
Strategis Dalam
Negeri
Ol - Terwujudnya
peningkatan
komitmen untuk
menggunakan
produk-produk
industri strategis
nasional den
mendayagunakan
sebesar mungkin
kapasitas industri
strategis ds.lam negeri
Ol - Persentase
pengadaan, pemeliharaan
dan perawatan
alpalhankam yang
melibatkan industri
pertahanan
persen 100 100 100 012 - Kementerian
Pertahanan
02.02.02.01
PRO-P: Pengadaan Alpalhankam Industri Pertahanan bidang Pertahanan Negara
02.02.02.02
PRO-P: Pengadaan Alpalhankam Industri Pertahanan bidang Kea.manan Negara
02.02.03
KP Transformasi Tata
Kelola Industri
Pertahanan dan
Penerapan ,Skem,
fuend to Invest
01 - Te(wujudnya
transformasi tata
kelol,a industri
pertahanan dan
penerapan skema
sl,4Jnd, to in,tr€'st
01 - Persentase
perjanjian Imbal Dagang
Kandungan Lokal dan
Ofset (IDKLO) yang
terlaksana dalam
pengadaan alpalhankam
luar negeri
persen 100 loo loo 012 - Kementerian
Pertahanan
SK No 122026 C
berkas 3, hlm. 24 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseline2o24 Target2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.02.03.01
PRO-P: Pengembangan Alpalhankam Spend to Invest Matra Darat
02.02.03.02
PRO-P: Pengembangan Alpalhankam qpend to Inr€st Matra Laut
02.02.03.03
PRO-P: Pengembangan Alpalhankam qpead ,o Inr€st Matra Udara
02.03
PP: Komponen
Cadangan dan
Komponen
Pendukung
Ol - Terwujudnya
penguatan komponen
cadangan dan
komponen
pendukung
Ol - Persentase sumber
daya nasional Jrang
dimanfaatkan menjadi
kekuatan pertahanan
persen loo 100 loo O12 - Kementerian
Pertahanan
02.03.01
KPi Penguatan
Konsep dan Praktik
Wawasan Nusantara
bagi Seluruh Rakyat
Indonesia dan
Memperkuat
Ko@poD€[r Cadangan
0l - Terwujudnya
penguatan kofls€p
dan praktik wawasan
nusantara bagi
seluruh rakyat
Indonesia dan
memperkuat
komponen cadangan
Ol - Persentase kader
bela negara yang telah
terbentuk
persen - (indikator
baru)
lo 1m O12 - Kementerian
Pertahanan
02 - Persentase kelulusan
komponen cad.angan
dengan nilai baik
persen 100 100 100 012 - Kementerian
kghensn
02.03.01.01
PRO-P: Bela Negara
SK No 122028 C
berkas 3, hlm. 25 OCR
REPUBLIK INOONESIA
Prioritas Nasiona.l/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basehne&24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.03.01.02
PRO-P: Pembangunan Komcad
02.03.02
KP Pembinaan
Komponen
Pendukung untuk
Penguatan
Pertahanan Negara
Ol - Terwujudnya
pembinaan komponen
pendukung untuk
penguatan
pertahanan negara
Ol - P€f,s€ntas€ penataan
dan pembinaan
komponen pendukung
100 04 - Supremasi
Hukum, Stabilitas
dan
Kep.-imni!.rr
Indonesia
Ol2 - Kementerian
Pertahanan
persen - (indikator
baru)
100
02.03.02.01
PRO-P: Pembinaan KoEduk
02.03.02.02
PRO-P: Penataan KoEduk
02.04
PP Intelijen dan
Keamanan Dalam
Negeri
Ol - Terwujudnya
sist€o deteksi dini
yang mamPu
mendukung
keamanan negara
Ol - Fragile Sate Ind.et 63,7 62,4 59,2 O5O - Badan Intelijen
Negara
02 - Global Ten@ism
Ia.d.ex
3,99 3,95 3,79 113 - Badan Nasional
Peoarygularusrt
Terorisme
SK No 122029C
berkas 3, hlm. 26 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bdseline2o24 TaBet2O25 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.04.01
KP: Melakukan
Sinergi Pendekatan
Sejarah, Budaya,
Kearifan Lokal, dan
Sosial Ekonomi, serta
Paham Kebhinekaan
di Daerah-daerah
yang Rawan Konflik
serta Rentan Isu
Separatisme
Ol - Terwujudnya
sinergi pendekatan
sejarah, budaya,
kearifan lokal, dan
sosial ekonomi, serta
paham kebhinekaan
di daerah-daerah
yang rawan konflik
Serta rentan ieu
separatisme
Ol - Jumlah kegiatan
pemberdayaan
masyarakat dalam aspek
wawasan kebangsaan
pada wilayah konflik dan
rentan
kegiatan 5 5 5 010 - Kementerian Dalam
Negcd
02.04.01.01
PRO-P: Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Aspek Wawasan Kebangsaan pada Wilayah Konflik dan Rentan
02.04.02
KP Penguatan
Kapabilitas
Penyelidikan,
Pengamanan dan
Penggalangan
Keamanan Dalam
Negeri
0l - Te(wujudnya
penguatan kapabilitas
penyelidikan,
pengamanan dan
penggalangan
keamanan dalam
negeri
01 - Cakupan deteksi dini
intelijen
persen loo loo 100 O5O - Badan Intelijen
Negara
02.04.02.01
PRO-P: Penguatan Operasi Intelijen dan Kontra Intelijen
SK No 122030 C
berkas 3, hlm. 27 OCR
N,EPUBLIK INDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinc2o24 Target2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.04.02.02
PRO-P: Penguatan SDM Intelijen
02.04.03
KP: Koordinasi Sinergi
Antar Instrumen
Pertahanan dan
Keamanan dalam
Pencegahan dan
Penanggulangan Aksi
Terorisme
Ol - Meningkatnya
sinergi antar
instrumen
pertahanan dan
keamanan dalam
pencegahan dan
penanggulangan aksi
terorisme
Ol - Persentase instansi
yang berpartisipasi dalam
sinergisitas
penanggulangan
terorisme
persen 97,A 100 100 I 13 - Badan Nasional
Penanggul,angan
Terorisme
02.04.03.01
PRO-P: Kolaborasi dan Penguatan Instrumen Penanggulangan Terorisme
02.04.03.02
PRO-P: Penguatan Kesiapsiagaan Nasional
oz.M.O4
KP: Penguatan Kontra
Radikalisasi
01 - Te(wujudnya
penguatan kontra
radikalisasi
Ol - Indeks Risiko
Terorisme (Target)
51,87 51,77 51,37 I 13 - Badan Nasional
Penanggulangan
Terorisme
02.04.()4.01
PRO-P Penguatan Intelijen dsn Kontra Tef,ori$ne
SK No 122031 C
berkas 3, hlm. 28 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Etaselitez024 Target2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.04.05
KR Penguatan
Deradikalisasi
Terorisme
01 - Tcf,wujudnJra
penguatan
deradikalisasi
terorisme
Ol - Indeks Risiko
Terorisme (Pelaku)
30,01 29,91 29,51 113 - Badan Nasional
Penanggulangan
Terorisme
02.04.05.01
PRO-P: Deradikalisasi Terorisme
02.04.06
KP: Penguatan Pusat
Analisis dan
Pengendalian Krisis
01 - Terwujudnya
penguatan pusat
analisis dan
pengendalian krisis
Ol - Persentase
peningkatan kemampuan
pusat analisis dan
pengendalian krisis
persen 30 40 ao I 13 - Badan Nasional
Penanggulangan
Tcf,orisrne
02.04.06.01
PRO-P: Peningkatan Kemampuan Pusat Analisis dan Pengendalian Krisis (Terorisme)
02.05
PP: Keamanan Siber,
Sandi, dan Sinyal
0l - Terwujudnya
interaksi dan
transaksi siber,
persandian, dan
sinyal yang aman
Ol - Indeks Keamanan
dan Ketahanan Siber
- (indikator
barul
0,69 o,84 051 - Badan Siber dan
Sandi Negara
SK No 122032 C
berkas 3, hlm. 29 OCR
PRESIOEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinc2o24 Taryet2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.05.01
KP: Memperkuat
Keamanan Teknologi
Informasi
Telekomunikasi
01 - Terpenuhinya
kebutuhan sarana
dan prasarana
keamanan siber,
sandi, dan sinyal
nasional
01 - Persentase
pemanfaatan inovasi
hasil perekayasaan di
bidang keamanan siber
dan sandi
persen - (indikator
baru)
33 66,7 O51 - Badan Siber dan
Sandi Negara
02.05.01.01
PRO-P Pembangunan Sarana dan Prasarana Keamanan Siber, Sandi, dan Sinyal
02.05.01.02
PRO-R Sertifikasi Produk Keamanan, Siber, Sandi, dan Sinyal
02.05.02
KP: Pengembangan
SDM, Peningkatan
Profesionalisme, dan
KBdahtcraan SDM
Keamanan Siber,
Sardi, dan Sinyal
01 - Terpenuhinya
SDM keamanan siber
dan sandi nasiona.l
0l - Rata-rata
Anwtency Gap Index
(CGI) SDM siber dan
sandi
persen - (indikator
baru)
l6 8 OSI - Badan Siber dan
Sandi Negara
02.05.02.01
PRO-P Pelatihan dan Peningkatan Profesionalisme SDM Keamanan Siber, Sandi, dan Sinyal
02.05.02.02
PRO-R Peningkatan Budaya Keamanan, Siber, Sandi, dan Sinyal
SK No 122033 C
berkas 3, hlm. 30 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselinc2o24 TargDt2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.05.03
KP: Penguatan
Kelembagaan
Keamanan Siber,,
Sandi, dan Sinyal
01 - Terwujudnya
kelembagaan
keamanan cib€f, dan
sandi nasional
0f - Nilai kematangan
keamanan siber PSE
2,59 2,77 3,55 051 - Badan Siber dan
Sandi Negara
02 - Nilai kematangan
penyelenggara
persandian
- (indikator
baru)
3 3,7 O5l - Badan Siber dan
Sandi Negara
02.05.03.01
PRO-P: Kebijakan Keamanan Siber, Sandi, dan Sinyal
02.05.03.02
PRO-P: Kerjasama Antar Lembaga Keamanan Siber, Sandi, dan Sinyal
02.05.03.03
PRO-P: Peningkatan Maturitas Lembaga Keamanan Siber
02.05.04
KP: Operasi
Keamanan Siber,
Sandi, dan Sinyal
Strategis
01 - Terwujudnya
operasi keamanan
siber, sandi, dan
sinyal strategis yang
efektif
Ol - Indeks
Kesiapsiagaan dan
Ketahanan Siber Nasional
- (indikator
baru)
o,70 o,84 O5l - Badan Siber dan
Sandi Negara
02.05.04.ol
PRO-P: Operasi Keamanan Siber, Sandi, dfli Sinyal
02.05.04.02
PRO-P: Penanganan Kejahatan Siber, Sandi, dan Sinyal
SK No 122034C
berkas 3, hlm. 31 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kselinc2o24 TarEet2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.06
PP: Keamanan Laut
dan Hidro-
Oseanografi
0l - Terwujudnya
keamanan,
keselamatan, dgn
penegakan hukum di
wilayah perairan dan
wilayah yurisdiksi
lndonesia
Ol - IKLN Dimensi
Pengendalian Kejahatan
Laut
67 ?4,5 44,5 1 19 - Badan Keamanan
laut
02 - IKLI'I Dimensi
Pengendalian
Pelanggaran Laut
48 58,5 64 I 19 - Badan Keamanan
l,aut
03 - IKLN Dimensi
Pengendalian
Pencemaran Laut
67 67,5 69,5 I 19 - Badan Keamanan
I,aut
04 - IKLN Dimensi
Pengendalian Kecelakaan
Laut
33 33,2 34 119 - Badan Keamanan
Laut
05 - Indeks Survei dan
Pemetaan Hidro-
Oseanografi
54,22 54,22 loo Ol2 - Kementerian
Pertahanan
SK No 122035 C
berkas 3, hlm. 32 OCR
(
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.06.01
KP: Memperkuat
Strategi Diplomasi
Maritim untuk
Meneguhkan
Kedaulatan dan
Meningkatkan
Keamanan di Seluruh
Wilayah Negara
Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI)
0l - Terwujudnya
penguatan strategi
diplomasi maritim
untuk meneguhkan
kedaulatan dan
meningkatkan
keamanan di seluruh
wilayah Negara
Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI)
01 - Persentase
Kehadiran da.laE forum-
forum internasiona.l
terkait keamanan laut
persen 25 50 87,5 I 19 - Badan Keamanan
Laut
02.06.ol.ol
PRO-P: Kerja Sama Keamanan Laut
02.06.01.02
PRO-P: Kerja Sama Patroli Internasional
02.06.02
KP Penguatan
Kapabilitas Lembaga
Keamanan Laut
Ol - Terwujudnya
penguatan kapabilitas
lembaga keamanan
laut
Ol - IISN Dimensi
Kapasitas Patroli
68 64,2 69 I 19 - Badan Keamanan
Laut
02 - Persentase
pemenuhan postur
Bakamla RI
persen 5,19 7 15 I 19 - Badan KcatDanarr
Laut
SK No 122036 C
berkas 3, hlm. 33 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinz2o24 TsEget2o2s Target2o29
Agcoda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Indeks Kesiapan
Sarana dan Prasarana
Pengawasan SDKP
80,00 80,00 84,00 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02.06.02.ol
PRO-P: Pengadaan dan Ha$'at Alpalhankam Keamanan Laut
02.06.02.02
PRO-P: Pembangunan Sarana dan Prasarana Keamanan Laut
02.06.02.03
PRO-P: Penyusunan Kebijakan Keamanan Laut
02.06.03
KP: Kolaborasi
Pengawasan dan
Pemeliharaan
Keamanan,
Keselamatan, dsn
Penegakan Hukum di
Wilayah Yurisdiksi
laut Indonesia, Al,(l,
ds,It Choke Pllin
Ol - Terwujudnya
kolaborasi
pengawasan dan
pemeliharaan
keamanan,
peningkatan
keselamatan, dan
penegakan hukum di
wilayah yurisdiksi
laut, ALKI, dan Choke
Point
0l - IKIN Dimensi
Kapasitas Pemantauan
68 68,1 68,5 I 19 - Badan Keamanan
Laut
I 19 - Badan Keamanan
l,aut
032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02 - Persentase
kesesuaian rencana
patroli nasional
persen 100 100 100
03 - Indeks Operasi
Armada Pengawasan
Sumb€f, Daya Kelautan
dan Perikanan
91,00 92,OO 96,00
02.06.03.01
PRO-P: Patroli, Operasi, dan Kol,aborasi Instansi Keamanan laut
SK No 122038 C
berkas 3, hlm. 34 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.seEE2O24 Targd-202s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.06.03.02
PRO-P: Pemberdayaan dan Pelibatan Masyarakat
02.06.04
KP: Peningkatan
Profesionalisme dan
Kesejahteraan
Personel Lembaga
Kcamsnen l,aut
Ol - Terwujudnya
peningkatan
profesionalisme dan
kesejahteraan
Personel lembaga
keamanan laut
Ol - Persentase
pemenuhan sarpras
profesionalisme dan
kesejahteraan
persen 4,2 4,2 l5 119 - Badan Keamanan
I.aut
02.06.04.01
PRO-P: Pembangunan Fasilitas Kesejahteraan Personel
02.06.04.02
PRO-P: Fetnbargurdr Fasilitas Profesionalisme Fef,sond
02.06.05
KP: Pemetaan
Batimetri dan Nur
Laut serta
Modernisasi Peralatan
dan Sarana Prasarana
Penyelenggaraan
HidtoQseanografi
01 - Terwujudnya
pemetaan batimetri
dan s.lur laut serta
modernisasi peralatan
dan sarana prasarana
penyelenggaraan
hidro-os€anqrofi
0l - Persentase realisasi
rencana luas wilayah
perairan Indonesia
(pedalaman, kepulauan,
teritorial, ZEE, dsn
landas kqrtinen) yang
diperbarui melalui surta
hidrografi dan
oaeanograf
persen 54,22 54,22 100 Ol2 - Kementerian
Pertahanan
SK No 122039 C
berkas 3, hlm. 35 OCR
,
(
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliE2o24 Taryct2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 - Persentase
pemenuhan peralatan
dan sarpras
penyelenggaraan hidro
osednqtafi
persen 42,1 42,t loo 012 - Kementerian
Pertahanan
02.06.05.01
PRO-P Survei dan Pemetaan
02.06.05.02
PRO-P: Pengadaan Alat dan Sarpras Hidros
02.07
PP KeaDatran dan
Ketertiban
Masyarakat
01 - Terwujudnya
kondisi keamanan
dar ketertiban yang
terkendali dan
kondusif
Ol - Indeks Keamanan
dan Ketertiban
Masyarakat
3,39 3,80 4,m 060 - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
02.07.01
KP: Melakukan
Peningkatan
Karra,Ipuan
Penanganan Konflik
Sosial dan
Pengamanan Objek
Vital
0l - Terwujudnya
aparat keamanan
yang memiliki
kemampuan
penanganan konflik
sosial dan
pengamanan objek
vital sesuai dengan
standar dan humanis
Ol - Indeks
Harkamtibmas
67,5 67,6 68,5 OA) - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
SK No 122040 C
berkas 3, hlm. 36 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.07.01.01
PRO-P: Pengamanan Konflik Sosial yang Profesional dalr Humanis
02.07.01.02
PRO-P: Pengamanan Obyek Vital
02.07.02
KP: Melakukan
Peningkatan
Efektivitas
Penyelesaian Tindak
Pidana
Ol - Terwujudnya
penyelesaian tindak
pidana oleh Polri
secara efektif, efisien
dan tq)at sasaran
Ol - Crime Rate per 100.000
penduduk
43 40 36 060 - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
02 - Clearance Rate
Tindak Pidana
persen 74 75 79 060 - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
02.07.02.01
PRO-P: Penyelesaian Tindak Pidana Transnasional
02.07.02.02
PRO-P Penyelesaian Tindak Pidana Konvensional
02.08
PP Profesionalisme
Pelayanan Kepolisian
Ol - Terwujudnya
profesionalisme
pelayanan kepolisian
Ol - Indeks Kepuasan
Layanan Kepolisian
85,77 86,00 88,00 060 - Kepolisian Negara
Republik lndonesia
SK No 122041 C
berkas 3, hlm. 37 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 Targct2025 Target2O29
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
02.08.01
KP: Melakukan
Peningkatan Kesiapan
Almatsus dan Sarana
Prasarana Polri
Ol - Terpenuhinya
kebutuhan almatsus
dan sarana prasarana
Polri dalan rangka
meningkatkan kinerja
lembaga kepolisian
Ol - Tingkat pemenuhan
Minimum Essential Police
futipnei,IMEPEI
Irer8cn - (indikator
baru)
ao 84 060 - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
02.08.01.01
PRO-P: Pengadaan Almatsus datr Npalkqm Dukungan Layanan Kepolisian
02.08.01.02
PRO-Pi Pemenuhan Sarana dan Prasarana Layanan Kepolisian
02.08.02
KP: Melakukan
Peningkatan Kualitas
dan Digitalisasi
Layanan Kepolisian
01 - Terwujudnya
peningkatan layanan
kepolisian yang
berkualitas dan
mudah diakses yang
didukung oleh
teknologi terbaru
0r - Indeks SPBE 3,OO 3,40 4,00 060 - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
02 - Tingkat kepuasan
masyarakat terhadap
layanan pengaduan Polri
persen 85,1 86 90 060 - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
02.08.02.01
PRO-P: Peningkatan Kualitas Layanan Kepolisian
02.08.02.02
PRO-P Digitalisasi Layanan Kepolisian
SK No 122042C
berkas 3, hlm. 38 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.08.03
KP Melakukan
Peningkatan Jumlah
dan Proporsi Polwan
01 - Tc(wujudnya
kesetaraan gender di
lingkungan Polri
melalui penyesuaian
rasio jumlah SDM
don pembaharuan
uo* dnangenent
Ol - Jumlah pusat
pendidikan Polwan
unit 1 I 1 060 - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
02 - Jumlah kapasitas
pusat pendidikan Polwan
orang 805 tnal 120() 060 - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
02.08.03.01
PRO-P: Rekrutmen Personil Polri Berbasis Gender
02.08.03.02
PRO-P: Peningkatan Kompetensi Penunjang Karier bagi Polwan
02.08.04
KE Peningkatan
Kualitas dan
Kuantitas Pendidikan
dan Pelatihan Anggota
Polri
Ol - Terwujudnya
SDM Polri yang
memiliki standar
kompetensi tertentu
dalam pelaksanaan
tugas dar fungsi Polri
01 - Indeks
Profesionalitas SDM Polri
- (indikator
baru)
70,5 72,3 060 - Kepolisian Negara
Republik Indonesia
02.08.04.01
PRO-P: Peningkatan Kompetensi Tematik Personil Polri
02.08.04.02
PRO-E Peningkatan Kompetensi Personil Polri
SK No 122043 C
berkas 3, hlm. 39 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo,selhe2024 Torgetm2' TarEd-2O2g
Agenda
Ttansformasi
Koordinator/
Pengampu
02.09
PP: Diplomasi Asta
Cita dan Diplomasi
Ekonomi
Ol - Terpeliharanya
hubungan
Internasional yang
kondusif dengan
tcEckf,rggaranya
diplomasi asta cita
dan diplomasi
ekonomi
Ol - Indeks Kemajuan
Penyelesaian
Perundingan Perbatasan
Negara
- (indikator
baru)
0,546 0,580 0ll - Kementerian Luar
Negeri
02 - IndelB Pengaruh dan
Peran di Dunia
Internasional
4,97 ln23l 4,rO (Skala 5) 4,50 (Sl(ala 5) 011 - Kementerian Luar
Negeri
03 - Indeks Cita
Indonesia di Duda
Internasional
4,07 4,10 (Skala 5) 4,18 (Skala 5) Oll - Kementerian Luar
Negeri
(N - Indeks Efektivitas
Diplomasi Ekonomi
75 76 80 011 - Kementerian Luar
Negeri
02.09.01
KP: Percepatan
Penyelesaian
Perjanjian Batas
Maritim dan Darat
Indonesia dengan
Negara Tetangga dalt
tetap mcngcd€pankan
Prinsip Kedaulatan
dan Kesejahteraan
Rakyat dalam Skema
Good. Neighbour Pdiq
Ol - Terlaksananya
percepatan
penyelesaian
perjanjian batas
maritim dan darat
Indonesia dengan
negara tetangga dan
tetap mengedepankan
prinsip kedaulatan
dan kesejahteraan
rakyat dalam skema
good neighbour policy
0l - Indeks Kemajuan
Perundingan Batas
Maritim Indonesia
dengan Negara Tetangga
04 - Supremasi
Hukum, Stabilitas
dan
Kepemimpinan
Indonesia
011 - Kementerian Luar
Negeri
OIO - Kementerian Dalan
Negeri
52,43 69,75 76,21
02 - Indeks Kemajuan
Penyelesaian
Perundingan Penegasan
Batas Darat Negara
61,13 63,OO 78,00
SK No 122044C
berkas 3, hlm. 40 OCR
FF,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselile2o24 Target2o25 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.09.01.01
PRO-P: Intensifikasi Penyelesaian Perundingan Perjanjian Batas Maritim Negara
02.09.01.02
PRO-P Intensifikasi Penyelesaian Perundingan Perjanjian Batas Darat Negara
02.09.02
KP Penguatan
Kepemimpinan di
Tingkat Global
melalui Peran Aktif
dalan Fora dan
Organisasi
Internasional,
Pembangunan Postur
Diplomasi, serta
Pelibatan Diaspora
Indonesia
Ol - Meningkatnya
pcf,an aktif untuk
memperkuat
supremasi dan
kepemimpinan
Indonesia dalam
forum dan organisasi
internasional,
terbangunnya postur
diplomasi, serta
meningkatnya
pelibatan diaspora
Indonesia
0l - Persentase
kepemimpinan Indonesia
pada fo!'u.a k€f,ja saraa
multilateral
04 - Supremasi
Hukum, Stabilitas
dan
Kepemimpinan
Indonesia
011 - Kementerian Luar
Negeri
persen 75 75 79
02 - Persentase sagas€rr,
prakarsa, atau
rekomendasi Indonesia
y{rg dit€f,iEa dalam
psternuan tingkat tinggi
dan tingkat E€[rtei'i
regional dan/atau
multilateral
persen 75 75 79 011 - Kementerian Luar
Negeri
03 - Persentase
keberhasilan pencalonan
Indonesia/wakil
Indonesia pada posisi
strategis di organisasi
internasional
persen 75 75 79 01l - Kementerian Luar
Negeri
SK No 122045 C
.(
berkas 3, hlm. 41 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 T'(Eet2o2S Torgqr2o2g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Angka pembangunan
postur diplomasi
- (indikator
baru)
5 25 Oll - Kementerian Luar
Negeri
15 20 40 011 - Kementerian Luar
Negeri
05 - Persentase
peningkatan alsca dan
fasilitas bagi diaspora
Indonesia
persen
02.09.02.01
PRO-P: Penguatan kepemimpinan Indonesia dalam Organisasi/Fora Kerja Sama Internasional, serta Peran Aktif dalam Perdamaian Dunia
02.09.02.02
PRO-P Strategi Pembangunan Postur Diplomasi
02.09.02.03
PRO-P: Pengembangan Ekosistem Partisipasi Diaspora dalam Agenda Pembangunan Nasional melalui Pemberian Insentif
02.09.03
KP: Penguatan Keda
Sama Pembangunan
Internasional
01 - Menguatnya
kerja sarla
pembangunan
internasional
01 - Persentase kebijakan
di bidang kerja sama
pembangunan
internasional Indonesia
yang telah Bcauai dengan
prioritas nasional
persen - (indikator
baru)
20 r00 Oll - Kementerian Luar
Negeri
02.09.03.01
PRO-P: Penguatan Pelaksanaan Kerja Sama Pembangunan Internasional
SK No 122046 C
berkas 3, hlm. 42 OCR
I
)
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 TarBd 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.09.03.02
PRO-P: Penguatan Tata Kelola Kerja Sama Pembangunan Internasional
02.09.04
NP: Penguatan
Diplomasi Ekonomi
01 - Terwujudnya
penguatan diplomasi
ekonomi
Ol - Persentase
kesepakatan kerjasama
terkait diplomasi ekonomi
yang ditindaklanjuti oleh
pemangku kepentingan
dalam negeri
persen 75 80 84 Oll - IcDenterirn Luar
Negeri
02 - Persentase
keberhasilan promosi,
pembentukan norma, dan
kesepakatan diplomasi
ekonomi terutama pada
sektor prioritas
persen 7S gd a2 011 - Kementerian Luar
Negeri
03 - Jumlah
PTA/ FIA/ CEPA yang
terselesaikan
PTA/FTA/
CEPA
19 23 2A O9O - Kementerian
Perdagangan
02.09.04.01
PRO-P: Diplomasi Ekonomi yang Adaptif
02.09.04.02
PRO-P: Diplomasi Ekqr@i yang Strategis Dengan Mitra Utama
SK No 122047 C
berkas 3, hlm. 43 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Ke.giatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bq.seline2024 Target2o2s TErget2O29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.09.04.03
PRO-P: Diplomasi Ekonomi Dengan Negara Tetangga, Perbatasan, Regional, dan Sub Regional
02.09.05
KP: Kerja Sama
Internasional tentang
Ketenagakerjaan dan
Pergerakan Tenaga
Keda Terampil
Ol - Terwujudnya
perluasan
kesepakatan kerja
sama internasional
tentang
ketenagakerjaan dan
pergerakan orang
untuk perluasan
kesempatan kerja
dengan keahlian
menengah dan tinggi
kesepakatan - (indikator
baru)
0l - Jumlah kerja sama
internasional tentang
ketenagakerjaan dan
pergerakan tenaga kerja
terampil
7 ll 1O4 - Kementerian
Pelindungan Pekerja
Migran IndonBia/ Badan
Pelindungan Pekerja
Migran Indonesia (BP2MI)
02.09.05.01
PRo-P: Mengembangkan dan Memperkuat Proses Migrasi Tenaga Kcda Berbasis Kawasan
02.09.05.02
PRO-P: Peningkatan Itutrpet€osi Tenaga Kerja ds Mutual Recognition Agreement (MRA) untuk Peningkatan Daya Saing Tenaga Keda
SK No 122048 C
berkas 3, hlm. 44 OCR
FF,ESIDEN
REPUBLIK INOONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.09.06
KP: Pro3€3 Aksesi
lndonesia ke OECD
01 - Terwujudnya
aksesi Indonesia ke
OECD
Ol - Persentase
pemenuhan pelaksanaan
penilaian mandiri,
penyusunan dan
penyampaian dokumen
initial memorandum
kepada sekretariat OECD
12024-2025)
persen - (indikator
baru)
loo o 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
30 o 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
20 100 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
02 - Persentase dokumen
initial memorandum yang
selesai proses reviu dari
komite oEcD (2025-
2028)
p€f,s€n - (indikator
baru)
03 - Persentase
penyempurnaan standar,
kebijakan, dan peraturan
perundang-undangan
yang mendukung
percepatan keanggotaan
Indonesia ke OECD
l2o2s- 2029t-
persen - (indikator
baru)
02.09.06.01
PRO-P: Penilaian Mandiri, Penyusunan dan Penyampaian Dokumen Initial Memorandum Kepada Sekretariat OECD
SK No 122049 C
berkas 3, hlm. 45 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.09.06.02
PRO-P: Penyelesaian Proses R6'iu Initial Mcruorandusr dari l(oioite OECD
02.09.06.03
PRO-P: Penyempurnaan Standar, Kebijakan, dan Peraturan Perundang-Undangan Dalam Rdlgka Percepatan Keanggotaan OECD
02.lo
PP: Swasembada
Pangan
03 - Meningkatnya
nilai tambah,
Produktivitas dafl tata
kelola shtern pangan
Ol - Pertumbuhan nilai
tambah per tenaga kerja
sektor pertanian,
kehutrrtan dan
perikanan
3,5 3,3 018 - Kementerian
Pertanian
perccn 3,4ln22l
02 - Indeks
Kesejahteraan Petani
(IKB
0,693 12023,
angka kajian
sementara
BPS)
o,7445 0,8599 018 - Kementerian
hardan
02 - Meningkatnya
kualitas konsumsi,
keamanan, dan
penanganan
kcrawanal pangan
Ol - Skor Pola Pangan
Harapan (PFH) Konsumsi
93,5 94 96 125 - Badan Pangan
Nasional
02 - Prevalensi
ketidakcukupan
konsumsi pangan
persen 8,53 7,21 4,41 131 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pangan
0l - Meningkatnya
ketersediaan pangan
secara berkelanjutan
berbasis lumbung
pangan
ol - Skor Pola Pangan
Harapan (PFH)
Ketersediaan
91,4 97,3 98,30 125 - Badan Pangan
Nasional
SK No 122050 C
berkas 3, hlm. 46 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
hoyd< Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselirczo24 Targct202s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.01
KP: Pengembangan
Kawasan Sentra
Produki Pangan
(KSPP)/Lumbung
Pangan Kalimantan
Tengah
0f - Meningkatnya
produksi dan luas
panen padi di KSPP
Kalimantan Tengah
Ol - Peningkatan
produksi beras KSPP
Kalimantan Tengah
2.309.701 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
O18 - Kementerian
Pertanian
ton 23.578 196.984
02 - Peningkatan luas
panen padi KSPP
Kalimantan Tengah
ha - (indikator
baru)
1.16.806 1.643.167 O18 - Kementerian
Pertanian
02.10.01.01
PRO-P Geospasial KSPP/Lumbung Pangan Kalimantan Tengah
02.10.01.02
PRO-P: On Farm KSPP/Lumbung Pangan Kalimantan Tengah
02.10.01.03
PRO-P OfFarz! KSPP/Lumbung Pangan Kalimantan Tengah
02.10.02
KP: Pengembangan
Kawasan Sentra
Produki Pangan
(KSPP)/Lumbung
Pangan Sumatera
Utara
01 - Meningkatnya
produksi dan luas
panen hortikultura di
KSPP Sumatera f,a Utara
0f - Peningkatan
produki hortikultura
KSPP Sumatera Utara
56.240 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
Ol8 - Kementerian
Pertanian
ton 481 25.840
02 - Peningkatan luas
panen hortikultura KSPP
Sumatera Utara
ha 16,02 1.700 3.700 Ol8 - Kementerian
Pertanian
02.10.02.01
PRO-P: Geospasial KSPP/Lumbung Pangan Sumatera Utara
SK No 122051 C
berkas 3, hlm. 47 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basetne2o24 Target2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.02.02
PRO-P: o7r Farm KSPP/Lumbung Pangan Sumatera Utara
02.10.02.03
PRO-P: Off Farm KSPP/Lumbung Pangan Sumatera Utara
02.lo.03
KP: Pengembangan
Kawasan Sentra
Produksi Pangan
(KSPP)/Lumbung
Pangan Sumatera
Selatan
Ol - Meningkatnya
produksi dan luas
panen padi di KSPP
Sumatera Selatan
0l - Peningkatan
produksi beras KSPP
Sumatera Selatan
65.724 3.240.081 018 - Kementerian
Pertanian
ton - (indikator
baru)
02 - Peningkatan luas
panen padi KSPP
Sumatera Selatan
ha - (indikator
baru)
28.568 2.599.240 018 - Kementerian
Pertanian
02.10.03.01
PRo-P: Geospasial KSPP/Lumbung Pangan Sumatera Selatan
02.10.03.02
PRO-P On Farm KSPP/Lumbung Pangan Sumatera Selatan
02.10.03.03
PRO-P: OfFdrm KSPP/Lumbung Pangan Sumatera Selatan
SK No 122053 C
berkas 3, hlm. 48 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.04
KP: Pengembangan
Kawasan Sentra
Produksi Pangan
(KSPP)/Lumbung
Pangan Nusa
Tenggara Timur
0f - Meningkatnya
produksi dan luas
panen padi di KSPP
Nusa Tenggara Timur
Ol - Peningkatan
produki beras KSPP
Nusa Tenggara Timur
ton - (indikator
baru)
33.624 238.020 018 - Kementerian
Pertanian
02 - Peningkatan luas
panen padi KSPP Nusa
Tenggara Timur
ha - (indikator
baru)
10.930 183.1I I Ol8 - Kementerian
Pertanian
02 - Meningkatnya
produksi dan luas
panen jagung di KSPP
Nusa Tenggara Timur
01 - Peningkatan
produksi jagung KSPP
Nusa Tenggara Timur
ton - (indikator
baru)
49.100 181.038 018 - Kementerian
Pertanian
02 - PedDgkqtan luas
panen jagung KSPP Nusa
Tenggara Timur
ha - (indikator
baru)
9.048 29.640 018 - Kementerian
Pertanian
02.10.04.01
PRO-P: Geospasial KSPP/Lumbung Pangan Nusa Tenggara Timur
02.lo.04.02
PRO-P: On Form KSPP/Lumbung Pangan Nusa Tenggara Timur
02.10.04.03
PRO-P: Off Farm KSPP/Lumbung Pangan Nusa Tenggara Timur
SK No 122054C
berkas 3, hlm. 49 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 Target2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.05
KP: Pengembangan
Kawasan Sentra
Produksi Pangan
(KSPP)/Lumbung
Pangan Papua
0f - Meningkatnya
produksi don luas
panen jagung di KSPP
Papua
01 - Peningkatan
produksi jagung KSPP
Papua
ton - (indikator
baru)
1.310 12.393 018 - Kementerian
Pertanian
02 - Peningkatan luas
panen jagung KSPP
Papua
ha - (indikator
baru)
189 1.589 Ol8 - Kementerian
Pertanian
02.10.05.01
PRO-P: Geospasial KSPP/Lumbung Pangan Papua
02.lo.05.02
PRO-P: On Farm KSPP/Lumbung Pangan Papua
02.10.05.03
PRO-P Off Farm KSPP/Lumbung Pangan Papua
02.10.06
KP Pengembangan
Kawasan Sentra
Produksi Pangan
(KSPP)/Lumbung
Pangan Papua Selatan
Ol - Meningkatnya
produksi dan luas
panen padi di KSPP
Papua Selatan
01 - Peningkatan
produksi beras KSPP
Papua Selatan
- (indikator
baru)
0 3.719.000 018 - Kementerian
Pertanian
ton
02 - Peningkatan luas
panen padi KSPP Papua
Selatan
ha - (indikator
baru)
o 1.900.000 018 - Kementerian
Pertanian
02.10.06.01
PRO-P: Geospasial KSPP/Lumbung Pangan Papua Selatan
SK No 122055 C
berkas 3, hlm. 50 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliae2o24 Targetm2' Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.06.02
PRO-P: On Form KSPP/Lumbung Pangan Papua Selatan
02.10.06.03
PRO-P: OfFarm KSPP/Lumbung Pangan Papua Selatan
02.10.07
KP Pengembangan
Kawasan Sentra
Produksi Pangan
(KSPP)/Lumbung
Pangan Lainnya
01 - Peningkatan
produksi bahan
pangan utama
01 - Lahan baku sawah
yang dicetak
ribu ha - (indikator
baru)
42 79,81 018 - Kementerian
Pertanian
02 - Luas l,ahan sawah
yang ditingkatkan Indeks
krnemsn
ribu ha - (indikator
baru)
6,9 12,12 018 - Kementerian
Pertanian
02.10.07.01
PRO-P: Peningkatan Luas Lahan Pertanian (Ekstensifikasi)
02.10.07.02
PRO-P: Peningkatan Daya Guna Lahan Pertanian (Intensifikasi)
02.lo.07.03
PRO-P: Infrastruktur Pendukung KSPP/Lumbung Pangsrt Lainnya
02.10.08
KPi Penguatan
Cadangan Pangan
0r - Tcdaaaflya
cadangan pangan
nasional
Ol - Jumlah pengelolaan
cadangan pangan beras
juta ton 1,17 3-3,s 3-3,5 125 - Badan Pangan
Nasional
SK No 122056 C
berkas 3, hlm. 51 OCR
I
REPUELIK INOONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselitw2o24 Target2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.08.01
PRO-P: Pengelolaan Cadangan Pangan
02.10.08.02
PRO-P: Kebijakan Pengelolaan Cadangan Pangan
02.10.09
KP Pengembangan
Pangan Akuatik (Blue
Food)
0l - Meningkatnya
penyediaan ikan
untuk konsumsi
masyarakat
Ol - Volume produksi
ikan budi daya
juta ton 6,20 (20231 6,75 452 032 - Kementerian
Kelautan den Perikanan
02 - Volume produksi
perikanan tangkap
juta ton 7,75 {20231 6,19 7,il 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02.10.09.01
PRO-P: Pengembangan Input Produksi Perikanan Budi Daya
02.10.09.02
PRO-R Pengembangan Sarana daE Prasarana Produksi Perikanan Budi Daya
02.10.09.03
PRO-P Pengembangan Kawasan Berbasis Komoditas Unggulan Perikanan Budi Daya dan Revitalisasi Tambak Rakyat
02.10.09.04
PRO-R Penguatan Tata KeloLa Mendukung Transformasi Perikanan Budi daya
02.10.09.05
PRO-P Pengembangan Sarana Prasarana Produksi Perikanan Tangkap serta Kampung/Sentra Nelayan
SK No 122057 C
berkas 3, hlm. 52 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bd.seliE2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.09.06
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Usaha KP
02.10.09.07
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Pendampingan/Penyuluhan Masyarakat KP
02.10.09.08
PRO-P: Peningkatan Perlindungan terhadap Pelaku Usaha KP
02.10.09.09
PRO-P: Peningkatan Sarana dan Prasarana Pengolahan, Sistcur Rantai Dingin, dan Lo8htik Perikanan
02.lo.lo
KP: Pengembangan
Pangan Hewani
Ol - Meningkatnya
produksi bahan
pangan hewani
01 - Produksi daging juta ton s,29 (2023) 4,Xt 5,56 018 - Kementerian
Pertanian
02 - Produki telur juta ton 6,89 (20231 7,43 4,79 O l8 - Kementerian
hanian
03 - Produksi $.rsu ribu ton 437,22 (20231 855,57 900,4 O18 - Kementerian
Pertanian
02 - Meningkatnya
keamanan pakan dan
mutu pakan
0l - Persentase
pemasukan pakan yang
tersertifikasi keamanan
dan mutunya
persen - (indikator
barul
80 95 127 - Badan Karantina
Indonesia
02.10.lo.ol
PRO-P: Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Input Peternakan
SK No 122058 C
berkas 3, hlm. 53 OCR
REPUBLIK INOONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliv2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.10.02
PRO-P Implementasi Praktik Peternakan Modern
02.10.10.03
PRO-P: Penguatan Pasca-Panen dan Hilirisasi Produk Hasil Ternak
02.10.10.04
PRO-P: Pengendalian dan Penanggul,angan Penyakit T€m,ak dengan Pcardd<atan Satu Kesehatan
02.10.11
KP: Pengembangan
Pangan Lokal dan
Nabati
Ol - Me ngkqtnya
produksi pangan lokal
dsn nabati
Ol - Produksi padi 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
Ol8 - Kementerian
Pertanian
018 - Kementerian
Pertanian
juta ton 53,98 54,45 56,05
02 - Produksi jagung juta tqr 19,56 21,44 25,89
03 - Produksi aneka
kacang
ribu ton 516,11 540,28 592,32 018 - Kementerian
Pertanian
04 - Produksi buah dalr
sayur
juta ton 24,42 30,66 35,47 Ol8 - Kementerian
Pertanian
os - Produksi sorghum ribu ton 17,34 18,21 18,95 O18 - I(etleoterian
kadatr
SK No 122060 C
06 - Produksi ubi jalar ton 1.430.341 t.517.449 1.707.902 018 - Kementerian
Pertanian
berkas 3, hlm. 54 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kseLne2o24 T$get2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07 - Produksi kedelai 349.099 370.359 416.442 tGr 018 - Kementerian
Pertanian
384.049 450.000 650.OOO 143 - Kementerian
Kehutanan
08 - Produksi hasil hutan
bukan kayu (buah-
buahan, umbi-umbian,
jagung, sagu, tebu,
singkong)
ton
02.10.11.01
PRO-P: Input dan Pendukung Pengembangan Pangan Loka] dan Nabati
02.10.11.02
PRO-P: On Farm Pengembangan Pangan Lokal dan Nabati
02.10.11.03
PRO-P: Off Farm Pengembangan Pangan Lokal dan Nabati
02.10.11.04
PRO-P: Ketahanan Pangan Melalui Perhutanan Berbasis Masyarakat
02.10.12
KP:
Petrgaflckaragarlan
Konsumsi Pangan
Ol - Meningkatnya
keanekaragaman
konsumsi pangan
masyarakat Indonesia
01 - I(on$msi buah dan
sayur
Srar!/ kapita/
hari
244,6 245,33 255,29 125 - Badan Pangan
Nasional
02 - IGnsulrsi pangan
he.toani
gram / kapita/
hari
124,5 129,11 139,76 125 - Badan Pangan
Nasional
SK No 122061C
03 - KqrsuEsi umbi-
umbian
gram/kapita/
had
4 t,t 53,40 64,91 125 - Badan Pangan
Nasional
berkas 3, hlm. 55 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusehne2l24 Ttrget2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Konsumsi ikan
masyarakat
kg/kapita/
tahun
25,07 (2023) 26,26 28,63 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02.10.12.001
PRO-P: Analisis dan Fasilitasi Penganekaragaman Pangan
02.10.12.002
PRO-P: Promosi dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat
02.10.13
KP: Pengendalian
Penyakit Asal Hewan,
Ikan, dan Tumbuhan,
serta Penjaminan
Mutu dan Keamanan
Patrgatr
Ol - Meningkatnya
kualitas keamanan
pangan
Ol - Indeks l(eaDaran
Pangan Segar
60 61 65 f25 - Badan Pangan
Nasional
032 - KcraeDterian
Kelautan dan Perikanan
127 - Badan Karantina
Indonesia
Ol8 - Kementerian
kaflian
02 - Persentase hasil
kelautan dan perikanan
Yang memenuhi standard
mutu dan keamanan
pangan
persen - (indikator
baru)
70 80
03 - Persentase faktor
risiko ketidaksesuaian
standar keamanan
pangan aral hewan, ikan,
dan tumbuhan
P€f,S€n - (indikator
baru)
40 20
04 - Persentase
komoditas produk
peternakan siap edar
yang memenuhi
persyaratan llrunr
persen - (indikator
baru)
loo 100
SK No 122062C
berkas 3, hlm. 56 OCR
REPUBLIK INOONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo,selinc2o24 Target2025 Target 2029 Agcflda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 - Terkendalinya
penyakit asal h€.r,a[,
ikan, dan tumbuhan
Ol - Persentase wilayah
terkendali dari Hama
Penyakit Hewan
Karantina (HPHK)
pcrS€n - (indikator
baru)
85 95 127 - Badan Karantina
Indonesia
85 95 127 - Badal Karantina
Indonesia
85 95 127 - Badan Karantina
Indonesia
70 90 O18 - Kementerian
kanian
02 - Persentase wilayah
terkendali dari Hama
Penyakit lkqlr Karantina
(HPIK)
persen - (indikator
baru)
03 - Persentase wilayah
terkendali dad
Organisme Pengganggu
Tumbuhan Karantina
(oPTK)
persen - (indikator
baru)
04 - Persentase
wilayah/kawasan
terkendali dari penyakit
hewan
persen - (indikator
baru)
02. r0.13.0r
PRO-P: Pengawasan Kualitas Mutu dan Keamanan Pangan
02.10.13.02
PRO-P: Pengujian Kualitas Mutu dan Keamanan Pangan
SK No 122063 C
berkas 3, hlm. 57 OCR
-1i
FF,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan fu.seline2o24 TarEd-2O2s Target2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.13.03
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan
02.10.13.04
PRO-P: Pengendalian Penyakit Asal Hewan, Ikan, dan Tumbuhan
02.10.14
KP: Fortifikasi dan
Biofortifikasi Pangan
Ol - Meningkatnya
konsumsi bahan
pangan
terfortifi kasi/biofortili
kasi
Ol - Jumlah Komoditas
yang wajib terfortifikasi
komoditas 4 3 3 Ol8 - Kementerian
Pertanian
02 - Persentase bcrag
fortifikasi dalam program
bantuan pangan
pera€f,i - (indikator
baru)
20 100 125 - Badan Pangan
Nasional
02.10.14.001
PRO-P: Fasilitasi Produksi daE Distribusi Pangan T€!'fortifikasi
02.10.14.002
PRO-P Pengembangan Kawasan Padi Biofortifikasi
02.10.15
KP: Penanganan
Kerawanan Pangan
0l - Menurunnya
daerah rentan rawan
Pangan
01 - P€f,s€ntasc daerah
rentan rawan pangan
persen t2 11,5 9,5 05 - Ketahanan 125 - Badan Pangan
Sosial Budaya dan Nasional
Ekologi trs - Badan p""g""
Nasional
02 - Prevalensi penduduk
dengan kerawanan
pangan sedang atau
berat, berdasarkan pada
skala pengalaman
kerawanan pangan /
Food, Insecurity
Experience Scale (FIES)
persen 4,5 3,75 3,36
SK No 122064C
berkas 3, hlm. 58 OCR
Prioritas Nasional/
koEraD Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BaseliE2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.10.15.01
PRO-P: Penguatan Sistem Pengendalian Kerawanan Pangan
02. r0.15.02
PRO-P: Intervensi Kerawanan Pangan
02.10.16
KP: Pengembangan
Kelembagaan
Ekonomi, Regenerasi
Sumber Daya
Manusia, Riset,
Inovasi, Modernisasi
dan Digitalisasi
Pertanian dan
Perikanan yang
Adaptif dan Inklusif
01 - Ditumbuhkan
dan
dikembangkannya
kelembagaan eLonoEi
petani, nelayan,
pembudidaya ikan,
dan petambak garam
01 - Jumlah
kelembagaan ekonomi
petani yang terfasilitasi
lembaga t20 125 145 02 - Transformasi
Ekonomi
Ol8 - Kementerian
Pertanian
02 - Jumlah
kelembagaan ekonomi
nelayan, pembudidaya
ikan, dan petaDbak
garam yang terfasilitasi
lembaga 15 4 27 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
O18 - Kementerian
Pertanian
02 - Meningkatnya
persentase petani
muda
0l - Persentase petani
muda terhadap jumlah
petani
persen 21,93 (ST 2023
BPS)
22,03 22,43
02.10.16.01
PRO-P: Riset dar Inovasi yang Adaptif dan Inklusif
02.10.16.02
PRO-Pi Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia
SK No 122065 C
berkas 3, hlm. 59 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
hoycL Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseline2o24 Target2025 Target 2029 Agc0da
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
02.10.16.03
PRO-P: Penguatan Kapasitas Kelembagaan dan Kewirausahaan
02.10.16.04
PRO-P: Pengembangan Satu Data Pangan
02.10.16.05
PRO-P: Implementasi Bantuan Langsung Petani
02.10.17
KP: Penguatan
Produksi Komoditas
Pertanian Berorientasi
Nilai Tambah
03 - Meningkatnya
nilai tambah bahar
baku industri
prioritas
Ol - Produksi tanaman
obat
ton s26.Aa9lm23l 529.523,45 540.193,61 02 - -Transformasi
Ekonomi
Ol8 - Kementerian
Pertanian
1.505 (2022) 1.582 1.588 02 - Produksi vanili ton Ol8 - Kementerian
Pertanian
03 - Produksi lada ton 75.205 ln22l 64.408 64.666 O18 - Kementerian
Pertanian
04 - Produksi pala ton 40.496 (2022) 41.527 41.693 O18 - Kementerian
Pertanian
05 - Produksi florikultura ribu tangkai 679.328,585
(2023l.
597 .622,50 5 .969,14 018 - Kementerian
hardan
SK No 122066 C
06 - Produksi cengkeh ton 137.124 (20221 133.570 134.105 018 - Kementerian
Pertanian
berkas 3, hlm. 60 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bqseline2o24 Taryet2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pcarg6rapu
07 - Produksi kopi ton 774. (2022) 780.957 80.221 Ol8 - Kementerian
Pertanian
08 - Produksi tebu 2.405.907
(2022)
ton 36.813.539 84.7 t4.460 018 - Kementerian
Pertanian
09 - Produksi karet ton 2.717.081
12022)
2.496364 3.080.114 Ol8 - Kementerian
Pertanian
10 - Produksi kakao ton 650.612 (20221 632.787 634.7 Ol8 - K€srenteriar
Pertanian
ll - Produksi teh ton 124.661 (2022) 116.555 116.648 018 - Kementerian
Pertanian
12 - Pertumbuhan PDB
tanaman perkebunan
persen r,73 l2o23l 1,94 3,03 O18 - K€ment€f,ian
kanian
13 - Pertumbuhan PDB
tanaman hortikultura
persen - 0,31 (2023) r,36 3,04 018 - Kementerian
Pertanian
02.10.17.01
PRo-E Input dan Pendukung Produksi Komoditas Pertanian Berorientasi Nilai Tambah
02.10.17.02
PRO-P On Farm Penguatan Produksi Komoditas Pertanian Berorientasi Nilai Tambah
SK No 122067 C
berkas 3, hlm. 61 OCR
- 6l -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basehnc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02_ 10-17.O3
PRO-P: OfFarm Penguatan Produksi Komoditas Pertanian Berorientasi Nilai Tambah
02. t0.18
KP: Pengembangan
Sistem Budi Daya
Pertanian
Berkelanjutan
01 - Meningkatnya
implementasi praktik
budi daya pertanian
berkelanjutan
0l - IndelB Kepatuhan
terhadap Standar dan
Regulasi Budi Daya
Pertanian Berkelanjutan
- (indikator
baru)
3,0 3,4 018 - Kementerian
Pertanian
02 - Proporsi lahan
pertanian di bawah
kriteria lahan produktif
dan berkelanjutan
persen to,46 (2021) I 1,0 13 Ol8 - Kementerian
Pertanian
03 - Persentase lahan
baku sawah yang
ditetapkan sebagai lahan
katdan Pangan
Berkelanjutan (LP2B)
persen 73,4
(Prognosis)
75 87 018 - Kementerian
Pertanian
02 - Mci ngkahya
nil,ai tambah dan
ketertelusuran
produk budi daya
pertanian
berkelanjutan
Ol - Persentase produksi
komoditas pertanian
organik terhadap
produksi total komoditas
pertanian
persen 1,45 lx22l I,47 1,55 018 - Kementerian
Pertanian
SK No 122068 C
berkas 3, hlm. 62 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BaseELe2Oz4 Taryct 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
(Koordinator/
Pengampu
03 - Terjaganya
sumber daya genetik
komoditas produksi
pertanian
01 - Jumlah varietas
unggul tanaman dan
hewan untuk pangan
yang dilepas
varietas
dan/atau
galur
2A e02rl 30 30 018 - Kementerian
Pertanian
02 - Sumber daya
gcf,retika tanaman dan
hewdr gumb€r pangan
yang terlindungi/tersedia
aksesi 4.675,0 (2021) 4.700 4.800 018 - Kementerian
Pertanian
02.10.18.01
PRO-P: Peningkatan Implementasi Praktik Budi Daya Pertanian Berkelanjutan
02-10.14.o2
PRO-P: Pengembangan Nilai Tambah dan ktertelusuran Produk kanian Berkelanjutan
02.10.18.03
PRO-P: Konservasi Komoditas Pertanian dan Praktik Budi Daya Pertanian Berkelanjutan
02.11
PP: Swasembada
Energi
0t - Meningkatnya
ketersediaan energi
Ol - Pasokan energi
primer
MTOE 273 312 356,8 O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
02 - Meningkatnya
aksesibilitas dan
keterjangkauan energi
Ol - Konsumsi energi
final per kapita
SK No 122069 C
TOE per kapita 0,640 0,750 0,830
berkas 3, hlm. 63 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.selinc2o24 Target2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Meningkatnya
pcoanfaatqlt energi
bersih
0f - Porsi EBT dalam
bauran energi primer
persen 13,2 (2023) 20,0 23 O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
020 - Kementerian Energi
datr Sumber Daya
Mineral
02 - Intensitas energi
primer
SEM/miliar
rupiah
149,1 147,7 137,6
02.l l.ol
KP Peningkatan
Penyediaan Energi
Ol - Meningkatnya
pasokan minyak bumi
untuk Ecoerruhi
kebutuhan energi
ol - Jumlah lifting,
minyak bumi
ribu BOPD 605,5 605 642 -792 O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
O20 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
020 - Kementerian Enef,Ei
dan Sumber Daya
Mincf,al
02O - Kementerian Energi
d€n Sumber Daya
Mineral
Ol - Jumlah tning gas
bumi
ribu BOEPD 964 1.005 1.371 - 1.617
03 - Meningkatnya
pasokan batubara
untuk memenuhi
kebuh.rhsn energi
dalam negeri
Ol - Jumlah produksi
batu bara
juta ton 775,20 717 743
100 100
02 - Meningkatnya
pasokan gas bu.tti
untuk Eaf,ncaruhi
kebutuhan energi
SK No 122070 C
02 - Realisasi kebutuhan
batu bara dalam negeri
persen 120
berkas 3, hlm. 64 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bdselirc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.11.01.01
PRO-P: Peningkatan Cadangan dan Produktivitas Energi
02. r 1.01.o2
PRO-P: Pemenuhan Kebutuhan Dalan Negeri
02.11.02
KP: Perluasan Akses
dan Jangkauan
Pelayanan Energi
Ol - Meningkatnya
akses terhadap gas
bumi
Ol - Jumlah sambungan
rumah jaringan gas kota
sambungan
rumah
(kumulatif
947.995 100.000 350.OOO 020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
020 - Kementerian Energi
dan Sulrbcr Daya
Mineral
02 - Jumlah panjang pipa
transmisi dan distribusi
gas bumi yang difasilitasi
lsn 22.474 22.550 22.7fi
02 - Meningkatnya
akses terhadap BBM
Ol - Jumlah volume
penyaluran BBM
bersubsidi
juta KL t7 19,41 20,48
02 - Jumlah volume
penyaluran BBM
nonsubsidi
juta KL - (indikator
bam)
35,16 38,64
03 - Mer ngkatttya
akses terhadap listrik
Ol - Jumlah pelanggan
listrik (kumulatif)
ribu pelanggan 91.800 95.256 I 10.934
SK No 122071 C
berkas 3, hlm. 65 OCR
REPUEUK INDONES'A
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 20,29
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
Oa - Meningkatnya
keterjangkauan energi
Ol - Deviasi harga jual
eceran BBM
persen - (indikator
baru)
o o O20 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
02.l l.o2.o1
PRO-P: Peningkatan Penyaluran dan Layanan Gas Bumi
02.11.02.02
PRO-P: Peningkatan Penyaluran dan Layanan BBM
02.11.02.03
PRO-P: Peningkatan Penyaluran dan Layanan Listrik
02.11.02.04
PRO-P: Pengawasan d6n Penyaluran En€r8i yang Disubsidi
02.l l.o3
KP: Penguatan
Implementasi Transisi
Energi Berkeadilan
Ol - Meningkatnya
pemanfaatan energi
baru dan terbarukan
01 - Konsumsi biofuel juta xL 11,30 13,50 17,11 020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
O2O - Keme-nterian Energi
dan Sumber Daya
Min.f,al
02 - Produksi listrik
energi terbarukan
GWH 47.657,46
12023)
50.739 62.063
02 - Meningkatnya
efisiensi energi
SK No 122072 C
01 - Penurunan
intensitas energi final
SBM/miliar
rupiah
0,98 o,97 1,84
berkas 3, hlm. 66 OCR
FRESiDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Eo.seE4e2O24 Torgtc-2o25 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.11.03.01
PRO-Pi Diversifikasi Menuju Energi Bersih
02.11.03.02
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Pembangkit Listrik Energi Terbarukan
02.11.03.03
PRO-P: Pengembangan Ekosistem Pendukung Energi Bersih
02.11.03.04
PRO-P: Perluasan Pemanfaatan Biofuel
02.l l.o3.o5
PRO-P: Peningkatan Efisiensi dan Konservasi Energi
02.12
PP Swasembada Air
Ol - Terwujudnya
pengelolaan sumber
daya air
berkelanjutan dsn
produktif
Ol - Kapasitas
tampungan air
mr/kapita 59,59 59,31 63,54 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 - Rasio kapasitas air
baku terpasang terhadap
kebutuhan penduduk
persen 53,34 53,01 56,18 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
03 - Persentase luas baku
sawah fungsional
beririgasi
persen 61,55 61,61 62,37 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
04 - Rasio luas layanan
irigasi yang ketersediaan
airnya dijamin oleh
waduk
15,6 15,6 16,57 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
SK No 122073 C
P€rs€f,r
berkas 3, hlm. 67 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyd< Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - Efisiensi
petranf aatan air irigasi
USD/ms 0,31 0,34 0,43 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
r2 loo 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
33 43 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
12,5 30 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
2,s o O24 - Kementerian
Kesehatan
06 - Persentase luas
kawasan prioritas yang
dilindungi dari daya
rusak air
persen - (indikator
baru)
02 - Meningkatnya
rumah tangga yang
terlayani akses air
minum dan sanitasi
aman
0l - Rumah tangga
dengan akses air minum
aman
persen l r,8o (2020)
02 - Rumah tangga
dengan akses sanitasi
atuall
persen 10,21 12023)
03 - Rumah tangga yang
mempraktikkan Buang
Air Besar Sembarangan
(BABS) di tempat terbuka
persen 4,2 (20231
02.12.01
KP: Pembangunan
dan Pengelolaan
Tampungan Air
Ol - Meningkat dan
terjaganya kapasitas
tampungan air yang
dapat dimanfaatkan
01 - Jumlah kumul,atif
tampungan air yang
dikelola
4-213 OS - Ket hansn
Sosial Budaya dan
Ekologi
145 - Kementerian
Pekerjaan UEUE
unit
(kumulatif)
1.563 1.563
02 - Jumlah bendungan
yang selesai dibangun
47 (2015-
2024].
SK No 122074C
unit
(kumulatif
16 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
I
berkas 3, hlm. 68 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselhe&24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Jumlah embung dan
tampungan air lainnya
yang dibangun
unit
(kumulatif)
1.391 (2015-
2024l.
13 226 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
04 - Jumlah tampungan
air alami yang
direvitalisasi
unit
(kumulatif
19 20 50 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
05 - Jumlah bendungan
yang direhabilitasi
unit
(kumulatif)
2 l0 25 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02.12.01.01
PRO-P: Pembangunan Tampungan Air
02.12.01.02
PRO-P: Rehabilitasi dan Revitalisasi Tampungan Air
02.12.01.03
PRO-P Peoyetlpumaan Tata Kelola Infrastruktur Tampungan Air
02.12.02
KP: PenyEdiaan
Pasokan Air
Berkelanjutan
Ol - Meningkatnya
pasokan air
berkelanjutan dan
produktivitas
penggunaan air
Ol - Rasio kapasitas air
baku bersumber dari
bendungan terhadap
potensinya
persen 35 35 45 145 - Kementerian
Pekerjaan UEum
02 - Jumlah wilayah
sungai kewenangan
pusat dengan neraca air
tidak dalam kondisi
kritis/defisit
SK No 122075 C
wilayah sungai 50 50 50 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
berkas 3, hlm. 69 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BaseliB2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Jumlah kapasitas
prasarana afu baku yang
dikelola
m/detik
(kumulatif)
75,03 74,?A 93,79 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
04 - Kapasitas prasarana
air beku yang dibangun
mr/detik
(kumulatif
46,7 l20t5-
2024)
o,37 19,12 145 - IfuraeDteriaa
Pekerjaan Umum
05 - Kapasitas prasarana
air baku yang
direhabilitasi
m3/detik
(kumulatif
1,44 0,84 5,53 145 - Kementerian
Pekerjaan UEum
06 - Luas layanan irigasi
yang dikelola
ha (kumulatif 3.142.532 3.142.532 3.229.532 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
07 - Jun ah luas layanan
irigasi yang dibangun
untuk pertanian
multikomoditas
ha (kumulatif) 134.I t8
(2020-2024)
10.000 180.000 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
08 - Jumlah luas layanan ha (kumulatif)
irigasi yang direhabilitasi
dan ditingkatkan
1.078.057
(2020-2024)
75.4@ 1.200.000 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
09 - volume l,ayanan air
untuk meningkatkan
produktivitas irigasi
SK No 122076 C
miliar m5 58,32 55,40 45,13 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
berkas 3, hlm. 70 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.selhe2024 T€8Eet2O2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.12.02.01
PRO-P: Penyediaan Air Baku Kawasan Metropolitan, Kawasan Perkotaan, dan Kawasan Strategis
02.12.02.02
PRO-P: Penyediaan Air Baku Kawasan Sulit Air, Bencana Kekeringan, dan Kawasan Terpencil
02.12.02.03
PRO-P: Penyediaan Air Baku Bersumber dari Bendungan
02.12.02.04
PRO-P: Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi di Kawasan Sentra Produksi Pangan
02.12.02.05
PRO-P: Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi untuk Mendukung Ketahanan Pangan Lokal
02.12.02.06
PRO-P: Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi yang Bersumber dari Bendungan
02.12.02.07
PRO-P: Penyempurnaan Tata Kelola Infrastruktur Penyediaan Pasokan Air
02.12.02.08
PRO-P: Pengelolaan Pemanfaatan Air Tanah
SK No 122077 C
berkas 3, hlm. 71 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyd( Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselhc2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.12.03
KP: Pengelolaan
Risiko Daya Rusak Air
Ol - Meningkatnya
ketahanan
metropolitan dan
wilayah sungai
terhadap potensi
risiko daya rusak air
01 - Rasio potensi
reduksi banjir oleh
bendungan
47 05 - Ketahanan
Sosial Budaya ddr
Ekologi
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
persen 36 38
02 - Luas kawasan yang
terlindungi dari risiko
daya rusak air
(kumulatif
37.754
(2020-2024)
ha 3.600 27.ON 145 - Kementerian
Pekerjaan UEum
03 - Jumlah infrastruktur
pengendali daya rusak air
yang dikelola
unit
(kumulatif
549 549 697 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
04 - Panjang jaringan
inftastruktur pengendali
daya rusak air yang
diopef, ari dan dipelihara
unit
(kumulatif
1.784 t.7u 2.222 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
05 - Kapasitas prasarana
pengendali lahar dan
sedimen
juta m3 1,57 0,35 4,3 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
06 - Jumlah kawasan
yang menerapkan
pendekatan terpadu
struktural dan non-
struktural
kawasan
(kumulatif)
- (indikator
baru)
o 16 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
SK No 122078 C
berkas 3, hlm. 72 OCR
REPUBLIK INOONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Targal2o2' Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07 - Jumlah wilayah
sungai deogar
pengembangan sistem
informasi sumber daya
air
wilayah sungai
(kumulatif)
- (indikator
baru)
19 26 145 - Kementerian
Pekerjaan UEum
02.12.03.01
PRO-P: Pengendalian Banjir di Kawasan Metropolitan St ategi8
02.12.03.02
PRO-P: Pengendalian Banjir di Kawasan Perkotaan
02.12.03.03
PRO-P: Pengendalian Daya Rusak Air di Pulau Kecil
02.12.03.04
PRO-P: Pengendalian Daya Rusak Air di Kawasan Strategis Ekonomi dan Daerah Berisiko Daya Rusak Air Tinggi
02.12.03.05
PRO-P Penyempurnaan Tata Kelola Infrastruktur Pengelolaan Risiko Banjir
02.12.04
KP Konservasi
Sumber Daya Air
0l - Terwujudnya
kuantitas air secara
berkelanjutan melalui
peningkatan tutupan
hutan di Daerah
Aliran Sungai (DAS)
Ol - Luasan lahan kritis
dalam DAS yang
dipulihkan
I 1,45 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
143 - Kementerian
Kehutanan
juta ha 12,7 12,45
SK No 122079 C
berkas 3, hlm. 73 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan E Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 - Meningkatnya
kualitas ekosistem
perairan darat
Ol - Jumlah mata air
yang dipertahankan dan
diselamatkan
unit 175 60 300 143 - Kementerian
Kehutanan
02.12.04.01
PRO-P: Perlindungan dan Pelestarian Sumber Air
02.12.04.02
PRO-P: Pengawetan Air
02.12.04.03
PRO-P: Peningkatan Kapasitas, Kelembagaan, Data, dan Informasi
02.12.04.04
PRO-P: Rehabilitasi datr Pemulihan Ekosistem Mangrove
02.12.04.05
PRO-R Penyelamatan Mata Atu Kritis
02.12.04.06
PRO-P: Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Kualitas Air
02.12.05
KP: Pengembangan
SPAM Terintegrasi
Hulu ke Hilir
Ol - Meningkatnya
jumlah dan kapasitas
SPAM yang
dikembangkan serta
dikelola secara
terintegrasi dari hulu
ke hilir
0l - Akses rumah tangga
perkotaan terhadap air
siap minum perpipaan
51,36 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
145 - Kementerian
Pekerjaan UEUE
persen 24 l2O2Ol 39,20
02 - Kapasitas SPAM
terbangun
liter/detik 281.045 281.797 287.500 145 - I(c Kementerian
Pekerjaan Umum
SK No 122080 C
03 - Akses air minum
jaringan perpipaan
persen 19,7612023) 24,2 40,2 145 - Kementerian
Pekerjaan UEUE
berkas 3, hlm. 74 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Taqpt 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
04 - Persentase Non
Revenue e Water (NRW)
PDAM
persen 33 (2023) 32 25 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
loo 300 024 - Kementerian
Kesehatan
50 250 024 - Kementerian
Kesehatan
02 - Meningkatnya
jumlah lembaga
pengelola SPAM yang
melaksanakan
kegiatan pengawasan
kualitas air minum
secara rutin dan
berkala
Ol - Ikbupat@ /kota
dengan kualitas air
minum yang memenuhi
syarat
kab/kota 6s (2023)
02- Kabupaten/kota
kualitas air minum pada
sarana air minum
memenuhi syarat
Kabupaten/kota dcogan
kualitas air minum yang
memenuhi syarat
kab/kota 65 (2023)
02.12.05.01
PRO-P: Pengembangan SPAM
02.12.05.02
PRO-P: Pengelolaan SPAM
02. t2.05.03
PRO-P: Pengawasan Kualitas AiI Minum
SK No l2208lc
berkas 3, hlm. 75 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Tgtrgpt 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.12.06
KP: Penyediaan dan
Pengawasan Sanitasi
Allan, Berkelanjutan,
dan Berketahanan
Iklim B€rbasb CWIS
01 - Meningkatnya
cakupan layanan
infrastruktur SPALD
Ol - Jumlah
kabupaten/kota yang
memiliki IPLT dan
berfungsi dengar baik
514 OS - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
kab/kota 196 218
02 - Kapasitas IPAL yang
terbangun
sambungan
rumah
644.742 l2o23l 730.000 1.700.000 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
03 - Rumah tangga yang
memiliki tangki septik
dan disedot secara
berkata
persen 9,35 (2023) 10 25
02 - Meningkatnya
keberfungsiaan dan
kualitas infrastruktur
SPALD
0l - Persentase
kabupaten /kota yang
melakukan pemantauan
baku mutu lingkungan
pada IPLT dan IPAL
pef,scf,i o 0 20
02 - Id.le @.pacitA IPLT persen 75,27 (2023) 70 30
Og - Id.le @.pacitg IPAL persen 6s (2023) 64 60
SK No 122082 C
(
berkas 3, hlm. 76 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan BaselinE 2024 Target 2025 Tsrgc. 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
04 - Jumlah
kabupaten/kota yang
melaksanakan LLTT
kab/kota t9 (2023) 30 70 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02.12.0,6.001
PRO-P: Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat
02.12.06.002
PRO-P: Pembangunan Sistem Pengelolaan AL Limbah Domestik Setempat
02.12.06.003
PRO-P. Peningkatan, Optimalisasi, dan Rehabilitasi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik
02.12.06.004
PRO-P: Pemantauan dan Inspeksi Kualitas Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik
02.12.06.005
PRO-P: Pengembangan Manajemen Layanan Sanitasi (Air Limbah Domestik)
02.12.07
KP Penguatan Tata
Kelola
Penyelenggaraan Air
Minum dan Sanitasi
yatrg Berorientasi
pada Keberlanjutan
Of - Meningkatnya
kua.litas perencanaan rn
air minum dan
sanitasi (air limbah
domestik)
01 - Jumlah provinsi dan
kabupaten/kota yarE
memiliki Jakstra SPAM
OS - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
provinsi dan
kab/kota
15 Provinsi
dan 103
kab/kota
18 Provinsi
dan 178
kab/kota
38 Provinsi
dan 508
kab/kota
02 - Jumlah provinsi dan
kabupaten/kota yang
memiliki RISPAM
termutakhirkan
provinsi dan
kab/kota
21 Provinsi
dan 505
kab/kota
23 Provinsi
d8l 508
kab/kota
38 Provinsi
dan 508
kab/kota
SK No 122083 C
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
berkas 3, hlm. 77 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.s9lj'l'e2024 Target 2025 T{get2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Jumlah provinsi dan
kabupaten/kota yang
memiliki dokumen
perencanaan sanitasi
(RSP/SSK) yars
termutakhirkan
provinsi dan
kab/kota
274 (2023) 300 514 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
010 - Kementerian Dalam
Negeri
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
04 - Jumlah BUMD air
lrinuo yang memiliki
dokumen RPAM
BUMD air
minum
t2t 176 394
02 - Meningkatnya
kualitas
penyelenggaraan air
minum dan sanitasi
(air limbah domestik)
yang aman dan
berkelanjutan
Ol - BUMD atu minum
berkinerja sehat
persen 65,39 12023) 74 100
02 - Jumlah
kabupaten/kota yang
memiliki kelembagaan air
limbah domestik
(UPTD/BLUD/BUMD)
kab/kota 127 (2023) r80 514
03 - Jumlah BUMD air
minum ydry mengelola
layanan air limbah
domestik
BUMD air
minum
s (2023) 7 20
SK No l22O84C
berkas 3, hlm. 78 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - BUMD air minum
dengan tarif Full Cost
Re@uery (FCR)
persen 42,49 (2023) 60 100 010 - Kementerian Dalam
Negeri
010 - Kementerian Dalam
Negeri
OIO - Kementerian Dalam
Ne8cri
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
05 - Jumlah
kabupateo /kota yang
menerapkan
tarif/retribu si layanan air
limbah domestik
kab/kota t7 (2023) 40 ro0
kab/kota 13s (2023) 150 514
02 - Jumlah NSPK air
minum yang
tersusun /terrnutaldrirkan
daIt telah ditetapkan
(kumulatif)
NSPI( 9 2 o
03 - Jumlah NSPK air
limbah domestik yang
tcrsusun /temutakhirkan
dan telah ditetapkan
(kuoulsti0
NSPK 5 o
03 - Tersedianya
landasan regulasi dan
pedoman
penyelenggaraan air
minum dan air
limbah domestik
01 - Jumlah provinsi dan
kabupaten/kota yang
memiliki Ha terkait
tata kelola at limbah
domestik
SK No 122085 C
I
berkas 3, hlm. 79 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusehne2o24 Targat2o2' Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
PengaDpu
02.12.07.001
PRO-P: Penyusunan dan Sinkronisasi Perencanaan Air Minum dan Sanitasi (Air Limbah Domestik) melalui HIAM dan PPSiP
02.12.07.002
PRO-P: Penguatan Kelembagaan dan Pengaturan Air Baku, Air Minum, dan Sanitasi (Air Limbah Domestik)
02.12.07.003
PRO-P: Reformasi Kebijakan Tarif Air Baku, Air Minum, den Air Limbah Domestik
02.12.07.004
PRO-P: Penyusunan datl Pendampingan Pengaturan dan NSPK Air Minum dan Sanitasi (Air Limbah Domestik)
02.12.08
KP Penguatan kf,an
Masyarakat dan
Ekosistem Air Minum
dan Sanitasi Berbasis
Inovasi dan
Kol,aborasi
01 - Meningkatnya
kesadaran
masyarakat akan
pentingnya
pengelolaan air
minum dan A.LD
0l - IGbupaten /kota
yang mendeklarasikan 5
Pilar STBM
20O 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
O24 - Kementerian
Kesehatan
OIO - Kementerian Dalam
Negeri
Ol0 - Kementerian Dalam
Negeri
kab/kota 4 (20231 30
02 - Berkembangnya
ekosistem air minum
dan sanitasi berbasis
inovasi
Ol - Jumlah provinsi
yang melakukan
pelaporan kinerja air
minum di tingkat
kab/kota
provinsi 38 (2023) 38 38
02 - Jumlah provinsi
yang mel,akukan
pelaporan kinerja sanitasi
(air limbah domestik) di
tingkat kab/kota
provinsi t (2023) 15 38
SK No 122086 C
berkas 3, hlm. 80 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan hselig2o24 TarEd.2O2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Jumlah proyek yang
mendapatkan fasilitasi
pengembangan teknologi
dan pengelolaan
peralatan bidang air
EinuE (kumulatif
proyek 0 (2023) o 4 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
5 o 145 - Kementerian
Pekerjaan Uaum
10 13 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
2 o 145 - KeEeartcriafl
PeLedaaD UDum
04 - Jumlah proyek
pengembangan dan
piloting teknologi sistem
pengelolaan air limbah
domestik (kumulatif
proyek o (2p231
05 - Jumlah proyek
pembiayaan kreatif
infrastruktur air minum
yang siap
dikerjasamakan
(kumulatif
proyek 8
06 - Jumlah proyek
pembiayaan kreatif
irfr astrukhrr air limbah
dqrcatik yang siap
dikerjasamakan
(kumulatif
Proyek o (2023)
SK No 122087 C
berkas 3, hlm. 81 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.12.08.001
PRO-P: Kampanye dan Edukasi Masyarakat untuk Mendorong Penyelenggaraan Air Minum dan Sanitasi Aman
02.12.08.002
PRO-P: Pengembangan Manajemen Data Air Minum d8n Sanitasi (Air Limbah D@e3tik) yang Terintegrasi
02.12.08.003
PRo-P: Pengembangan Inovasi dan Teknologi Air Minum dan sanitasi (Air Limbah Domestik)
02.12.08.004
PRO-P Pcog€Dbangan Model Bisnis, Slcrua Kerjasama, SDM, dan Pasar Air Minum dan Sanitasi (Air Limbah Domestik)
02.12.09
KP: Pengembangan
Terpadu FesBir Utara
Ja$'a
Ol - Meningkatkan
ketahanan terhadap
daya nrrak air di
Pesisir Utara Jawa
O I - Luas kawasan yang
terlindungi dari risiko
daya rusak air di Pesisir
Utara Jawa
ha
(kumulatif)
3.577
l2o2o-2o241
5.OOO 05 - Ketahanan
sosial Budaya dan
Ekologi
145 - Kementerian
Pekerjaan UEum
200
02 - Kapasitas prasarana
air baku yang dibangun
di Pesisir Utara Jawa
m3/detik
(kumulatif)
2,94
(2020-2024)
o,7 8,82 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 - Meningkatnya
layanan air minum
dan sanitasi di Pesisir
Utara Jana
Ol - Akses air minum
jaringan perpipaan di
Pesisir Utara Jatra
persen 30 31,5 41 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 - JuEls}l
kabupaten /kota yang
memiliki Instalasi
Pengolahan Air Limbah
Domestik (IPAL/IPLT) dan
berfungsi dengan baik di
Pesisir Utara Jawa
kab/kota
(kumulatif)
32 32 43 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
SK No 122088 C
berkas 3, hlm. 82 OCR
REPUBLIK INOONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.selitl€2024 Target2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.12.09.01
PRO-P: Pengendalian Daya Rusak Air
02.12.09.02
PRO-P: Penyediaan Air Baku dsn Air Minum
02.12.09.03
PRO-P: Pembangunan Sietera Pengelolaan Air Limbah Domestik
02.12.09.04
PRO-P: Pemantauan Penurunan Mu.l(a Tanah
02.12.09.05
PRO-P: Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup
02.12.09.06
PRO-P: Pengembangan Kawasan
02.13
PP Ekonomi SYariah
Ol - Menguatnya
peran ekonomi
syariah untuk
peningkatan
produktivitas ekonomi
Ol - Kontribusi PDB
syariah
persen 46,72 (2023) 49,04 56,11 Komite Nasional Ekonomi
dan Keuangan Syariah
(KNEKS)
SK No 122089 C
berkas 3, hlm. 83 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Basdi,,@2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.13.01
KP: Industri Halal dan
UMKM Halal
01 - Meningkatnya
nilai tambah dan daya
saing industri dan
UMKM halal
01 - Persentase
peningkatan daya saing
industri yang
memproduksi produk
halal
persen - (indikator
bar.u)
4,46 7,00 02 - Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
02 - Pertumbuhan
pariwisata ramah muslim
persen 20,41 l2023l 10,28 13,08 Komite Nasional Ekonomi
dan Keuangan Syariah
(KNEKS)
02.13.01.01
PRO-P Pengembangan Industri Makanan Minuman Halal
02. r3.0r.02
PRO-P Pengembangan Industri Farmasi dan Kosmetik Halal
02.13.01.03
PRO-P Pengembangan Industri Fesyen Muslim
02.13.01.04
PRO-P: Pengembangan Pariwisata Ramah Muslim
02.13.01.05
PRO-P: Penguatan Halal Value Chain
02_ 13.O1_06
PRO-P: Penguatan Promosi Industri Halal
SK No 122090 C
(
berkas 3, hlm. 84 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan n Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusehic 2024 Taqpt 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.13.02
XP: Ekspor Halal dsn
Kerjasama Ekonomi
Syariah Internasional
01 - Meningkatnya
ekspor produk halal
berdaya saing global
dafl menguatnya
kerjasama ekonomi
syariah internasional
Ol - Nilai ekspor
halal/PDB
persen 3,69 (2023) 3,73 3,92 02 - Transformasi
Ekonomi
Komite Nasional Ekonomi
dan Keuangan Syariah
(KNEKS)
02.13.02.01
PRO-P: Penguatan Ekspor Halal
02.13.02.02
PRO-P Penguatan Kerjasama Ekonomi Syariah Internasional
02.13.03
KP: Ekosistem Halal
01 - Menguatnya
ekosistem halal
pendukung
pertumbuhan
ekonomi syariah
01 - Jumlah produk
tersertifikasi halal
2.172.106 7.OOO.OOO 7.OOO.OOO 02 - Transformasi
Ekonomi
142 - Badan
Penyelenggara Jaminan
Muk Halal
produk
02.13.03.01
PRO-P: Akselerasi Fasilitasi Sertifikasi Halal
02.13.03.02
PRO-P: Penguatan Lembaga dan SDM Pendukung Ekosistem Halal
02.13.03.03
PRO-P: Pengembangan Kebijakan Ekosistem Halal
SK No t2209l0
berkas 3, hlm. 85 OCR
REPUBLIK TNDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Bo.selie2o24 Target2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.13.03.04
PRO-P: Penguatan Kemitraan Ekosistem Halal
02.13.03.05
PRO-P: Pengembangan Riset Pendukung Ekosistem Halal
02.13.03.06
PRO-P: Pengembangan Penghitungan PDB Syariah
02.13.04
KP: Keuangan Syariah
Ol - Meningkatnya
pcf,an keuangan
syariah mendukung
perekonomian
nasional
01 - Aset keuangan
syariah/PDB
persen 42,67 l2o23l 51,42 02 - Transformasi
Ekonomi
Komite Nasional Ekonomi
dalr Keuangan Syariah
(KNEKS)
45,38
02.13.04.01
PRO-P Penguatan Perbankan Syariah
02.13.04.02
PRO-P: Penguatan Pasar Modal Syariah
02.13.04.03
PRO-P: Penguatan IKNB Syariah
02.13.05
KP: Dana Sosial
SYariah
Ol - Meningkatnya
peran dana sosial
syariah mendukung
perekonomian dalr
perlindungan sosial
nasional
01 - ZIS-DSKL/PDB pqEcn 0,155 (2023) 0,208 02 - Transformasi
Ekonomi
Komite Nasional Ekonomi
dan Keuangan Syariah
(KNEKS)
Komite Nasional Ekonomi
dan Keuangan Syariah
(KNEKS)
0,169
SK No 122092 C
02 - Aset wakaf
uang/PDB
persen o,0r r (2023) 0,016 0,027
,{
berkas 3, hlm. 86 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kAelinz2o24 Target2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.13.05.01
PRO-P: Akselerasi Bauran ZISWAF dan keuangan syariah
02.13.05.02
PRO-P: Penguatan Tata Kelol,a dan Literasi ZISWAF
02.14
PP: Ekonomi Digital
Ol - Meningkatnya
pengembangan
ekonomi digital dalam
mendukung
kontribusi ekonomi
digital terhadap PDB
OOI - Kontribusi ekonomi
digital terhadap PDB
persen 8 8-9 12-13 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
02.14.001
KP: Penguatan Faktor
Pendukung Ekonomi
Digital
01 - Meningkatnya
Jumlah SDM Digital
0l - Peningkatan tenaga
kerja sektor TIK
(kumulatif)
5,21 02 - Transformasi
Ekonomi
059 - IGraentcf,ial
Komunikasi dan Digital
persen 3 3,21
02 - Proporsi remaja dan
dclvara usia 15-59 tahun
dengan keterampilan
Teknologi Informasi Dan
Komputer (nK)
persen 79 (2023) 83 90 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
02.14.001.001
PRo-P: Pengembangan SDM Digital dan Digitalisasi Masyarakat
SK No 122093 C
berkas 3, hlm. 87 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusebe2o24 Target 2025 Tetrget2O29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.14.001.002
PRO-P: Penguatan Infrastruktur dan Pelindungan Keamanan Data
02.14.001.003
PRO-P: Riset dan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Digital
02.14.001.004
PRO-P: Pengembangan Regulasi, Pendanaan dan Iklim Bisnis
02.14.002
KP: Penguatan
Ekonomi dan Industri
Digital rcrta Sektor
Strategis Lainnya
Ol - Meningkatnya
pengembangan
ekonomi dan Industri
digital
Ol - Indeks Transformasi
Digital Nasional Pilar
Bisnis
39,12 l2o22l 40,38 41,70 02 - Transformasi
Ekonomi
059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
02 - Tingkat kesuksesan
sta/tup digital nasional
success rate startup
digital
persen - (indikator
baru)
7 15 O59 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
03 - Jumlah perusahaan
dengan nil,ai Indonesia
Industry 4.O Readiness
,4der (INDI 4.0) > 3.0
perusahaan 74 (2023) a7 156 019 - Kementerian
Perindustrian
04 - Kontribusi sektor
informasi dan
komunikasi terhadap
PDB
SK No 122094C
persen 4,3 4,3 4,4 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
berkas 3, hlm. 88 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinezo24 Targd-202s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.14.002.001
PRO-P: Pengembangan Industri dan Perangkat Digital
02.14 .OO2.OO2
PRO-P: Penguatan Pengembangan Ekonomi Digital UMKM
02.14.002.003
PRO-P: Pengembangan Digitalisasi Perdagangan
02.14.002.004
PRO-P: Pengembangan Keuangan dan Perbankan Digital
02.14.002.005
PRO-P: Pengembangan Digitalisasi Pertanian dan Perikanan
02.t4 .oo2.06
PRO-P: Pengembangan Media Digital
02.14 .OO2.OO7
PRO-P: Pengembangan Digitalisasi Transportasi d,an Pariwisata
02.14.002.008
PRO-P: Pelayanan Kesehatan Digital
02.14.002.009
PRO-P: Pengembangan Digitalisasi Pendidikan
SK No 122095 C
berkas 3, hlm. 89 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselirc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.14.002.010
PRO-P: Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah
02.14.002.011
PRO-P: Pengembangan Digitalisasi Sektor Energi dan Lingkungan
02.15
PP Ekosistem
Ekonomi Sirkular
Of - Meningkatkan
efisiensi, daya guna,
dan daur ulang
sumber daya dan
materiel
0l - Tingkat input
material sirkular
persen 9 9.2 lo 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
02.15.01
KP: Penerapan
Efisiensi Sumber
Daya dan
Peningkatan Daur
Ulang
0l - Meminimalkan
dan mengo,ptimali8asi
penggunaan sumber
daya, mendesain
suatu produk agar
memiliki dal.a guna
selama mungkin, dan
meningkatkan
IrrEggunaaE material
sirkular
0l - Jumlah perusahaan
industri berdasarkan
lokasi yang sudah
tersertifikasi industri
hijau
perusahaan
(akumulatif)
140 152 200 019 - Kementerian
Perindustrian
02 - Rasio penggunaan
material sirkular di
sektor industri
03 - Persentase sampah
yang didaur ulang
p€f,s€lt
p€f,s€rl
lo 11
16
15
20 l3
019 - Kementerian
Perindustrian
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
SK No 122096 C
berkas 3, hlm. 90 OCR
FF,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Bo.seli@2oz4 T6rgDt2O25 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.15.01.01
PRO-P: Pengembangan Kapasitas Industri Manufaktur dalam Penerapan Ekonomi Sirkular
02.15.01.02
PRO-P: Penerapan Industri Hijau
02.15.02
KP: Pengelolaan
Susut dan Sisa
Pangan
Ol - Mengurangi
susut pangan Pada
rantai pasok pangan
0l - Persentase
penurunan susut pangan
p€rs€f,r 3 3-5 3-5 02 - Transformasi
Ekonomi
Ol8 - Kementerian
Pertanian
02 - Mengurangi sisa
pangan dari pelaku
usaha dan konsumen,
serta meningkatkan
pangan layak
konsumsi yang dapat
diselamatkan dan
dimanfaatkan kembali
02 - Persentase pangan
yang terselamatkan
persen rA4 3-5 3-5 f25 - Badan Pangan
Nasional
02. r5.02.0r
PRO-P: Pengembangan Kebijakan dan Standar Susut dan Sisa Pangan
02.15.02.02
PRO-P: Peningkatan Infrastruktur dan Sarana Pangan Pertanian, Perikanan, dan Peternakan
02.15.02.03
PRO-P: Peningkatan Sarana, Prasarana, dan Kerjasama Penyelamatan Pangan
SK No 122097 C
berkas 3, hlm. 91 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselieN24 TarEetzo25 TarBct2o2g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.15.03
KP Pengembangan
MukRaEah
Lingkungan
Ol - Meningkatt an
jumlah produk yang
menerapkan prinsip
berkelanjutan
01 - Jumlah produk yang
bersertifikasi ramah
lingkungan
produk ramah
lingkungan
(kumulatif
5l 70 150 1/+4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02.15.03.01
PRO-P: Pengembangan Labelisasi, Standarisasi, dan Riset Produk Ramah Lingkungan
02.15.03.02
PRO-P: Penerapan Konstruksi Berkelanjutan dan Bangunan Gedung Hijau
02.15.03.03
PRO-P: Pengembangan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dengan Prinsip Berkelanjutan
02.15.04
KP Penguatan
Ekosistem Daur
Ulang
Ol - Peningkatan
kapasitas dsrr tingkat
daur ulang
Ol - Tingkat daur ulang persen 6 5 5,2 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02.15.04.01
PRO-P Pengembangan Kebijakan, Teknologi dan Fasilitas Pengelolaan Sampah dengan Prinsip Sirkular
02.15.04.02
PRO-P: Pengembangan Kapasitas Pelaku Usaha, Bank Sampah, dan Kelompok Masyarakat dalam Penerapan Ekonomi Sirkular
SK No 122098 C
berkas 3, hlm. 92 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselh92o24 Target2o2s Targtet202g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.15.04.03
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Bank Sampah & Mita 3R
02.16
PP: Pengelolaan
Keanekaragaman
Hayati ElosirteE,
Spesies, dan Genetik
Ol - Meningkatnya
upaya pencegahan
kerusakan serta
konservasi ekosistem
dan spesies
Ol - Indeks Pengurangan
Ancaman Kehilangan
Keanekaragaman Hayati
0,40 (2020) 0,51 o,a 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02 - Meningkatnya
upaya pemanfaatan
keanekaragaman
hayati secara
berkelanjutan
Ot - Indeks Pemanfaatan
Keanekaragaman Hayati
Secara Berkelanjutan
0,31 (2020) o,37 o,44
03 - Meningkatnya
upaya pengelolaan
sumber daya genetik
keanekaragaman
hayati secara
berkelanjutan
01 - Jumlah model
pengelolaan sumber daya
genetik termasuk digital
squen@ infon wtion
pada sumber daya
genetik
model
02.16.01
KP Perlindungan dan
Pengelolaan
Ekosistem serta Areal
Bernilai
Keanekaragaman
Hayati Tinggi
Of - Meningkatnya
efektivitas
pengelolaan di
kawasan suaka alar!,
kawasan pelestarian
alam, dan taman
buru
Ol - Jumlah unit KSA,
KPA, dan TB dengan
kategori pengelol,aan
efektif
4OO 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
143 - Kementerian
Kehutanan
unit 294 l2023l 304
SK No 122099C
I I I
berkas 3, hlm. 93 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselirc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 - Meningkatnya
efektivitas
pengelolaan kawasan
konservasi di
perairan, wilayah
pesisir, dan pulau-
pulau kecil
01 - Nilai €fektivitqs
pengelolaan kawasan
konservasi di pcf,airan,
wilayah pesisir, dan
pul,au-pulau kecil
49,s612023) 50,00 58,00 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
9,23 10 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
- (indikator
baru)
528.000 l.ooo.ooo 143 - Kementerian
Kehutanan
2 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
03 - Meningkatnya
luas kawasan
konservasi di
pera an, wilayah
pesisir, dan pulau-
pulau kecil
0l - Persentase luas
kawasan konservasi di
perairan, wilayah pesisir,
dan pulau-pul,au kecil
persen 8,98 (2023)
04 - Mcr ngkatnya
pengelolaan areal
preservasi
Ol - Luas arcal presgvasi
yang dikembangkan
ha
02 - Jumlah unit
pengelola taman kehati
yang difasilitasi
perencanaan dan
pengelolaanya
unit 2 2
SK No 122100 C
berkas 3, hlm. 94 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
05 - Meningkatnya
pengelolaan geologi
untuk mendukung
keanekaragaman
ekosistem melalui
pengembangan
geopark
01 - Jumlah geopark
yang telah
direkomendasikan
dan/atau ditet pkan
menjadi UNESCO Global
Ceqa*
unit
(kumulatif
10 12 17 O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
143 - Kementerian
Kehutanan
06 - Meningkatnya
pemulihan ekosistem
terdegradasi
Ol - Luas pemulihan
ekosistem di KSA, KPA
dan TB
ha 29.734,22 20.000 70.ooo
02.16.01.01
PRO-P: Pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB)
02.16.01.02
PRO-P: Pengelolaan Kawasan Konservasi di Perairan, Wilayah Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil
02.16.01.03
PRO-P: Pengelol,aan Areal Preservasi
02.16.01.04
PRO-P: Pengelolaan Geologi untuk Mendukung Keanekaragaman Ekosistem
02.16.01.05
PRO-P: Pemulihan Ekosistem Darat yang Terdegradasi
SK No 122101 C
berkas 3, hlm. 95 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 Targct2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.16.01.06
PRO-P: Pemulihan Ekosistem Perairan Darat, Pesisir, dan l,aut yang Terdegradasi
02.16.01.07
PRO-P: Identifikasi Tipe, lxa.dr, dan Status Keterancaman Ekosistem
02.16.02
KP: Pengurangan
Status Keterancaman
Spesies 1\rEbuhan,
Satwa, dan Biota
Perairan
0l - Berkurangnya
status keterancaman
spesies
Ol - Indeks Daftar Merah
Nasional status
keterancaman spesies
0,75 0,75 o,76 143 - Kementerian
Kehutanan
02 - Menurunnya
penyebaran jenis
asing invasif di
Indonesia
0l - Persentase
keberhasilan pencegahan
dan pengendalian
penyebaran j€rrie asing
invasif di area karanti.na
Indonesia
persen - (indikator
baru)
8t 85 127 - Badar Karantina
Indonesia
02.16.02.01
PRO-P: Pemantauan, Penyelamatan, dan Penanganan Konflik Spesies Tumbuhan, Satwa Liar, dan Biota Perairan
02.16.02.02
PRO-P: Pengembangbiakan dan Konservasi Keragaman Genetik Spesies Tumbuhan, Satwa Liar, dan Biota Perairan
02.16.02.03
PRO-P: Pemberantasan Perburuan dan Perdagangan Ilegal Tumbuhan dan Satwa Liar, serta IUU Illegal Unreported, Unregulated) Fishing
02.16.02.04
PRO-P: Pengendalian Jenis Asing Invasif, Vektor
SK No l22l020
Penyakit, dan Zoonosis
berkas 3, hlm. 96 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 TarEet2O2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.16.03
KP: Penguatan Tata
Kelola
Keanekaragaman
Hayati
0f - Meningkatnya
tata kelola
keanekaragaman
hayati
01 - Jumlah kelompok
masyarakat yang dibina
dalam upaya konservasi
kawasan dan
keanekaragaman hayati
kelompok
masyarakat
(kumulatif)
- (indikator
baru)
2N 2500 143 - Kementerian
Kehutanan
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
02 - Jumlah dokumen
pemantauan dan evaluasi
implementasi konvensi
keanekaragaman hayati
dan protokol/kebijakan
turunannya di Indonesia
dokum€(r I I
03 - Jumlah lembaga
yang dibina dsn
dievaluasi di bidang
keanekarrt man hayati
lembaga - (indikator
baru)
10 10
04 - Jumlah inovasi dsn
teknologi tcrkait
keanekaragaman hayati
inovasi so (2023) 100 180
02.16.03.01
PRO-P. Pelibatan Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
02.16.03.02
PRO-P: Integrasi Data dan Pengayaan IPTEK l&aflekaraSarlan Hayati
02.16.03.03
PRO-P: Penguatan Perencanaan dan Pengarusutamaan
SK No 122103 C
Keanekaragaman Hayati
berkas 3, hlm. 97 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinem24 Target 2025 TgEEet2O2g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.16.03.04
PRO-P: Mobilisasi Pendanaan Inovatif, Dukungan Swasta, dan Insentif Positif untuk Kcanc*araSaEan Hayati
02.16.04
NP: Pemanfaatan
Sumber Daya Hayati
den Jasa Ekosistem
Berkelanjutan
mendukung
Bioekonomi
Ol - Meningkatnya
pemanfaatan sumber
daya hayati secara
berkelanjutan
Ol - Nilai PNBP dari hasil
pemanfaatan tumbuhan
dan satwa liar
berkelanjutan
miliar rupiah 28 OS - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
143 - Kementerian
Kehutanan
032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
127 - Badan Karantina
Indonesia
143 - Kementerian
Kehutanan
25,96 26
02 - Nilai efektivitas
pengelolaan biota
perairan langka,
terancam punah,
dilindungi, dan/atau
apwnd& CITES
nilai 62,40 l2023l 64,30 70,94
03 - Persentase keluar
dan masuknya
tumbuhan, satwa, dan
biota perairan yang
sesuai dengan ketentuan
peraturan perundangan
persen - (indikator
baru)
60 80
02 - Meningkatnya
pemanfaatan jasa
ekosistem secara
berkelanjutan
Ol - L,uas kawasan hutan
konservasi yang
dipersiapkan untuk
implementasi nilai
ekonomi karbon
juta ha
(kumulatif)
2,O 2,1 2,5
SK No l22lO4C
berkas 3, hlm. 98 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kselbe2o24 TarEat2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 - Nilai PNBP dari
pemanfaatan jasa
lingkungan KSA, KPA dan
TB
miliar rupiah 204 2@ 239 143 - Kementerian
Kehutanan
02.16.04.01
PRO-P: Pemanfaatan Tumbuhan, Satwa, dan Biota Perairan Secara Berkelanjutan
02.16.04.02
PRO-P: Pemanfaatan Jasa Lingkungan Karbon, Air, dan Panas Bumi Secara Berkelanjutan
02.16.04.03
PRO-P: Pengelolaan Wisata Alam dan Wisata Bahari Secara Berkelanjutan
02.16.05
KP: Peningkatan
Bioprospeksi,
Bioteknologi,
Keamanan Hayati,
serta Akses dan
Pembagian
Keuntungan Sumber
Daya Genetik
0l - Meningkatnya
pemanfaatan sumber
daJra genetik secara
berkelanjutan
0l - Jun ah produk yang
dikembangkan melalui
bioprospeksi
produk
(kumulatif
1o 15 25 143 - Kcrocnte!'ian
Kehutanan
02 - Jumlah penerapan
bioteknologi yang
dimanfaatkan untuk
pengembangan
bioprospeksi
produk 25 50 150 124 - Badan Rkct dan
Inovasi Nasional
O2 - Meningkatnya
pengelolaan
keamanan hayati
(biosafety dan
biose.il'iu
Ol - Jumlah rekomendasi
kebijakan terkait
pengelolaan keamanan
hayati (hosare,y dan
bios€annty,
rekomendasi
kebijakan
(kumulatif
40 44 60 lz+4 - Kcoeartcf,ial
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
SK No 122105 C
berkas 3, hlm. 99 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselirE2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.16.05.01
PRO-P: Pengembangan Bioprospeksi, Bioteknologi, serta Akses dan Pembagian Keuntungan Sumber Daya Genetik
02.16.05.02
PRO-P: Pengelolaan Keamanan Hayati (IlIbsqfetg q d Bioseadtyl
02.17
PP Peningkatan
Kualitas Lingkungan
Hidup dan Tata
Ruang
01 - Meningkatnya
Indeks Kualitas Air
Ol - Indeks Kualitas Air
(IKA)
03 - Meningkatnya
Indeks Kualitas Air
Laut
01 - Indeks Kualitas Air
Laut (IKAL)
81,02 at,22
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
lzl4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
54,59 (2023) 72,02 72,77
02 - Meningkatnya
Indeks Kualitas Udara
01 - Indeks Kualitas
Udara (IKU)
44,67 (2023) 78,53 79,49
74,44 (2023)
04 - Meningkatnya
Indeks Kualitas
Lahan
SK No 122106 C
Ol - Indeks Kualitas
Lahan (IKL)
61,79 77,97 74,19
berkas 3, hlm. 100 OCR
F,EPUBLIK INOONESIA
- loo -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselirc2o24 Taryet2o2s Targ€r'-2o2g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - Meningkatnya
ketaatan terhadap
hukum lingkungan
hidup dan kehutanan
Ol - Persentase ketaatan
terhadap hukum
lingkungan hidup daE
kehutanan
persen 30 30 55 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
06 - Terpeliharanya
kelangsungan daya
dukung dan daya
tampung lingkungan
hidup
0l - Indeks Daya Dukung
don Daya Tampung
Lingkungan Hidup
0,564 0,567 0,576
02.17.01
KP: Peningkatan
Pengelolaan Kualitas
Afu Sungai dan Danau
Of - Meningkatnya
ketersediaan data
kualitas air sungai
dan danau
01 - Ketersediaan status
mutu DAS dan danau
data 188 190 r98 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/ Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
l.+4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02 - Meningkatnya
kualitas air
permukaan
Ol - Jumlah sungai dan
danau yang mengalami
peningkatan status mutu
lokasi 5 5 I
02 - Jun ah kab/kota
yang mengalami
peningkatan skor IRLH
sektor air
kab/kota 5 5 0
SK No 122107 C
berkas 3, hlm. 101 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan &selhe2o24 T8trgc-2o25 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Meningkatnya
pengendalian
pencemaran air di
sektor industri
Ol - Jumlah industri
yang memenuhi kualitas
air limbah sesuai baku
mutu
industri 2.853 2.940 3.310 lz+4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02.17.01.01
PRO-P: Pembangunan Infrastruktur Pemantauan Kualitas Air Sungai dslt Danau
o2.t7 .ot.o2
PRO-P: Peningkatan Kualitas Air melalui Pengelolaan Air Limbah
02.17.01.03
PRO-P: Peningkatan Sarana Prasarana Pengujian Kualitas Air
02.17.01.04
PRO-P: Pengendalian Pencemaran Air di Sektor Industri
02.17.02
KP: Peningkatan
Pengelolaan Kualitas
udara di Kab/Kota
Of - Meningkatnya
pengelolaan kualitas
udara
ol - Jumlah kab/kota
yang mengalami
peningkatan IRLH sektor
udara
kab/kota 0 5 5 1z+4 - I<GEcnt€f,ial!
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02 - Meningkatnya
pengelolaan emisi
udara di industri,
prasarana, dan jasa
0I - Jumlah industri
yang memenuhi baku
mutu emisi udara
SK No l22l080
industri 2.455 2.940 3.310
berkas 3, hlm. 102 OCR
-to2-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bdselj,l€2024 TarEct2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.17.02.01
PRO-P: Pemantauan Kualitas Udara di Kab/Kota
02.17.02.02
PRO-P: Pengendalian Pencemaran Udara di Kab/Kota serta Sektor Industri, hasaralra, dsn Jasa
02.17.03
I(P: Peningkatan
Pengelolaan Kualitas
dan Kesehatan Air
Laut
Ol - Meningkatnya
pemulihan kualitas
ekosistem pesisir dan
laut yang
terkontaminasi
01 - Luasan pesisir dan
laut tef,kontaminasi dan
rusak yang terpulihkan
127.6@ 5.000 5.OOO 144 - K€ra€trrt€riaI!
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
l.+4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02 - Jumlah industri dan
atau pelabuhan yang
membuang air limbah ke
laut yang memenuhi
baku mutu air limbah
pelabuhan/
industri
36 36 50
03 - Juml,ah provinsi
yang mengalami
peningkatan skor IRLH
sektor air laut
provinsi 0 37 37 l/+4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02.17.03.01
PRO-P: Pengelolaan Kualitas Air laut
SK No 122109 C
nit
berkas 3, hlm. 103 OCR
- lo3 -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaSaran Indikator Satuan Baseline 2024 Taqct m25 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.17.03.02
PRO-P: Rehabilitasi Ekosistem Laut dan Pesisir
02.17.04
KP: Peningkatan
Kualitas Lahan
01 - Meningkatnya
luasan lahan rusak
yang dipulihkan
Ol - Indeks Kualitas
Tutupan Lahan
77,94 77,94 74,20 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
056 - Kementerian
Agraria dan Tata Ruang
02 - Meningkatnya
pengelolaan
kerusakan lahan
Ol - Jumlah kab/kota
yang mengalami
peningkatan IRLII sektor
lahan
kab/ kota o l5 l5
03 - Meningkatnya
jumlah industri yang
memenuhi kriteria
pengendalian
kerusakan lahan
Ol - Jumlah industri
yang memenuhi kriteria
pengendalian Kerusakan
Lahan (KLH)
industri 113 113 133
04 - Terwujudnya
Ir€rcocanaatr tata
mang dan
pemanfaatan ruang
yang berkualitas
01- Persentase s€ RDTR
yang siap terintegrasi
dengan OSS
persen 5,85 9,86 100
02 - Persentase
penerbitan konfirmasi
Kesesuaian Kegiatan
Pemanfaatan Ruang
(KKPR)
SK No l22l l0 C
Pef,s€f,i 70,38 73,88 80,02 056 - Kementerian
Agraria dan Tata Ruang
berkas 3, hlm. 104 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.17.04.01
PRO-P: Pemulihan Ekosistem Mangrove dan Lahan Rusak
02.17.04.02
PRO-P: Implementasi Program Indonesia Hijau dan PROPER Sektor Lahan
02.17.04.03
PRO-P: Perencanaan Tata Ruang dan Pemanfaatan Ruang
02.17.05
KP: Peningkatan
Kualitas Ekosistem
Gambut
0l - Meningkatnya
ketersediaan data dar
informasi
karakteristik
ekosistem gambut
Ol - IndelG Kualitas
Ekosistem Gambut
(IKEG)
64,11 64,15 64,3 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02 - Jumlah industri
yang memenuhi kriteria
pengendalian kerusakan
ekosistem gambut
industri 330 245 400
02. r7.05.01
PRO-P Pengelolaan Data dan Informasi Ekosistem Gambut
SK No 122111 C
berkas 3, hlm. 105 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselhe2o24 T8trgpt2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.17.05.02
PRO-P: Pemulihan Lahan Gambut
02.17.06
KP: Pengelolaan B3,
Limbah 83, dan
Limbah Radioaktif
Ol - Meningkatnya
jumlah 83 yang
dikelola
Ol - Jumlah 83 yang
dikelola
ton 6.220.572 6.(x)2.00s 7.500.231 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Fef,rgcndalian Lingkungan
Hidup
085 - Badan Pc(rEawa8
Tenaga Nuklir
02 - Meningkatnya
jumlah limbah 83 dan
nor B3 yang dikelola
Ol - Jumlah limbah 83
dan non B3 yang dikelola
ton 62.508.066 65.153.500 85.356.500
fasilitas - (indikator
baru)
2 3 03 - Meningkatnya
jumlah limbah
radioaktif yang
dikelola
Ol - Jumlah fasilitas
limbah radioaktif yang
dikelola
02.17.06.01
PRO-P: Peningkatan Pengelolaan 83
02.17.06.02
PRO-P: Peningkatan Pengelolaan Limbah B3 datr non Bil
SK No l22ll20
berkas 3, hlm. 106 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Ebseline2o24 TeEgct202s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.17.06.03
PRO-P: Peningkatan Pengelolaan Limbah Radioaktif
02.17.07
KP: Penguatan
Kelembagaan,
Pengendalian,
Penertiban dan
Penegakan Hukum
LHK dan Penataan
Ruang
01 - Meningkatnya
jumlah
usaha/kegiatan /izin
pengelolaan SDA dan
lingkungan yang
diawasi
Ol - Jumlah
u Baha/kegiatan/izin
pengelolaan SDA dslr
lingkungan yang diawasi
ketaatannya
usaha/
kegiatan/izin
80 80 600 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
143 - Kementerian
Kehutanan
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02 - Menurunnya
tinSlrat kerawanan
kawasan hutan
01 - Luas kawasan hutan
yang diamankan
ha 4.589.460
l2o23l
800.ooo 1.200.000
03 - Meningkatnya
penyelesaian tindak
pidana dan perdata,
dan sengketa terkait
lingkungan hidup dan
kehutanan
Ol - Jumlah tindak
pidana dan perdata, dan
sengketa lingkungan
hidup dan kehutanan
yang ditangani
perkara l4 14 58
04 - Meningkatnya
Indeks Kepatuhan
Ruang yanA optimal
0l - Persentase
kepatuhan pemanfaatan
ruang
SK No 122113 C
persen 50 52 60 056 - Kementerian
Agraria dan Tata Ruang
berkas 3, hlm. 107 OCR
-to7-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseli@2o24 Target2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - Meningkatnya
SArana dan prasarana
dalam rangka
perlindungan dan
pengelol,aan
lingkungan serta
pengendalian dan
penertiban
pemanfaatan ruang di
pusat dan daerah
Ol - Layanan KLHS dan
instrumen lingkungan
hidup yang terintegrasi
dalam kebijakan, rencana
dalt program
layanan - (indikator
baru)
40 40 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badar
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02.17.07.01
PRO-P: Pembentukan dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Negara, Aparat Pengawas, Penyidik dan Penegak Hukum Lingkungan Hidup, Kehutanan
dan Tata Ruang
02.17.07.02
PRO-P: Pengawasan Usaha/Kegiatan terhadap Izin Lingkungan dan Peraturan Perundang-Undangan Bidang LHK
02.17.07.03
PRO-R Pengawasan Usaha Kelautan d,an Perikanan
02.17.07.04
PRO-P: Penanganan Perkara Bidang LHK yang Diselesaikan
02.17.07.05
PRO-P: Layanan Pengujian Laboratorium dan Standard Pengelolaan SDA dan Lingkungan
SK No l22ll40
berkas 3, hlm. 108 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliezo24 Targd-2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.17.07.06
PRO-P Pengendalian Pemanfaatan Ruang
02.17.07.07
PRO-P: Penertiban Pemanfaatan Ruang
o2.t?.o7.oa
PRO-P: Sarana dan Prasarana Perizinan, Instrumen dan Penerapan Sistem Perizinan di Pusat dan Daerah
02.17.07.09
PRO-P: Peningkatan Perencanaan, Pelindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
o2.t?.oa
KP: Penguatan
Instrumen
Pencegahan Dampak
Lingkungan Hidup
Ol - Meningkatnya
kualitas perencanaan
perlindungan dan
pengelolaan
lingkungan hidup
dalam upaya
pengamanan
lingkungan hidup
(environmental
sqfe$dd)
01 - Persentase
rekomendasi kebijakan
terkait dengan rencana
perlindungan dan
pengelol,aan lingkungan
hidup di wilayah dengan
ekosistem rentan
provinsi/kab/
kota
55 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
l,+4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
1/t4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
24 48
02 - Meningkatnya
kualitas kebijakan
rencana dan/atau
program yang
mengintegrasikan
pembangunan
berkelanjutan
Ol - Persentase KRP yang
menerapkan
perlindungan LH untuk
mendukung
pertumbuhan ekonomi
(hijau)
persen loo loo 100
SK No 122115 C
berkas 3, hlm. 109 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bqseline2o24 Target2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Peningkatan
upaya pencegahan
dampak lingkungan
hidup
Ol - Persentase
penerbitan perizinan
berusaha terkait
persetujuan lingkungan
di bidang lingkungan
hidup dan SDA
berkelanjutan
persen 63 65 85 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendafian Lingkungan
Hidup
02.17.08.01
PRO-P: Penerapan dan Penguatan RPPLH
02.17.08.03
PRO-P: Peningkatan Kualitas XRP Dalam Rangka Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
02.17.08.04
PRO-P Peningkatan Upaya Pencegahan Dampak Lingkungan Hidup Usaha dan Kegiatan
02.18
PP: Reformasi
Pengelolaan Sampah
Terintegrasi dari Hulu
ke Hilir
01 - Meningkatnya
IKPS Nasional
l8 - Indel<3 Kinerja
Pengelolaan Sampah
(IKPS)
52,64 (2023) 58 65 1,14 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
SK No 122116 C
berkas 3, hlm. 110 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Eo,seltle2o24 Target2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.18.01
KP: Perubahan
Perilaku dan
Penguatan Tata Kelola
Persampahan
Ol - Meningkatnya
sampah yang dikelola
01 - Persentase sampah
yang dikelola
IOO OS - Ketahanan
Sosial Budaya dar
Ekologi
l/+4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
024 - Kementerian
Kesehatan
persen 39,01 51,21
02 - Meningkatnya
jumlah
kabupaten/kota
dengan kepala
keluarga yang
melakukan
pengelolaan sampah
secara terstandar
(pilar 4 STBM)
01 - Jumlah
kabupaten/kota dengan
kepala keluarga yang
melakukan pengelolaan
sampah secara
terstandar (pilar 4 STBM)
kab/kota 4 (2023) 30 200
02- la-o1-o1
PRO-P: Penguatan Regulasi dan Kebijakan Pengelolaan Sampah
02.l8.ol.o2
PRO-P Penguatan Kebijakan Pendanaan dan Kelembagaan Pengelolaan Sampah
02.18.01.03
PRO-P Pengembangan Data dan Sistem Informasi Fersampah.ur
02.18.01.04
PRO-P: Pembinaan dan Pengawasan Sistem Pengelolaan Sampah
SK No 122117 C
berkas 3, hlm. 111 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BaseEE2O24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.18.01.05
PRO-P: Pengembangan Inovasi dan Standarisasi Tclorologi Tepat Guna pengelolaan sampah
02. r8.01.06
PRO-P: Perubahan Perilaku untuk Pemilahan Sampah
02.18.02
KP: Peningkatan
Pengumpulan dan
Pengolahan Supah
serta Pemror€san
Residu di TPA/LUR
Ol - Menurunnya
sampah residu yang
masuk di TPA/LUR
Ol - Timbulan sampah
terolah di fasilitas
pengolahan sampah
15 (13 tcrdaur
ulang) (2022)
24 (16 t€rdaur
ulang)
38 (20 t€rdaur
ulang)
05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
p€r8€f,i
02 - TPA/LUR yang
dioperasikan secara
Sanitary la dfrUlfigj{.at
pengontrolan penuh
unit - (indikator
baru)
O I I (kumulatif 145 - Ifura€ntcrian
Pekerjaan UEUE
03 - volume
penanggulangan sampah
dari aktivitas masyarakat
di pesisir dan laut
(kumulatif
totr 744,60 18 1244 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02.18.02.01
PRO-P: Penyediaan dan Optimalisasi Fasilitas Pengolahan Sampah
02.ta.o2_o2
PRO-P: Pembinaan dan Pengawasan Telsris Pengumpulan dan Pengangkutan Sampah
02.18.02.03
PRO-P: Pembinaan dan Pengawasan TPA So.nito.ry Landfill
SK No l22l l8 C
berkas 3, hlm. 112 OCR
-tt2-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BaseltD2o24 Taryet2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.18.02.04
PRO-P: Pengelolaan Sampah laut di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
02.18.02.05
PRO-P: Penanganan Sampah dari Badan Air
02.19
PP: Pembangunan
Rendah Karbon
01 - M€nurun rya
emisi GRK
01 - Pers€otarc
penurunan emisi GRK
(kumulatif)
persen 17,02 (2023l. 18,37 21,12 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
02 - Persentase
penurunan emisi GRK
(tahunan)
persen 23,44 (2023) 26,67 30,11 O55 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
02.19.01
KP: Penurunan Emisi
GRK Sektor Energi
Ol - Menurunnya
Emisi GRK Sektor
Energi
02 - Reduksi emisi GRK
sektor €r168i
272 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
O20 - Kementerian Energi
dan Surobcf, Daya
Mineral
juta ton
COz-Eq
142 164
02.19.Ol.Ol
PRO-P: Fef,lgerlbangan Energi Rendah Karbon
02.19.01.02
PRO-P: Peningkatan Konservasi Energi
02.19.01.03
PRO-P: Peningkatan Transportasi Hijau Berkelanjutan
SK No l22l20c
berkas 3, hlm. 113 OCR
FR,ESIDEN
NEFUEUK INDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselirc2o24 Taryct2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
F.ir8ampu
02.19.02
KP: Penurunan Emisi
GRK Sektor Berbasis
Lahan
Ol - Menurunnya
emisi GRI( dari sektor
lahan
Ol - Reduksi emisi GR(
sektor hutan
juta ton
COr-Eq
- (indikator
baru)
410,80 482,67 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02 - Reduksi emisi GRK
sektor pertanian
juta ton
COz-Eq
- (indikator
baru)
6,27 8,94
03 - Nilai kawasan pesisir
dan pulau-pulau kecil
yarry direhabilitasi
o 55 76 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02.19.02.01
PRO-P Peningkatan Cadangan Karbon dengan Rehabilitasi Hutan dan Lahan
02.19.02.02
PRO-P Restorasi daE Pencegahan Degradasi Lahan Gambut
02.19.02.03
PRO-P: Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
02.19.02.04
PRO-R lEpl€rocotasi Pertanian Berkelanjutan
SK No 122121 C
berkas 3, hlm. 114 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.19.03
KP: Peningkatan
Cadangan Karbon di
Ekosistem Karbon
Biru
Ol - Menurunnya
emisi GRK sektor
kelautan pesisir
01 - Reduksi emisi GRI(
sektor kel,autan pesisir
juta ton
COz-EQ
10,80 14,59 49,16 lr+4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
02.19.03.01
PRO-P: Rehabilitasi Mangrove
02.19.03.02
PRO-P: Rehabilitasi Lamun
02.19.04
KP: Peningkatan
Upaya Dekarbonisasi
Industri
Ol - Menurunnya
emisi GRK dari sektor
industri
Ol - Penurunan emisi
GRK pada sektor industri
yang Eenj adi prioritas
dekarbonisasi
juta ton
COr-Eq
6,75 (20221 6,75 6,93 019 - Kementerian
Perindustrian
02.19.04.01
PRO-P Peningkatan Implementasi Standar Industri Hijau
02.19.04.02
PRO-P: Kebijakan dan Capaian Aksi Mitigasi Perubahan Iklim di Sektor IPPU
02.19.05
KP: Penguatan Aksi
Penurunan Emisi
GRK di Sektor
Pengelolaan Limbah
02 - Menurunnya
emisi GRK sektor
pengelolaan limbah
Ol - Reduksi emisi GRK
sektor limbah
juta ton
COr-Eq
E,8 14,13 31,90 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
SK No 122123 C
berkas 3, hlm. 115 OCR
I
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BasehE2O24 Target 2025 T8trgrr'.2o,2g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.19.05.01
PRO-P Pengurangan Emisi GRI( Sektor Pengelolaan Sampah oleh Pemerintah Pusat
02.19.05.02
PRO-P: Pengurangan Emisi GRK Sektor Pengelolaan Limbah Cair Domestik oleh Pemerintah Pusat
02.19.06
KP: Penguatan Tata
Kelola dan Faktor
Pendukung
Pencapaian Target
Penurunan El[isi
GRK serta Nilai
Ekonomi Karbon
0f - Meningkatkan
tata kelola dan
kegiatan pendukung
pencapaian target
p€ouruDan emisi GRK
Ol - Jumlah data
informasi yang ter-
register dan terverifikasi
5 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
144 - Kcraeartef,iafl
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
1/+4 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
sektor 5 5
02 - Jumlah kebijakan
yang dikeluarkan untuk
mendukung nilai
ekonomi karbon
kebijakan 5 5 2
02.19.06.01
PRO-P Pemutakhiran Inventarisasi, Verifikasi, serta Registrasi Emisi GRK
02.19.06.02
PRO-R Peningkatan Kapasitas Sumberdaya
02.19.06.03
PRO-P Pengembangan Regulasi dan Mekanisme Perdagangan Karbon (termasuk Bursa Karbon) di Tingkat Internasional, Nasional, dan Daerah
SK No l22l24c
berkas 3, hlm. 116 OCR
{
REFUEUK INDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselirg2o24 Target2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.20
PP: Pekerjaan
Hijau I Green Jobs
Ol - Meningkatnya
proporsi tenaga kerja
hijau
Ol - Proporsi tenaga kerja
hijau
pcf,scn 2,62l2023l 2,70-2,73 2,96-3,14 026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
02.20.ot
KP: Pengembangan
Ekosistem Pekerjaan
Hijau/Green Jobs
Ol - Berkembangnya
ekosistem pekerjaan
hijau I geea jobs
01 - Jumlah kebijakan
yang spesifik mendukung
pekerjaan hijau/green
jobs
kebijakan - (indikator
baru)
1 I 02 - Ttansformesi
Ekonomi
026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
02 - Menguatnya
peran asosiasi dan
DUDIKA dalam
pengembangan
pekerjaan hijau/green
jobs
Ol - Jumlah keda sama
yang melibatkan asosiasi
dan DUDIKA dalam
pengembangan pekerjaan
lJ,ijatrI green jobs
kerja sama - (indikator
baru)
I 026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
02.20.01.01
PRO-P: Penyadartahuan tentang Pekerjaan Hijau/ Green Jobs
02.20.01.02
PRO-P: Penyusunan Kebijakan dan Regulasi tentang Pekerjaan Hljgl, I Green Jobs
02.20.01.03
PRO-P: Pembangunan Data/Informasi tentang Pekerjaan Hijau Green Jobs dan Keterampilan Hijau
02.20.01.04
PRO-P: Pengembangan Kerja Sama/Kemitraan dalan Ekosistem Pekerjaan Hijau/Green Jobs
SK No 1221260
berkas 3, hlm. 117 OCR
-tL7-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 Target 2025 Target 20,29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.20.01.05
PRO-P: FrraaSangan dan Penyediaan Tenaga Pengajar/Guru/Instruktur Pelatihan oleh DUDIKA Hijau
02.20.01.06
PRO-P: Fasilitasi Hubungan Industrial dalt Pelindungan Pekerja Hijau
02.20.02
KP: Pengembangan
Kompetensi Tenaga
Kerja Hijau
Ol - Meningkatnya
kompetensi tenaga
kerja hijau
Ol - Jumlah tenaga kerja
yang dikembangkan
kompetensi hijaunya
orang 120.000 (2023) 300.000 1. r00.000 026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
02 - Jumlah Standar
Kompetensi Kerja
Nasional (SKKNI)
pekerjaan hijau/green
jobs yang Ditetapkan
dokumen - (indikator
baru)
I I 026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
02.20.02.01
PRO-P: Pengembangan Standar Kompetensi Hijau
02.20.02.02
PRO-P: Penyusun€l dan Penerapan Kurikulum Hijau dan Metode Pendidikan/Pelatihan Hijau
02.20.02.03
PRO-P: Penyediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan/Pelatihan Hijau
02.20.02.04
PRO-P: Peningkatan Kompetensi Hijau bagi Tenaga Pengajar/Guru/Instruktur
SK No 122127 C
berkas 3, hlm. 118 OCR
,(
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 T8sEet 2025 Tstrgcl 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.20.02.05
PRO-P: Pelaksanaan Pendidikan/Pelatihan Hijau
02.20.02.06
PRO-P: Pelaksanaan Asesmen dan Sertifikasi Kompetensi Hijau
02.21
PP: Pengelolaan
Hutan Lestari
01 - Meningkatnya
aktivitas ekonomi
hijau di sektor
kehutanan
Ol - Nilai pemanfaatan
sumber daya hutan
berkelanjutan
triliun rupiah 122,2 134,74 146,54 143 - Kementerian
Kehutanan
02.21.01
XP: Peningkatan
Produktivitas Hutan
01 - Meningkatnya
kontribusi ekonomi
sektor kehutanan
secara berkelanjutan
Ol - Nilai PNBP
fungsional kehutanan
triliun rupiah 7,16 7,72 9,99 02 - Transformasi
Ekonomi
143 - Kementerian
Kehutanan
02 - Nil,ai ekspor produk
kehutanan
miliar USD 15,0 r 15,42 17,05 143 - Kementerian
Kehutanan
02.21.01.01
PRO-P Peningkatan Produktivitas Produk Kehutanan Kayu
02.21.01.02
PRO-P: Diversifikasi Produk Kehutanan (Non Kayu)
02.21.02
KP: Pengembangan
Produk Bioekonomi
Hutan Melalui
Agroforestri
01 - Meningkatkan
potensi
pengembangan
produk bioekonomi
hutan
Ol - Nilai investasi sektor
kehutanan
triliun rupiah - (indikator
baru)
o,24 1,2 02 - Transformasi
Ekonomi
143 - Kementerian
Kehutanan
SK No l22l280
berkas 3, hlm. 119 OCR
t
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseline2o24 Target2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
02.21.02.01
PRO-P: Pengembangan Percontohan Bioekonomi Berbasis Agroforestri
02.21.02.02
PRO-P: Riset dan Teknologi untuk Mendukung Peningkatan Nilai Tambah
02.21.02.03
PRO-P: Pengembangan Akses Pasar, Investasi dan Infrastru.ktur Pendukung
02.21.03
KP: Penguatan
Pengelolaan Hutan
Lestari
01 - Meningkatkan
pengelolaan hutan
secara lestari
Ol - Penguatan kapasitas
pengelola kawasan hutan
di tingkat tapak (KPH,
KUPS dan PtsPtt)
unit 1.467 1.022 3.242 143 - Kementerian
Kehutanan
02.21.03.01
PRO-P Peningkatan Kapasitas Pengelola - Pemerintah
02.21.03.02
PRO-P hninikat8n Kapasitas Pengelola - Pelaku Bisnis
02.21.04
KP: Penguatan
Prakondisi
Pengelolaan Hutan
Lestari
01 - Menguatnya
kepastian legalitas
dan legitimasi
kawasan hut n
01 - Desa yang
menggunakan data dan
informasi batas kawasan
hutan sebagai rujukan
dalam peta wilayah desa
desa - (indikator
baru)
s28 2.640 143 - Kementerian
Kehutanan
02.21.04.01
PRO-P: Penguatan Perencanaan dan Kepastian Hukum Kawasan Hutan
SK No l22l29c
berkas 3, hlm. 120 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselirc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.21.04.02
PRO-P FrdEuatan Pengendalian Kawasan Hutan
02.21.05
KP: Peningkatan
Fungsi Sosial
Kawasan Hutan
Ol - Menguatnya
peran masyarakat
dalam pengelolaan
hutan berkelanjutan
0f - Kelompok
masyarakat di dalam dan
sekitar kawasan hutur
yang dilibatkan dalam
pengelolaan hutan
kelompok
masyarakat
14.774 15.574 19.094 143 - I(G rcntcf,ian
Kehutanan
02 - Meningkatnya
kesejahteraan
masyarakat di dalam
maupun sekitar
kawasan hutan
Ol - Nilai transaksi
ekonomi kelompok
masyarakat kehutanan
miliar rupiah 1.400 1.900 2.900 143 - Kementerian
Kehutanan
02.21.05.01
PRO-P: Pengembangan Hasil Hutan Berbasis Masyarakat untuk Ketahanan Pangan, Energi, dan Air
02.21.05.02
PRO-R Peningkatan Pelibatan Masyarakat dalam Pengelolaan Hutan
02.21.06
KP: Perlindungan dan
Pengamanan Hutan
0r - Me0hgkamya
perlindungan dan
pengamanan kawasan
hutan
Ol - Penurunan laju
deforestasi
juta ha/tahun 0,120 o,111 O,Oll 02 - Transformasi
Ekonomi
143 - Kementerian
Kehutanan
02.21.06.01
PRO-P FednEkatan Pengamanan Hutan dan l(aEasan Hutan
SK No l22l300
berkas 3, hlm. 121 OCR
-t2L-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.21.06.02
PRO-P: Peningkatan FEoaqrdalian Kebakaran Hutan
02.22
PP: Pengembangan
Ekonomi Biru sebagai
SuEb€f, Pertumbuhan
Baru
0f - Meningkatnya
dlai tambah rcktor
ekonomi bim
01 - IBEI Pil,ar Ekonomi 22,19 l2023l 24,43 35,92 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
02 - Meningkatnya
perlindungan
kawasan perairan,
pesisir, dan pulau-
pulau kecil
Ol - IBEI Pilar
Lingkungan
31,27 (20231 33,79 46,91 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
03 - Meningkatnya
kapasitas sumber
daya manusia sektor
ekonomi biru
01 - IBEI Pilar Sosial 55,19 (2023) 57,23 64,31 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
02.22.01
KP: Penguatan Teta
Kelol,a Ekonomi Biru
Ol - Memperkuat tata
kelola ekonomi biru
01 - Persentase
penyelenggaraan
penataan ruang laut dan
zonasi pesisir
persen 91,17 13,6 10O 02 - Transformasi
Ekonomi
032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02 - Indeks Kepatuhan
Pelaku Usaha Kelautan
dan Perikanan
SK No 122131 C
81,00 82,00 86,00 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
berkas 3, hlm. 122 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basehnc2o24 Targct2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Indeks
Pembangunan Pulau-
Pul,au Kecil
0,45 0,49 0,61 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
04 - Proporsi tangkapan
jenis ikan yang berada
pada batas biologis yang
aman
persen s80 s80 r80
02.22.Ot.Ot
PRO-P: Penataan Ruang Laut dan Zonasi Pesisir serta Pengendalian Pemanfaatan Ruang Laut
02.22.01.02
PRO-P: Penguatan Tata Kelola Penangkapan Ikan Terukur dan Perizinan Usaha Perikanan
02.22.01.03
PRO-P: Peningkatan Pengawasan dan Kepatuhan Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan
02.22.01.04
PRO-P: Penguatan Sistem Teknologi Informasi, Icrja Ssna, dan Tata Kelol,a Pendidikan Kelautan dan Perikanan
02.22.01.05
PRO-P: Penguatan Tata Kelola Industri, Wisata Bahari, dan Jasa Kelautan Berkelanjutan
02.22.Ot.06
PRO-P: Penguatan Tata Kelola Pengelolaan Kawasan Konservasi
SK No 122132 C
berkas 3, hlm. 123 OCR
FR,ESIDEN
- t23 -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusehne2o24 Targat2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.22.01.07
PRO-P: Pemanfaatan Sumbcf, Daya Pulau-Pulau Kecil/Terluar
02.22.02
KP: Peningkatan
Pengelolaan
Konservasi Perairan
dan Ekosistem Pesisir
0f - Meningkatnya
pengelol,aan kawasan
konservasi di
perairan, wil,ayah
pesisir, dan puLau-
pulau kecil
Ol - Luas kawasan
konservasi di perairan,
wilayah pesisir, dan
pulau-pu.lau kecil yang
efektif dikelola (kumulatif
21,5 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
juta ha 16,5 la,5
02 - Luas kawasan
konservasi di perairan,
wilayah pesisir, dar
pulau-pulau kecil
juta ha 29,2 30 32,5 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02.22.02.02
PRO-P: Pemanfaatan Data dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi di Perairan, Wilayah Pe3bir, dan Pulau-Pulau Kecil
02.22.02.03
PRO-P: Peningkatan n Sarana Pengelolaan I(qwas€n Kqrs€rva8i di Perairan, Wilayah Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil
02.22.02.04
PRO-P: Peningkatan Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi di Perairan, Wilayah Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil
02.22.02.05
PRO-Pi Peningkatan Kapasitas Pemangku Kepentingan Pengelola Kawasan Konservasi di Perairan, wilayah Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil
SK No 122133 C
berkas 3, hlm. 124 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Taqct 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.22.03
I(P: Peningkatan
Produktivitas
Perikanan yang
Terintegrasi, Modem,
dan Berkelanjutan
Ol - Meningkatnya
nilai tambah,
produltivitas, dalr
daya saing industri
kelautan daIr
perikanan
Ol - Pertumbuhan PDB
perikanan (ADHK)
s,49 (20231 4,00-6,00 persen 6,00-7,00 02 - Transformasi
Ekonomi
032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02 - Volume produksi
ikan
juta ton 13,95 (2023) 12,94 16,02 032 - Kementerian
Iclqutan dan Perikanan
032 - Kcraentcrian
Kelautan dan Perikanan
03 - Volume produksi
olahsr perikanan
juta ton 3,62lm23l 3,71 4,37
04 - PDB perikanan triliun rupiah 59,04 (2023) 595,06 718,98 032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
05 - Nilai realisasi
PMA/PMDN hilirisasi
ikan Tuna Cakalang
Tongkol (TCT)
juta rupiah 220.600 604.200 631.227
06 - Nilai realisasi
PI,A/PMDN hilirisasi
tilapia
juta rupiah 77.361 447.260 830.124
07 - Nilai realisasi
PMA/PMDN hilirisasi
udang
SK No l22l340
juta rupiah 659.210 397.550 697.soo
berkas 3, hlm. 125 OCR
REPUBLIK INDONES'A
- t25 -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bdseunc2o24 TaryDt2O2' Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordina:tor/
Pengampu
02.22.03.02
PRO-R Pengelolaan Prasarana Produksi Perikanan Tangkap
02.22.03.03
PRO-P: Prf,rgcobangan Sarana dan Prasarana serta Kluster Komoditas Ikan Budi Daya Berbasis I(qwasdr
02.22.03.06
PRO-P: Peningkatan Kualitas, Mutu dan Daya Saing Hasil Perikanan
02.22.03.07
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Usaha dan Investasi Kelautan dan Perikanan
02.22.03.08
PRO-P: Perluasan Pasar Produk Perikanan
02.22.03.09
PRO-P Penguatan Logistik dan Sistem Rantai Dingin Produk Perikanan
02.22.04
NP: Pengembangan
Industri Garam dan
Produk Ol,ahan Hasil
Laut
Ol - Meningkatnya
nilai tambah,
produktivitas dan
daya saing industri
garam dan produk
olahan hasil laut
Ol - Volume produksi
garam
3,OO 02 - Transformasi
Ekonomi
032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
o32 - Kementerian
Kelautan dstr FefikaEan
juta ton 2,OO 2,25
02 - Produktivitas lahan
garam rakyat
ton/ha 83 83 93
03 - Utilisasi industri
pengolahan garam
industri
SK No l22l350
persen 50 52,50 63,79 019 - Kementerian
Perindustrian
berkas 3, hlm. 126 OCR
Prioritas Nasional/
hoErgm Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Utilisasi industri
pengolahan hasil laut
persen 41,93 45 65 019 - Ico€nterisn
Perindu strian
05 - Nil,ai realisasi
PMA/PMDN hilirisasi
garam
juta rupiah 2.24O.464 7.379.000 13.771.897 065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/ Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
02.22.04.01
PRO-P: Pengembangan Garam Industri Terintegrasi
02.22.04.02
PRO-P: Penguatan Sarana dan Prasarana Industri Garam
02.22.04.03
PRO-P: Pengembangan Produk Olahan Laut dan Bioprospeksi Sumber Daya Kelautan
02.22.05
KP: Penguatan
Industri Transportasi
Laut
01 - Meningkatnya
nilai tambah industri
galangan kapal
pendukung
transportasi
penyebrangan
0l - Volume reparasi
kapal
ribu DWT
(kumulatif)
9,5 (Jan-Nov) tt,2 12,2 O 19 - Kementerian
Perindustrian
02 - Volume produksi
pembuatan kapal
ribu DWT
(kuEulati0
o,98 I,l 1,5 019 - Kementerian
Perindu strian
03 - Nilai ekspor industri
perkapalan
ribu USD
SK No 122137 C
830,89 858,02 1.315,25 019 - Kementerian
Fsrindu strian
02.22.05.01
PRO-P Pengembangan Industri Galangan Kapal sebagai Industri Berteknologi Tinggi
berkas 3, hlm. 127 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.22.05.02
PRO-P: Penguatan Rantai Pasok Bahan Baku Industri Perkapalan
02.22.05.03
PRGP: Pengembangan Mutu dan Daya Saing Industri Perkapalan
02.22.06
KP: Pengembangan
Pariwisata Berbasis
Bahari dan Danau
lokasi
destinasi
pariwisata
bahari
0l - Meningkatnya
nil,ai tambah dan daya
saing kepariwisataan
bahari dan danau
serta pemanfaatan
jasa kelautan
berkelanjutan
Ol - Prioritisasi destinasi
pariwisata prioritas
berbasis bahari dan
danau
7.797,76
(2023)
13.686,S 16.945,12
02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
147 - kementerian
Pariwisata
147 - Kementerian
Pariwisata
o lo l0
02 - Jumlah wisatawan
nusantara di destinasi
bahari dan danau
prioritas
ribu
perjalanan
03 - Jumlah wisatawan
mancanegara di destinasi
bahari dan danau
prioritas
ribu
kunjungan
4344,92
(2023)
12.204,23 16.275,78
02.22.06.01
PRO-P: Peningkatan Sarana dan Prasarana Pariwisata Bahari
SK No 122138 C
berkas 3, hlm. 128 OCR
-t2a-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Ba.seliftezo24 TarEet2O2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
02.22.06.02
PRO-P: Penguatan Kapasitas Su-urbcf, Daya Manusia di Sektor Pariwisata Bahari
02.22.06.03
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Usaha dan Investasi Sektor Pariwisata Bahari
02.22.06.04
PRO-P Peningkatan Branding Coral Triangle Indonesia
02.22.06.05
PRO-P: Penguatan Sektor Pendukung Pariwisata Bahari
02.22.07
KP: Pengembangan
Iptek, Inovasi, dan
SDM Ekonomi Biru
01 - Meningkatnya
hasil dan
pemanfaatan riset,
sumber daya manusia
di sektor biru
01 - Pusat inovasi
berbasis maritim
unit
(kumulatif
persen 74,17 12023)
02 - TraDsfornasi
Ekonomi
124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
2 o 0
02 - Persentase lulusan
pendidikan dan pelatihan
KP yang terserap di
Dunia Usaha, Dunia
Industri, dan/atau Dunia
Kerja
7S 79
02.22.07.01
PRO-P: Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan dan Pelatihan Maritim, Kelautan, dan Perikanan
SK No 122139 C
berkas 3, hlm. 129 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02.22.07.02
PRO-P: Peningkatan Kapasitas SDM Maritim, Kelautan dar Perikanan
02.22.07.03
PRO-P: Penguatan Riset di Bidang Maritim, Kelautan, dan Perikanan
02.22.07.04
PRO-P: Penguatan Cadangan Energi Berbasis Laut daa Perairan
Keterangan:
PeE rintah Daerah, Badan Usaha, dan Masyarakat.
SK No l22l400
berkas 3, hlm. 130 OCR
PRIORITAS NASIONAL 3: MELANJUTKAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DAN MENINGKATKAN LAPANGAN KERJA YANG BERKUALITAS, MENDORONG
KEWIRAUSAHAAN, MENGEMBANGKAN INDUSTRI KREATIF SERTA MENGEMBANGKAN AGROMARITIM INDUSTRI DI SENTRA PRODUKSI MELALUI PERAN
AKTIF KOPERASI
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Etasel G2O24 Target 2025 TgtrEpr202g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03
PN: Melanjutkan
Pengembangan
Infrastruktur dan
Meningkatkan
Lapangan Kerja yang
Berkualitas,
Mendorong
Kewirausahaan,
Mengembangkan
Industri Kreatif serta
Mengembangkan
Agromaritim Industri
di Sentra Produksi
melalui Peran Aktif
Koperasi
01 - Terwujudnya
pengembangan
infrastruktur yang
berkelanjutan
Ol - Stok infrastruktur
terhadap PDB
persen 43,00 (2019) ,+6,50 48,50 132 - Kementerian
Koordinator Bidang
Infrastruktur dar
Pembangunan
Kewilayahan
02 - Menin8katnya
total aset sektor
keuangan terhadap
PDB
Ol - Total aset sektor
keuangan/PDB
persen 170,5 l2o23l 188,5 213,6 Otoritas Jasa Keuangan
03 - Meningkatnya
lapangan kerja yang
bef,kualitag
01 - Proporsi penciptaan
lapangan kerja formal
persen 23,96 35,00 46,00 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
04 - Meningkatnya
nilai tambah
pariwisata
01 - Rasio PDB
pariwisata
persen 3,60 (20221 4,5H,@ 4,90-5,00 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
035 - K€o€dtcf,ian
Koordinator Bidang
Perekonomian
SK No 122141 C
02 - Devisa pariwisata miliar USD 14,00 (2023) 19,00-22,10 32,00-39,40
berkas 3, hlm. 131 OCR
REPUEUK TNDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bqselirc2o24 Target2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - Meningkatnya
proporsi PDB elconoBi
kreatif
Ol - Proporsi PDB
ekonomi kreatif
persen 6,77 l2o23l 7,3-7,9 8,O-83 134 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pemberdayaan
Masyarakat
03.01
PP: Pengembangan
Konektivitas dan
Layanan Transportasi
Multimoda
0f - Meningkatnya
konektivitas dan
layanan multimoda
melalui integrasi
transportasi darat,
laut dan udara
Ol - Waktu tempuh pada
lintas utama jaringan
jals[ nasional
jam per IOO
lsn
1,90 (2023) 1,90 t,70 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 - Persentase
keberhasilan evakuasi
korban pencarian dan
pertolongan
persen 94,20 l2o23l 98 98 107 - Badar SAR
Nasional
m - JuDfah perjalanan
kereta api
juta perjalanan 0,86 o,92 1,03 022 - Kementerian
Perhubungan
04 - OtL tiln e pqfon@t@
penerbangan
persen 72,46 (2023) 80 85 022 - Kementerian
Perhubungan
05 - Peningkatan volume
angkutan laut (kumulatif
angka dasar tahun 2022)
P€f,Sen
(kumulatif
5,6 {2023!. r0 24 022 - Kementerian
Perhubungan
06 - Jumlah penumpang
angkutan kereta api
juta
penumpang
501 519 601 022 - Kementerian
Perhubungan
07 - Volume angkutan
penyeberangan
SK No 122142C
juta
kendaraan
11,s (2023) r 1,6 12,2 022 - Kementerian
Perhubungan
berkas 3, hlm. 132 OCR
FF,ESIDEN
-t32-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.seliD2o24 Target2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08 - Jumlah penumpang
angkutan perkotaan di 10
kota metropolitan
juta
penumpang
685 (2023) 850 950 O22 - Kementerian
Perhubungan
09 - Penurunan rasio
fatalitas kecelakaan jalan
persen 53,68 (2023) 65 73 022 - Kementerian
Perhubungan
lO - Peningkatan
pemenuhan SDM
transpo,rtasi yang
kompeten
persen 85,5 (2023) 85,s 47,5 022 - Kementerian
Perhubungan
03.01.01
KP: Pengembangan
Konektivitas Jalan
pada Jalur Utama
dan Aksesibilitas
Daerah Tertinggal dan
Perbatasan
0l - Meningkatnya
konektivitas jalan
pada jalur utama dan
aksesibilitas daerah
tertinggal dan
perbatasan
mendukung
pertumbuhan dan
pemerataan
Ol - Tingkat aksesibilitas
jalan jalur utama daerah
tertinggal dan perbatasan
lqn per 1OO
km.
2,70 2,@ 2,U 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 - Panjang jalan tol
yang beroperasi
(kumulatif angka dasar
tahun 2020)
lsn(kuEulati0 751 (2023) 994 5,134 145 - Kcment rien
Pekerjaan Umum
03 - Kondisi mantap jalan
nasional/provinsi/kabup
aten/kota
persen 92/70/53/81 9417tlffilg2 98/76/66/85 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
03.01.01.01
PRO-P: Penanganan Konektivitas Jalan/Jembatan Lintas Utama Pulau
SK No 122143 C
berkas 3, hlm. 133 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 TstrCpt 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.01.01.02
PRO-P: Penanganan Konektivitas Jalan/Jembatan Non Lintas Utama
03.01.01.03
PRO-P: Penanganan Konektivitas Jalan mendukung Kawasan Strategis Nasional
03.01.01.04
PRO-P: Penanganan !tuneJ.tivitas Jalan mendukung Simpul Transportasi dan/atau Terintegrasi dengan Hin erland
03.01.01.05
PRO-P: Penanganan Kone.ktivitas Jalan mendukung Wilayah Tertinggal dan Perbatasan
03.01.01.06
PRO-P: Peningkatan Konektivitas Jalan Berkeselamatan
03.01.01.09
PRO-P: Penanganan Jalan Da€f,ah
03.01.01.10
PRO-P: Peningkatan Tata Kelola Konektivitas Jalan
03.01.02
KP: Felrg€rabangan
KA PenumpanS Antar
Kota dan FEf,rEuatan
KA Angkutan Barang
Ol - Terwujudnya KA
penumpang antar
kota dan penguatan
KA angkutan barang
yang andal
Ol - Panjang jalur KA
yang beroperasi
krtr (kumulati0 6.880 (2023) 6.928 6.985 022 - Kementerian
Perhubungan
02 - Jalur XA yang
menggunakan
persinyalan elektrik
persen 63 12023) 65 70 O22 - KetiJ.e,Iftriai
Perhubungan
03 - Kondisi jalur KA
sesuai standar Track
Quality Ind.ex lTQll
kategori I dan 2
SK No l22l440
persen 93,85 (2023) 94 9a O22 - Kementerian
Perhubungan
berkas 3, hlm. 134 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.seline2o24 Target2o2s T8trEet2O29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.01.02.01
PRO-P FerabanguDan Jalur Kereta Api Antarkota
03.01.02.02
PRO-P: Peningkatan, Perawatan, dan Pengoperasian Prasarana Kereta Api mendukung Keandalan dan Keselamatan
03.ol.02.03
PRO-P: Penyediaan Loyaaarr Nonk@€f,sil Kereta Api
03.or.02.04
PRO-P: Peningkatan Tata Kelola Konektivitas Kereta Api
03.01.03
KP Pengembangan
Jaringan Pelabuhan
Terpadu
01 - Terwujudnya
jaringan pelabuhan
yang terpadu
Ol - Pelabuhan yang
ditingkatkan
kapasitasnya (kumulatif
an8l.a dasar tahun 2O2O)
lokasi
(kumulatif I)
72 86 142 022 - Kementerian
Fe(hubungan
02 - Penumpang
angkutan laut
nonkomersil
ribu
penumpang
r.444l2023l 1.637 2.022 022 - Kementerian
Perhubungan
03 - Muatan barang
angkutan laut
nonkomersil
ton 66O.66a QO23l 720.124 439-O43 022 - Kementerian
Perhubungan
04 - Tingkat keandalan
kenavigasian
SK No 122145 C
persen 92,33 12023) 94,U 95,57 022 - Kementerian
Perhubungan
03.01.03.01
PRO-P: Pembangunan dan Pengembangan Pelabuhan Laut
berkas 3, hlm. 135 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.01.03.02
PRO-P: Pembangunan dan Pengembangan Pelabuhan Laut mendukung Kawasan Prioritas
03.01.03.03
PRO-P: PeEbalryunan dan Petrg€rnba.ugan Pelabuhan Laut mendukung Kawasan Tertinggal dan Perbatasan
03.01.03.05
PRO-P: Penyediaan Layanan Angkutan Laut Penumpang dan Barang Nonkotnersit
03.01.03.06
PRO-P: Peningkatan Keselamatan dsrt Keamanan Pelayaran laut
03.ol.03.08
PRO-P: Peningkatan Tata Kelola Konektivitas Laut
03.01.04
KP: Pengembangan
Jaringan Bandara
Terpadu
Ol - Terwujudnya
ja*ryan bandara
yang t€f,padu untuk
mendukung
konektivitas wilayah
01 - Bandara yang
dibangun dan
dikembangkan (kumulatif
angka dasar tahun 2020)
lokasi
(kumulatif )
r0o (2023) l16 t2t 022 - Kementerian
Perhubungan
02 - Jumlah layanan
nonkomersil angkutan
udara penumpang datr
kargo
layanan 261 (2023) 313 408 022 - Kementerian
Perhubungan
03 - Persentase
kepatuhan keamanan
penerbangan
SK No 122147 C
persen 80,58 (2023) 77 81 022 - Kementerian
Perhubungan
berkas 3, hlm. 136 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.01.04.01
PRO-P: Pembangunan daE Pengembangan Bandara
03.01.04.02
PRO-P: Pembangunan daa Pengembangan Bandara mendukung Kawasan Prioritas
03.ol.04.03
PRO-P: Pc@baDguaan dan Pengembangan Bandara mendukung Kawasan Tertinggal dan Perbatasan
03.01.04.04
PRO-P: Penyelenggaraan Layanan Nonkomersil Angkutan Udara Penumpang
03.01.04.05
PRO-P: Penyelenggaraan Layanan Nonkomersil Kargo Udara
03.01.04.06
PRO-P: Keselamatan dan Keamanan Penerbangan
03.ol.04.07
PRO-P: Peningkatan Tata Kelola Konektivitas Udara
03.01.05
KP: Penguatan
Konektivitas Darat
dan Keselamatan Lalu
Lintas dan Angkutan
Jalan
01 - Terwujudnya
konektivitas darat
dan keselamatan lalu
lintas dan angkutan
jalan yang berkualitas
0l - Pelabuhan
penyeberangan yang
beroperasi
lokasi
(kumulatif) l)
23O (2023) 235 242 022 - Kementerian
Perhubungan
02 - Terminal penumpang
yang beroperasi
lokasi
(kumulatif
r 13 (2023) 115 119 022 - Kementerian
Perhubungan
03 - Lokasi rawan
kecelakaan yang
ditangani
SK No 122148 C
lokasi 179 (2023) 534 574 022 - Kementerian
Perhubungan
berkas 3, hlm. 137 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseline2o24 T8rget2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.01.05.01
PRO-P Pengembangan/Pembangunan/Rehabilitasi Pelabuhan Sungai, Danau, dan Penyeberangan
03.01.05.02
PRO-P Pembangunan Sarana Angkutan Penyeberangan
03.ol.05.03
PRO-P: Penyelenggaraan layanan Angkutan Jalan, Multimoda, datr Angkutan Penyeberangan Nonkomersil ke Daerah 3TP
03.ol.05.04
PRO-P: Peningkatan Keselamatan Angkutan Darat
03.01.05.05
PRO-P: Pengembangan/Pembangunan Simpul Konektivitas Darat
m.0r.05.06
PRO-P: Peningkatan Tata Kelola Konektivitas Darat
03.01.06
KP Pengembangan
Sistem Angkutan
Umum Massal
Perkotaan
O I - Terwujudnya
sistem angkutan
umum massa.l
perkotaan yang
efisien
Ol - Pengembangan
sistem angkutan uEum
massal perkotaan
kumulatif angka dasar
tahun 2020)
kota
(kumulatif)
6 (2023) l0 20 022 - Kementerian
Perhubungan
02 - Ketersediaan
angkutan umum massal
perkotaan berbasis jalan
juta
penumpang
per hari
r,4l2o23l t,42 1,56 022 - Kementerian
Perhubungan
SK No l22l49C
berkas 3, hlm. 138 OCR
PRESIOEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 20.25 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Ketersediaan
angkutan uEuE massal
perkotaan berbasis rel
juta
penumpang
per hari
2,949 l2023l 2,825 2,436 022 - Kementerian
Perhubungan
04 - Infrastru.ktur jalan
perkotaan yang dibangun
(kumulatif angka dasa,
tahun 2020)
kE (kumulatif 34,50 (2023) 54,5 155 145 - Kementerian
Pekerjaan UEUE
03.01.06.01
PRO-P: PqnaerabanEan Angkutan Umum Massal Perkotaan Berbasis Jalan
03.01.06.02
PRO-P: Pengembangan Angkutan UEUE Massal Perkotaan Berbasis Rel
03.ol.06.03
PRO-Pi Pengembangan Tata Kelola Angkutan Umum Massal Perkotaan
03.01.06.04
PRO-P: Jalan Perkotaan
03.01.07
KP: Pengembangan
SDM untuk
Peningkatan Kinerja
Layanan Transportasi
Ol - Meningkatnya
kualitas dan
kapasitas SDM
transportasi yang
berdaya saing
01 - Tingkat lulusan SDM
transportasi yang
bersertifikat kompetensi
persen 92 (2023!. 92 94 022 - Kementerian
Perhubungan
02 - Tingkat penyerapan
lulusan pembentukan
SDM transportasi
SK No l22l500
persen 85,r (2023) 70 70 022 - Kementerian
Perhubungan
berkas 3, hlm. 139 OCR
,(
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.01.07.01
PRO-P: Pengembangan Pendidikan Vokasi SDM Transportasi
03.ol.07.02
PRO-P: Pemenuhan Infrastruktur Penunjang SDM Transportasi
03.01.07.03
PRO-P Fadrukatm Prrabef,dqlaan Masyarakat Bidang Transportasi
03.01.07.04
PRO-P: Peningkatan Tata Kelola Pengembangan SDM Transportasi
03.01.08
KP Peningkatan
Layanan Pencarian
dan Pertolongan
Kecelakaan
Transportasi
01 - Meningkatnya
layanan pencarian
dan pertolongan pada
kecelakaan
transportasi
Ol - P€f,s€ntase
pemenuhan infrastruktur
pencarian dan
pertolongan
persen 42,10 (2023) 44,59 60,94 rO7 - Badan SAR
Nasional
02 - Ketersediaan SDM
Pencarian dan
pertolongan yang terlatih
(kumulatif angka dasar
tahun 2020)
orang s.155 (2023) 12.558 24.808 107 - Badan SAR
Nasional
03.01.08.01
PRO-P: Penyediaan Infrastruktur Pencarian dan Pertolongan (SAR)
03.01.08.02
PRO-P: Peningkatan SDM Pencarian dan Pertolongan (SAR)
SK No l22l5l0
berkas 3, hlm. 140 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseliv2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
PcngarEpu
03.01.08.03
PRO-P: Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR)
03.02
PP: Peningkatan
Konektivitas Digital
dan Transisi En€f,gi
Listrik
Ol - Meningkatnya
pembangunan TIK di
tingkat nasional
01 - Indeks
Pembangunan TIK (IPTIK)
nasional
5,90 (2023) 6,lo 6,30 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
O59 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
02 - Meningkatnya
transformasi digital
01 - Indeks Transformasi
Digital Nasional (ITDN)
49,20 (2022) 50,80 52,53
03 - Meningkatnya
pembangunan
infrastruktur
ketenagalistrikan
berkualitas
01 - Konsumsi listrik per
kapita
kwr r.337 l2o23l 1.464 1.720
03.02.01
KP Penguatan
Infrastruktur
Telekomunikasi, Fos
dan Penyiaran
Ol - Meningkatnya
cakupan dan kualitas
di bidang
telekomunikasi, pos
dan penyiaran
Ol - Jangkauan jaringan
fiber optik per kecamatan
persen 70,53 (2023!. 90 02 - Tran$ormasi
Ekonomi
059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
059 - Kementerian
Komunikasi dsn Digital
117 - Lembaga Penyiaran
Publik Televisi Republik
Indonesia
78
02 - Integrated. Ind.ex for
Postal Dewlow@nt (2lPDl
50 l2o22l 60 78
03 - Jangkauan
penyiaran televisi siaran
digital tcrcatrial
penerimaan tetap tidak
bfrbaysf (free to at)pet
populasi
p€f,s€lr 7344 (2023l. 74 7a
SK No 122152 C
berkas 3, hlm. 141 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
koyd< Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Ba.selitt€zo24 Targpt2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
(Koordinator/
Pengampu
04 - Jangkauan
penyiaran radio terestrial
per populasi
persen 70 (2023l- 73 85 I 16 - Lembaga Penyiaran
Publik Radio Republik
Indonesia
059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
059 - Kementerian
Komunikasi dar Digital
I 16 - Lembaga Penyiaran
Publik Radio Republik
Indonesia
059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
05 - Jangkauan jaringan
pita lebar bergerak
(mobile broadband) pet
populasi
persen 97,16 l2023l 97,30 98
06 - Pelanggan terlayani
jaringan pita lebar tetap
(fixed broodbo d)
terhadap total rumah
tangga
pcf3qr 20,42 l2023l 30 50
07 - PenEgurE internet persen 79,50 81,rO 47,50
08 - Pertumbuhan
pengakses streaming
siaran radio digital
persen 3r l2o23l 35 120
02 - Meningkatnya
kualitas internet pita
lebar (broadband)
nasional
Ol - Kecepatan internet
jaringan pita lebar tetap
6red. broadband)
Mbps 32,10 37 100
02 - Kecepatan internet
jaringan pita lebar
bergerak (mobile
broadband)
SK No 122153 C
Mbps 38,91 (2023) 50 100 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
,(
berkas 3, hlm. 142 OCR
I
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Tgtrgpt 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Rasio harga layanan
jaringan pita lebar tetap
terhadap pendapatan pcr
kapita
persen 8,41 (2021) 4,50 2,50 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
03.02.01.001
PRO-R Pemerataan Jaringan Telekomunikasi dan Akses Internet Cepat
03.02.01.002
PRO-P Pemerataan dan Pemenuhan Layanan Pos dan Logistik Digital
03.02.01.003
PRO-P F!f,luasan Layanan Penyiaran Digital dan Multiplatform
03.02.01.004
PRO-P: Pengembangan Regulasi dan Pendanaan Dukungan Infrastruktur Digital
03.02.01.005
PRO-P: Pengelolaan dan Pemanfaatan Spektrum Frekuensi dan Satelit
03.02.02
KP: Pengembangan
dan Peningkatan
Ekosistem Digital
01 - Meningkatnya
ekosistem digital
untuk mendukung
pemerintah dan
masyarakat digital
0l - Indeks Transformasi
Digital Nasional Pilar
Masyarakat
51,75 (2022!. 52,08 52,24 02 - Transformasi
Ekonomi
059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
02 - Indeks Transformasi
Digital Nasional Pilar
Pemerintah
51,13 (2022) 54,05 57,65 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
03 - Kapasitas pusat data watt per kapita
per kapita
SK No 122154C
o,74 I,47 6,47 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
berkas 3, hlm. 143 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselirc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Indeks Ruang Digital
Kondusif
- (indikator
baru)
3 3,8 059 - Kementerian
Komunikasi dan Digital
03.02.02.001
PRO-P: Peningkatan Infrastruktur Pendukung Layanan Publik Digital
03.02.02.002
PRO-P: Peningkatan Layanan Masyarakat daE Pemanfaatan Ruang Digital
03.02.02.003
PRO-P: Pengembangan Regulasi, Kelembagaan, Tata Kelola, dan Pendanaan
03.02.02.004
PRO-P: Rtu€t dan Pengembangan Ekosistem Digital
03.02.02.005
PRO-P: Pengembangan dan Pemanfaatan Aplikasi Srpe?latFrm
03.02.02.006
PRO-P: Pengembangan dan Pemanfaatan Elnerytag Technology
03.02.03
KP: Pembangunan
Pembangkit TcnaSa
Listrik Beban Dasar
dan variabel
Ol - Terbangunnya
infrastruktur
pembangkit list k
yang andal
0l - Kapasitas
pembangkit listrik
(kumulatif angka dasar
tahun 2023)
GW (kumulatif) 9 r (2023) 10O 02 - Transformasi
Ekonomi
020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
93,9
SK No 122155 C
02 - Penurunan emisi
pembangkitan htrik
juta ton CO, 15,32 (2023) 16,41 2L,11
berkas 3, hlm. 144 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek kiGitas
Sasaran Indikator Satuan Ea.seline2o24 Target2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Produksi tenaga
listrik
GWh 323.320 (2023) 363.044 451.364 O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
03.02.03.01
PRO-P: Pembangunan Pembangkit Listrik Beban Dasar dan Variabel serta Sistem Penyimpanan Energi
03.02.03.02
PRO-P: Pengubahan Bahar Bakar Pembangkit Listrik yaDA Rcodah Karbon
03.02.04
KP: Pembangunan
Infrastruktur
Jaringan
Ketenagalbtrikan dan
Di8italiBaBinya
0f - Meningkatnya
kapasitas
infrastruktur jaringan
&naga listrik
0f - Panjang jaringan
transmisi t€ru8a listrik
lqns 2.406 (2023) 2.152 15.206 02 - Transformasi
Ekonomi
O20 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
O2O - Kementerian Energi
darr Sumber Daya
Mineral
020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
O2O - Kementerian Energi
dalt Sumber Daya
Mineral
02 - Kapasitas gardu
induk
MVA 5.360 (2023) 1.510 25.320
03 - Panjang jaringan
distribusi tenaga listrik
l(rns 22.494 QO23l tt.7 t4 lo-761
04 - Kapasitas gardu
distribusi
MVA 1.277 (2023) 1.9 1.873
SK No 1221560
05 - Rasio elektrifikasi
nasional
persen 99,79 (2023) -100 -100
berkas 3, hlm. 145 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proye.k Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselh92o24 TarEet2O2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
06 - SAIDI/SAIFI
nasional
fatul
pelanggan/
tahun)/ (kali
/pelanggan/
tahun)
s,6 I 4,27
(2023)
ssa I 4,07 4,% l 3,76 O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
07 - Susut jaringan persen 8,73 4,72 8,43
03.02.04.01
PRO-P: Pembangunan Jaringan Transmisi dan Interkoneksi Dalam dan Antar Pulau (Super Grid)
03.02.04.02
PRO-P: Fe lbangunafl Jaringan Distribusi dan Terisolasi serta Listrik Pedesaan
03.02.04.03
PRO-Pi Digitalisasi Infrastruktur Ketenagalistrikan
03.02.05
KP Perluasan
Jangkauan
Infrastruktur Tenaga
Listrik
Ol - Meningkatnya
jangkauan
infrastruktur tenaga
listrik
01 - SPKLU dan private
durging station
terpasang (kumulatif
angka dasar tahun 2023)
7.557 02 - Transformasi
Ekonomi
020 - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
unit 932 l2023l 2.060
02 - SPBKLU terpasang
(kumulatif angka dasar
tahun 2023)
SK No 122158 C
unit 1.772l2023l 2.070 3.031
berkas 3, hlm. 146 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselirc2o24 Targd-202s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Koneksi tenaga
listrik tambahan yang
berkualitas
unit 131.600 (2023) 100.000 100.000 O2O - Kementerian Energi
dan Sumber Daya
Mineral
03.02.05.01
PRO-P: Pengembangan Koneksi Tenaga Listrik
03.02.05.02
PRO-P: Pengembangan Infrastruktur SPKLU dan SPtsKLU
03.03
PP Peningkatan
Produktivitas UMKM
dan Koperasi
0l - Meningkatnya
kontribusi UMKM dan
koperasi terhadap
pertumbuhan
ekonomi dan
penciptaan lapangan
kerja formal
01 - Rasio volume usaha
koperasi terhadap PDB
persen 1,07 (2021) l,lo 1,20 149 - Kementerian
Koperasi
150 - Kementerian Usaha
Mikro, Kecil, dan
Menengah
150 - Kementerian Usaha
Mikro, Kecil, dan
Menengah
02 - Proporsi jumlah
usaha kecil dan
menengah
persen 3,06 3,10 3,30
03 - Rasio kewirausahaan persen 3,08 3,10 3,60
03.03.01
NP: Pengembangan
Koperasi Sektor
Produksi
01 - Meningkatnya
kontribusi koperasi
sektor produksi
terhadap total
kontribusi koperasi
01 - Proporsi volume
usaha koperasi sektor
produksi terhadap total
volume usaha koperasi
IO,OO 02 - Transformasi
Ekonomi
149 - Kementerian
Koperasi
persen ast (2022) 8,54
03.03.01.01
PRO-P: Pengembangan Usaha Koperasi
SK No l22l590
berkas 3, hlm. 147 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BaseliE2o24 Tdrget2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
03.03.01.02
PRO-P: Peningkatan P€f,an dan Kapasitas Kelembagaan Koperasi
03.03.01.03
PRO-P: Penguatan Kapasitas SDM dan Reputasi Koperasi
03.03.01.04
PRO-P: Penguatan Sistem Pengawasan lfup€rasi
03.03.02
KP Peningkatan
Kapasitas Usaha dan
Akses Sumber Daya
Produktif
Ol - Meningkatnya
kapasitas usaha dan
akses UMKM pada
sumber daya
produktif
Ol - Proporsi UMKM yang
memiliki izin usaha
persen 24,0 02 - Transformasi
Ekonomi
150 - Kementerian Usaha
Mikro, Kecil, dan
Menengah
150 - Kementerian Usaha
Mikro, Kecil, dan
Menengah
ta,& 19,5
02 - Proporsi kredit
UMKM terhadap kredit
perbankan
persen 20,32 (2023) 21,6 25,0
03.03.02.01
PRO-P: Pemanfaatan Teknologi, Riset, dan Inovasi
03.03.02.02
PRO-P: Perluasan Akses dan Inovasi Pembiayaan
03.03.02.03
PRO-P: Fasilitasi Kemitraan dan Akses Pasar
03.03.02.04
PRO-P Formalisasi Usaha serta Standardisasi dan Sertifikasi Produk
SK No 122160 C
berkas 3, hlm. 148 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProJrck Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseli,t€2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.03.02.05
PRO-P Penyusunan Konsep dan Kebijakan UMKM Berkelanjutan
03.03.03
KP: Pengembangan
Kewirausahaan
01 - Meningkatnya
jumlah orang
berusaha dibantu
buruh tetap
01 - Rasio pelaku usaha
dibantu buruh tetap
terhadap pelaku usaha
dibantu buruh
23,0 02 - Transformasi
Ekonomi
15O - Kementerian Usaha
Mikro, Kecil, dan
Menengah
persen 18,99 19,4
03.03.03.01
PRO-P: Integrasi dan Pemanfaatan Basis Data Tunggal UMKM datr Koperasi
03.03.03.02
PRO-P: Integrasi Layanan Usaha
03.03.03.03
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Tenaga Kerja UMKM
03.03.03.04
PRo-P Inkubasi dan Pendampingan wirausaha Inklusif dan Berkelanjutan
03.04
PP: Pendalaman
Sektor Keuangan
0f - Peningkatan
pendalaman sektor
keuangan
0l - Aset perbankan/PDB persen 57,2 (20231 66,9 77,2 Otoritas Jasa Keuangan
02 - Aset dana
pensiun/PDB
persen 7,3 (2023) 8,0 Lt,2 Otoritas Jasa keuangan
9,1 10,5 Otoritas Jasa keuangan 03 - Aset asuransi/PDB persen 9,O (2023l.
04 - Kapitalisasi pasar
modal/PDB
SK No 122161 C
persen ss,9 (2023) 57,8 68,0 Otoritas Jasa keuangan
berkas 3, hlm. 149 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.seli@2024 Targct2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
05 - Total kredit/PDB persen 33,9 (2023) 37,8 46,4 Otoritas Jasa keuangan
91,0 93,0 Otoritas Jasa keuangan 06 - Inklusi keuangan persen aa,7 (2023)
03.04.01
KP: Penguatan Peran
P€rbenkEn
0f - Meningkatnya
peran perbankan
Ol - Totd DPK/PDB persen 40,5 (2023) 43,0 50,9 Otoritas Jasa Keuangan
02 - Rasio kredit UMKM
terhadap total Mit
persen 20,55 (2023) 21,58 25,OO Otoritas Jasa Keuangan
03.04.01.001
PRO-P: Keberagaman Produk Perbankan
03.04.01.002
PRO-P: l&edit Sektor Produktif
03.04.01.003
PRO-P: Kredit Penyediaan PeruBahan
03.04.01.004
PRO-P: Kredit Sektor Berkelanjutan
03.04.02
KP: Penguatan Peran
Sektor Keuangan
Nonbank
Ol - Memperkuat
peran sektor
keuangan nonbank
0l - Densitas dana
pensiun
juta rupiah 0,98 (2023) 1,05 1,51 Otoritas Jasa Keuangan
02 - Penetrasi asuransi persen 2,8 (2023) 2,9 3,4 Otoritas Jasa Keuangan
SK No l22l62C
03 - Nilai transaksi
saham/PDB
persen 16,0 (2023) 19,8 23,9 Otoritas Jasa Keuangan
03.04.02.001
PRO-P: Penetrasi dan Densitas Dana Pensiun
berkas 3, hlm. 150 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselirc2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.04.02.002
PRO-P: Penetrasi dan Densitas Asuransi
03.04.02.003
PRO-P: Pendalaman Pasar Modal
03.04.03
KP: Peningkatan
Inklusi dan Literasi
Keuangan
Of - Meningkatnya
inklusi dan literasi
keuangan
01 - Indeks Literasi
Keuangan
persen 51,20 (2023) 57,25 69,35 035 - IGrocntcf,ian
Koordinator Bidang
Perekonomian
03.04.03.001
PRO-P Literasi dan Edukasi Keuangan
03.04.03.002
PRO-P: Perlindungan Konsumen
03.04.03.003
PRO-P: layanan Keuangan pada Sektor Pemerintah
03.04.03.004
PRO-P: Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
03.04.03.005
PRO-P: Fasilitasi Intermediasi dan Saluran Distribusi
03.04.03.006
PRO-P: Infrastruktur dan Teknologi Informasi Keuangan
SK No 1221630
berkas 3, hlm. 151 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 TargEt2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.04.03.007
PRO-P: Ekosistem Pendukung Sektor Keuangan
03.05
PP: Pembangunan
Pariwisata
Berkualitas dan
Berkelanjutan
Ol - meningkatnya
nilai tambah dan daya
saing kepariwisataan
Borobudur-
Yogyakarta-
Prambanan
Ol - Pengeluaran
wisatawan mancanegara
USD per
kunjungan
1.239120231 1.300-1.381,3 1.600-1.672 147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Tenaga Leda
pariwisata
juta orang 22,89 (2022) 25,75 29,OO 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Indeks
Pembangunan Pariwisata
(Ivauel & Tourism
Development Index,
terbit biendal tahun
genap)
peringkat
(ro( besar)
22 22* 20r 147 - Kementerian
Pariwisata
04 - Kunjungan
'wisatawan mancanegara
juta
kunjungan
I r,57 (2023) 14,6-16,0 20,o-23,5 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Perjalanan
wisatawan nusantara
juta perjalanan 852,80 (2023) 1.084 1.500 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.01
KP Percepatan
Pembangunan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Borobudur-
Yogyakarta-
Prambanan
Ol - Meningkatnya
nilai tambah dan daya
saing kepariwisataan
Borobudur-
Yogyakarta-
Prambanan
0l - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
Borobudur-Yogyakarta-
Prambanan
juta rupiah 19.976.019,1 22.023.561,06
(2023)
26.769.776,11 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
Borobudur-Yogyakarta-
Prambanan
SK No 1221640
miliar rupiah 10.878,30
(20 r8)
23.672,34 30.776,00 147 - Kementerian
Pariwisata
berkas 3, hlm. 152 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselirczo24 Target2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Devisa pariwisata
Borobudur-Yogyakarta-
Prambanan
juta USD 334 (2018) 718,37 931,00 147 - Kementerian
Pariwisata
04 - TetraAa kerja
pariwisata Borobudur-
Yogyakarta-Prambanan
(Jawa Tengah)
orang 2.925.7 t5
(2022)
3.280.514 3.421.392 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Investasi sektor
pariwisata Borobudur-
Yogyakarta-Prambanan
juta rupiah 955.099,60
(2023!.
t.tgt.22432 1.853.052,41 147 - Kementerian
Pariwisata
07 - Tenaga k€da
pariwisata Borobudur-
Yogyakarta-Prambanan
(DIY)
orang 439.029 (2022l- 454.432 475.814 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.01.001
PRO-P: Aksesibilitas Pariwisata Borobudur-Yogyakarta-Prambanan
03.05.01.002
PRO-P: Pengembangan Atraksi Berbasis Pelestarian Kearifan Budaya Jawa dan ziarah, termasuk Event Berkualitas dan Warisan Geologi, di
Borobudur-Yogyakarta-Prambanan
03.05.01.003
PRO-P: Pembangunan Prasarana Umum, Fasilitas Umum, dart Amenitas Penunjang Pariwisata Borobudur-Yogyakarta-Prambanan
03.05.01.004
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dan Layanan Pariwisata Borobudur-Yogyakarta-Prambanan
SK No 1221660
berkas 3, hlm. 153 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek* Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Boselirg2o24 faryat2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
FengaEpu
03.05.01.005
PRO-P Pemasaran Pariwisata Borcbudur-YoB.ak rta-Prambanan
03.05.01.006
PRO-P Pengembangan Industri, Usaha Masyarakat, dar Investasi Pariwisata Borobudur-Yogyakarta-Prambanan
03.05.01.007
PRO-P Keamanan, Keselamatan, dan Kemitigasian Bencana Borobudur-Yogyakarta-Prambanan
03.05.02
KP: Penguatan
Destinasi Regeneratif
Bali
Ol - Meningkatnya
kesesuaian kualitas
daya dukung dan
daya tampung
pariwisata, serta
kualitas rantai pasok
pariwisata Bali
0l - PDRB Bel(tor
penyediaan akomodasi
dan makan minum Bali
juta rupiah 9.643.173,97 60.288.199,30
12023)
73.280.683,05 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara Bali
miliar rupiah 101.325,81
2023)
123.500,99 183.472,56 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Devisa pariwisata
Bali
juta usD 9.364,00
(2019)
12.665,99 15.540,00 147 - IGm€otef,ian
Pariwisata
04 - Tenaga kerja
pariwisata Bali
orang 622.432 l2o22l 644.270 674.584 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Investasi sektor
pariwisata Bali
juta rupiah 7.54? .9t9,45
(2023)
9.413.987,20 14.644.221,75 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.02.001
PRO-P Penataan Infrastruktur dan Amenitas Pariwisata Sarbagita
03.05.02.002
PRO-R Pengembangan Transportasi Umum Ramah Lingkungan Bali
03.05.02.003
PRO-R Pengembangan Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas Bali Utara
SK No 122167 C
berkas 3, hlm. 154 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Terytc- 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.02.004
PRO-P Pengelolaan Risiko Lingkungan dan Sosial Bali
03.05.02.005
PRO-P Pengembangan SDM dan Kebudayaan Bali
03.05.02.006
PRO-P: homosi dan Branding Bali sebagai Destinasi Terbaik di Dunia
03.05.03
KP Penguatan
Destinasi Regeneratif
Kepulauan Riau
Ol - Meningkatnya
kesesuaian kualitas
daya dukung dan
daya tampung
pariwisata, s€rta
kualitas rantai pasok
pariwisata Kepulauan
Riau
Ol - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
Kepulauan Riau
juta rupiah 6.301.872,6
(2023t-
6.947.814,54 8.445.112,00 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
Kepulauan Riau
miliar rupiah 5.413,10
(2019)
5.819,81 11.642,70 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Devisa pariwisata
Kepulauan Riau
juta USD 2.001,1 (2019) 2.470,43 4.770,20 147 - Kementerian
Pariwisata
04 - Tenaga k€da
pariwisata Kepulauan
Riau
orang 236.159 (2022!, 294.642 395.744 147 - K€mcntcf,ialr
Pariwisata
05 - Investasi seJ.tor
pariwisata Kepulauan
Riau
juta rupiah 2.355.1r r,35
(2023!.
2.937.364,16 4.569.308,55 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.03.001
PRO-P: Peningkatan Konektivitas Batam-Bintan
SK No 122168 C
berkas 3, hlm. 155 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bdselirc2o24 TarEct2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.03.002
PRO-P: Pengembangan Pariwisata Ramah Muslim dan Wisata Kesehatan
03.05.03.003
PRO-P: Penguatan Identitas KTA Batam, Bintan, dan Natuna
03.05.03.004
PRO-P: Akselerasi U<otroEi Biru di Natuna
03.05.03.005
PRO-P: Pengelolaan Risiko Lingkungan dan Sosial Kepulauan Riau
03.05.03.006
PRO-P: Pengembangan SDM Pariwisata dan Kebudayaan Melayu Kepulauan Riau
03.05.03.007
PRO-P: Pengembangan Sistem Transportasi Ramah Lingkungan
03.05.04
KP: Penguatan
Destinasi Regeneratif
Greater Jakarta
Ol - Meningkatnya
kesesuaian kualitas
daya dukung dalr
daya tampung
pariwisata, serta
kualitas rantai pasok
pariwisata Jakartq
Ol - PDRB s€lftor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
greater Jakarta
juta rupiah 191.980.855,2 21 1.658.492,86
(2023)
257.272.707,14 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
gr@ter Jakarta
miliar rupiah 367.760,29
(2023)
421.99'3,70 555.633,24 147 - Kementerian
Pariwisata
SK No 122169 C
03 - Devisa pariwisata
Jakarta
juta usD 2.291,a (2019) 3.439,37 4.708,60 147 - Kementerian
Pariwisata
berkas 3, hlm. 156 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselirc2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Fcdgarlpu
04 - Tenaga kerja
pariwisata grgoter
Jakarta (DI(l)
orang t.479.227
(2022)
1.537.529 1.618.855 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Tenaga kerja
pariwisata greater
Jakarta (Jawa Barat)
orang 4.978.804
(2022)
5.591.063 6.526.097 147 - Kementerian
Pariwisata
06 - Tenaga kerja
pariwisata greater
Jakarta (Banten)
orang 1.230.545
(2022)
r.523.452 2.025.213 147 - Kementerian
Pariwisata
07 - Investasi sektor
pariwisata gre4tet
Jakarta
juta rupiah 12.650.725,3 14.130.860,16 21.997.903,42
(2023)
147 - Kementerian
Pariwisata
03.os.04.001
PRO-Pi Transformasi Jakarta sebagai Kota Global
03.05.04.002
PRO-P: Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
03.05.04.003
PRO-P: Pengurangan Emisi dflr Pengelolaan Lingkungan
03.05.04.004
PRO-P: Penguatan Destinasi Wisata Urban dan MICE
03.05.04.005
PRO-P Pengarusutamaan Pariwisata Berkelanjutan
SK No 122170 C
berkas 3, hlm. 157 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselire2o24 TarEel2O2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.04.006
PRO-P: FEoA€@ban8an SDM Pariwisata Berstandar Internasional
03.05.05
I(P: Pcf,ccpatan
Pembangunan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Lombok-Gili
Tramena
0f - Meningkatnya
nilai tambah dan daya
saing kepariwisataan
Lombok-Gili Tramena
Ol - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
Lombok-Gili Tramena
juta rupiah 2.206.361,02
(2023)
2.432.513,02 2.956.734,78 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
Lombok-Gili Tramena
miliar rupiah 5.666,50
(2018)
14.850,43 28.971,58 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Devisa pariwisata
Lombok-Gili Tramena
juta USD 29O (20ral 800,60 1.659,00 147 - Kementerian
Pariwisata
04 - Tenaga kerja
pariwisata Lombok-Gili
Tramena
orang 4 .9s2 (2022!- 544.460 748.244 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Investasi sektor
pariwisata Lombok-Gili
Tramena
juta rupiah 4.488.604,30
(2023)
5.598.319,34 4.704.640,46 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.05.001
PRO-P Aksesibilitas Pariwisata Lombok-Gili Tramena
03.05.05.002
PRO-P Pengembangan Atraksi termasuk Event Berkualitas dan Warisan Geologi Lombok-Gili Tramena
SK No 122171 C
berkas 3, hlm. 158 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselhe2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.05.003
PRO-P: Pembangunan Sarana Prasarana Umum, Fasilitas Umum, dan Amenitas Pariwisata Lombok-Gili Tramena
03.05.05.0(N
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dan Layanan Pariwisata Lombok-Gili Tramena
03.05.05.005
PRO-P: Pemasaran Pariwisata Lombok-Gili Tramena
03.05.05.006
PRO-P: Pengembangan Industri, Usaha Masyarakat, dan Investasi Pariwisata Lombok-Gili Tramena
03.05.05.007
PRO-P: Keamanan, Keselamatan, dan Kemitigasian Bencana Lombok-Gili Tram€(ra
03_05.05.(x)a
PRO-P: Fasilitasi Kawasan Ekonomi Khusus
03.05.06
KP Pengembangan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Manado-
Likupang
0l - Meningkatnya
nilai tambah dan daya
saing kepariwisataan
Manado-Likupang
Ol - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
Manado-Likupang
juta rupiah 2.573.717,65
(2023)
2.437.523,71 3.449.027,& 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
Manado-Likupang
miliar rupiah 6.491,89
(2019)
4.942,47 17.232,90 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Devisa pariwisata
Manado-Likupang
SK No 122172 C
juta USD 139(2019) 267,09 427,OO 147 - Kementerian
Pariwisata
berkas 3, hlm. 159 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Tgtrgtc- 2025 Tgfgei 20,29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Tenaga kerja
pariwisata Menado-
Likupang
orang 204.674 ln22l 219.919 235.860 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Investasi sektor
pariwisata Manado-
Likupang
juta rupiah 774.326,55
12023)
965.762,85 1.502.322,56 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.06.001
PRO-P: Aksesibilitas Pariwisata Manado-Likupang
03.05.06.002
PRO-R Pengembangan Atraksi termasuk Event Berkualitas dan Warhalr Geologi Manado-Likupang
03.05.06.003
PRO-P: Pembangunan Prasarana Umum, Fasilitas Umum, dar Amenitas Penunjang Pariwisata Manado-Likupang
03.05.06.004
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dan Layanan Pariwisata Manado-Likupang
03.05.06.005
PRO-P Pemasaran Pariwisata Manado-Likupang
03.05.06.006
PRO-P: Pengembangan Industri, Usaha Masyarakat, dan Investasi Pariwisata Manado-Likupang
03.05.06.007
PRO-P: Keamanan, KeselanatEr, dan Kemitigasian Bencana Manado-Likupang
SK No 122173 C
berkas 3, hlm. 160 OCR
FR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Sletuen Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.06.008
PRO-P: Fasilitasi Kawasan Ekonomi Khusus
03.05.07
KP: Pengembangan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Bangka
Belitung
01 - Meningkatnya
kualitas dan
kuantitas terkait
aksesibilitas,
amenitas, dan tata
kelola di destinasi
pariwisata Bangka-
Belitung
0t - PDRB BeLtor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
Bangka Belitung
juta rupiah 3.281.893,64
{.2023)
3.614.153,73 4.398.051,36 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
Bangka Belitung
miliar rupiah 2.455,23
(2019)
13.161,89 21.763,57 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Devisa pariwisata
Bangka Belitung
juta usD 23,90 (2019) 41,54 78,30 147 - Kementerian
Pariwisata
04 - Tenaga kerja
pariwisata Bangka
Belitung
orang 98.106 (2022) 109.216 l26.0l I 147 - K.E ntcrian
Pariwisata
OS - Investasi sektor
pariwisata Bangka
Belitung
juta rupiah 527.458,60
12023)
657.861,84 1.023.357,60 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.07.001
PRO-P: Aksesibilitas Pariwisata Bangka-Belitung
03.05.07.002
PRO-P: Pengembangan Atraksi termasuk E rent Berkualitas dan Warisan Geologi Bangka-Belitung
SK No l22l74c
berkas 3, hlm. 161 OCR
Prioritas Nasiona.l/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Boseline2o24 Target 2025 Target 2029
AScrda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.07.003
PRO-R Pembangunan Prasarana Umum, Fasilitas Umum, dar Amenitas Penunjang Pariwisata Bangka-Belitung
03.05.07.004
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dan Layanan Pariwisata Bangka-Belitung
03.05.07.005
PRO-P: Pemasaran Pariwisata Bangka-Belitung
03.05.07.006
PRO-P: Pengembangan Industri, Usaha Masyarakat, dan Investasi Pariwisata Bangka-Belitung
03.05.07.007
PRO-P: Keamanan, Keselamatan, dan Kemitigasian Bencana Bangka-Belitung
03.05.07.008
PRO-P: Fasilitasi Kawasan Ekonomi Khusus
03.05.08
KP Percepatan
Pembangunan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Danau Toba
01 - Meningkatnya
nil,ai tambah dan daya
saing kepariwisataan
Danau Toba
Ol - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
Danau Toba
juta rupiah 2.193.003,64
(20221
2.417.786,51 2.938.834,62 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
Danau Toba
miliar rupiah 1.021 (2018) 2.048,41 2.619,69
SK No 122175 C
03 - Devisa pariwisata
Danau Toba
juta USD 73,r (2ol8l 163,91 263,80 147 - Kementerian
Pariwisata
berkas 3, hlm. 162 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselinc2o24 Target2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Tenaga kerja
pariwisata Danau Toba
orang 1.118.911
(20221
1.199.556 r.316.197 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Investasi sektor
pariwisata Danau Toba
juta rupiah 411.336,50
(2023)
513.030,98 798.061,37 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.08.001
PRO-P: Aksesibilitas Pariwisata Danau Toba
03.05.08.002
PRO-P: Pengembangan Atraksi termasuk Er/eaa Berkualitas dan Warisan Geologi Danau Toba
03.05.08.003
PRO-P: Pembangunan Prasarana Umum, Fasilitas Umum, dart Amenitas Penunjang Pariwisata Danau Toba
03.05.08.004
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dalr Layanan Pariwisata Danau Toba
03.05.08.005
PRO-P: Pemasaran Pariwisata Danau Toba
03.05.08.006
PRO-P Pengembangan Industri, Usaha Masyarakat, dan Investasi Pariwisata Danau Toba
03.05.08.007
PRO-P: Keamanan, Kes€Iamat4, dan Kemitigasian Bencana Danau Toba
SK No 1221160
berkas 3, hlm. 163 OCR
REPUELIK INOONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan n Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselinp2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.09
KP: Pengembangan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Raja Ampat
01 - Meningkatnya
kualitas dan
kuantitas terkait
aksesibilitas,
amenitas, dan tata
kelola di destinasi
pariwisata Raja
Ampat
Ol - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum Raja
Ampat
juta rupiah 14.636,37
(2022t.
18.1!16,50 22.117,96 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
Raja Ampat
miliar rupiah 193,67 (2022) 290,40 501,08 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Devisa pariwisata
dari Raja Ampat
juta usD s (2019) 42,44 70,30 147 - Kementerian
Pariwisata
04 - Tenaga kerja
pariwisata Raja Ampat
orang 7.542 (2022) 9.054 11.552 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Investasi sektor
pariwisata Raja Ampat
juta rupiah 12.575,05
(2023)
15.683,97 24.397,69 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.09.001
PRO-P Aksesibilitas Pariwisata Raja Ampat
03.05.09.002
PRO-P Pengembangan Atraksi termasuk Event Berkualitas dan Warisan Geologi Raja Ampat
03.05.09.003
PRO-P: Pembangunan Prasarana Umum, Fasilitas Umum, dan Amenitas Penunjang Pariwisata Raja Ampat
03.05.09.004
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dan Layanan Pariwisata Raja Ampat
SK No 122177 C
berkas 3, hlm. 164 OCR
REPUEUK TNDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.seh,4.ez0z4 TarB€r'-2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.09.005
PRO-P Pemasaran Pariwisata Raja Ampat
03.05.09.006
PRO-P: Pengembangan Industri, U.aha Masyarakat, dtrr Investasi Pariwisata Raja Ampat
03.05.09.007
PRO-P: Keamanan, Keselamatan, dan Kemitigasian Bencana Raja Ampat
03.05.10
I(P: Percepatan
Pembangunan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Labuan Bajo
01 - Meningkatnya
nilai tambah dan daya
saing kepariwisataan
Labuan Bajo
01 - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
Labuan Bsdo
juta rupiah 38.850(2023) 42.8A9,25 52.062,72 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
miliar rupiah 974,49 1.175,23 2.448,59 147 - Kementerian
Pariwisata
juta USD 161 (2019) 243,52 637,U
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
Labuan Bajo
03 - Devisa pariwisata
Labuan Bajo
147 - Kementerian
Pariwisata
04 - Tenaga kerja
pariwisata Labuan Bajo
orang 251.87 (2023) 304.910 393.362 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Investasi sektor
pariwisata Labuan Bajo
juta rupiah 532.233,85
(2023)
663.417,72 1.032.62234 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.10.001
PRO-P: Aksesibilitas Pariwisata Labuan Bajo
SK No 122178 C
berkas 3, hlm. 165 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bd.seli'?32024 Targct2o25 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.10.002
PRO-P: Pengembangan Atraksi termasuk Event Berkualitas dan War:isan Geologi Labuan Bajo
03.05.10.003
PRO-P: Pembangunan kasaratra UEUE, Fasilitas Umum, dan Amenitas Pariwisata Labuan Bajo
03.05.10.004
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dan Layanan Pariwisata Labuan Bajo
03.05.10.005
PRO-P: Pemasaran Pariwisata Labuan Bajo
03.05.10.006
PRO-P: Pengembangan Industri, Usaha Masyarakat, dan Investasi Pariwisata Labuan Bajo
03.05.10.007
PRO-P: Keamanan, Keselqmatsrr, dan Kemitigasian Bencana Labuan Bajo
03.05.11
KP: Pengembangan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Bromo-
Tengger-Semeru
Ol - Meningkatnya
kualitas dan
kuantitas terkait
aksesibilitas,
amenitas, dan tata
kelola di destinasi
pariwisata Bromo-
Tengger-Semeru
01 - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
Bromo-Tengger-Semeru
juta rupiah 17.501.425,28 19.273.275,8
(2023l,
23.453.543,72 02 - TransforEasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara di
Bromo-Tengger-Semeru
miliar rupiah 838,7 1.112,12 3.437,90 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Devisa pariwisata
Bromo-Tengger-Semeru
SK No 122179 C
juta USD 4,0 (2019) 7,21 22,21 147 - Kementerian
Pariwisata
berkas 3, hlm. 166 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaSaran Indikator Satuan hseline2o24 Targct2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
04 - Telaga kerja
pariwisata Bromo-
Tengger-Semeru
orang 3.493.968
(2022)
3.954.841 4.665.259 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Investasi sektor
pariwisata Bromo-
Tengger-Semeru
juta rupiah 778.773,45
(2023)
971.309,16 1.510.950,29 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.11.001
PRO-P: Aksesibilitas Pariwisata BroEo-Tcngg.f, -Sc,r.i'u
03.05.11.002
PRO-P: Pengembangan Atraksi termasuk Event Berkualitas dan Warisan Geologi Bromo-Tengger-Semeru
03.05.11.003
PRO-P: Pembangunan Prasarana Umum, Fasilitas Umum, dan Amenitas Pariwisata Bromo-Tengger-Semeru
03.05.11.004
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dan Layanan Pariwisata Bromo-Tengger-Semeru
03.05.11.005
PRO-P Pemasaran Pariwisata Bromo-Tengger-Semeru
o3.o5.l l.006
PRO-P: Pengembangan Industri, Usaha Ma.syarakat, dan Investasi Pariwisata Bromo-Tengger-Semeru
03.05. r r.007
PRO-P: Keamanan, Keselamatan, dan Kemitigasian Bencana Bromo-Tengger-Semeru
SK No 122180 C
berkas 3, hlm. 167 OCR
-t67-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliv2o24 Target 2025 T6trgct2O29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.o5.l l.oo8
PRO-P: Fasilitasi Kawasan Ekonomi Khusus
03.05.12
KP: PcIB€obaDgan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Wakatobi
01 - Meningkatnya
kualitas dan
kuantitas terkait
aksesibilitas,
amenitas, dar tata
kelola di destinasi
pariwisata Wakatobi
01 - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
wakatobi
juta rupiah 35.525,73
(2023)
39.122,37 47.607,AA 02 - -Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
wakatobi
miliar rupiah 108 132,95 305,40 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Devisa pariwisata
Wakatobi
juta USD 7,44 9,38 23,76 147 - Keocnt€riafl
Pariwisata
04 - Tenaga kerja
pariwisata wakatobi
orang 209.447 (2022) 243.87 298.200 147 - Kementerian
Pariwisata
05 - Investasi sektor
pariwisata wakatobi
juta rupiah 31.376,65
(2023)
45.520,70 80.832,32 147 - Kementerian
Pariwisata
03.05.12.001
PRO-P: Aksesibilitas Pariwisata Wakatobi
03.05.12.002
PRO-P: Pengembangan Atraksi termasuk Event Berkualitas dan Warisan Geologi Wakatobi
03.05.12.003
PRO-P: Pembangunan Prasarana Umum, Fasilitas Umum, dan Amenitas Pariwisata Wakatobi
SK No 122181 C
berkas 3, hlm. 168 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinc2o24 Targct2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.12.004
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dar Layanan Pariwisata Wakatobi
03.05.12.005
PRO-P: Pemasaran Pariwisata Wakatobi
03.05.12.006
PRO-R Pengembangan Industri, Usaha Masyarakat, dan Investasi Pariwisata wakatobi
03.05.12.007
PRO-P Keamanan, Keselamatan, dan Kemitigasian Bencana wakatobi
03.05.13
I(P: Pengembangan
Destinasi Pariwisata
Prioritas Morotai
01 - Meningkatnya
kualitas dan
kuantitas terkait
aksesibilitas,
amenitas, dan tata
kelola di destinasi
pariwisata Morotai
Ol - PDRB sektor
penyediaan akomodasi
dan makan minum
Morotai
juta rupiah 2.544,92
(2023)
2.849,87 3.464,04 02 - Transformasi
Ekonomi
147 - Kementerian
Pariwisata
02 - Pendapatan dari
wisatawan nusantara
Morotai
miliar rupiah 103,92 (2022) 159,98 242,5 147 - Kementerian
Pariwisata
03 - Devisa pariwisata
Morotai
juta USD 0,69 o,78 1,56 147 - KcE nterian
Pariwisata
04 - TensSa kerja
pariwisata Morotai
orang 73.603 (2022) 82.835 96.971 147 - Kementerian
Pariwisata
SK No 122182 C
05 - Investasi sektor
pariwisata Morotai
juta rupiah r. r 5 r,65
(2023)
49.626,20 77.197,58 147 - Kementerian
Pariwisata
berkas 3, hlm. 169 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaSaran Indikator Satuan Baseline2o24 Targct2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.05.13.001
PRO-P: Aksesibilitas Pariwisata Morotai
03.05.13.002
PRO-P Pengembangan Atraksi termasuk Event Berkualitas dan Warisan Geologi Morotai
03.05.13.003
PRO-P: Pembangunan Prasarana Umum, Fasilitas UlauE, dan Amenitas Pariwisata Morotai
03.05.13.004
PRO-P: Pengembangan Keterampilan SDM dan layanan Pariwisata Morotai
03.05.13.005
PRO-P: Pemasaran Pariwisata Morotai
03.05.13.006
PRO-P: Pengembangan Industri, Usaha Masyarakat, dan Investasi Pariwisata Morotai
03.05.13.007
PRO-E Keamanan, Keselamatan, dan Kemitigasian Bencana Morotai
03.05.13.008
PRO-P Fasilitasi Kawasan Ekonomi Kreatif
03.06
PP: Penguatan
Ekosistem Ekonomi
Kreatif Berbasis
Kekayaan Intelektual
Ol - Meningkatnya
kinerja sektor
ekonomi kreatif
Ol - Laju pertumbuhan
PDB ekonomi kreatif
persen 5,30 (2022) 5,3-5,5 6,1 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
SK No 122183 C
02 - Pertumbuhan ekspor
ekonomi kreatif
persen -11,07 (2023) 4,9-5,2 6,0
berkas 3, hlm. 170 OCR
REPUBLIK INOONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo,selirc2o24 Target2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Jumlah tenaga kerja
elrcnolli kreatif
juta orang 24,92 (2023) 25,55 27,66 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
04 - Pertumbuhan
investasi ekonomi kreatif
persen 31,94 (2023) 5,5-7,3 7,0-8,0 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/Badan
Ekonomi Kreatif
03.06.01
KP: Penguatan
Ekosistem Pemampu
Ekonomi Kreatif
Ol - Meningkatnya
investasi ekonomi
kreatif
0l - Nilai investasi
ekonomi kreatif
triliun rupiah 89,33 (2023) 123,85-136,28 152,3-1811,71 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/Badan
Ekonomi Kreatif
03.06.01.01
PRO-P: Penguatan Data Ekonomi Kreatif
03.06.01.02
PRO-P: Penguatan Kolaborasi Pemangku Kepentingan Ekonomi Kreatif
03.06.01.03
PRO-P: Fasilitasi Kekayaan Intelektual Ekonomi Kreatif
03.06.01.04
PRO-P: Penguatan Komersialisasi Kekayaan Intelektual
03.06.01.05
PRO-P Pelindungan Hasil Kreativitas
03.06.or.06
PRO-P: Penguatan Jejaring dan Integrasi Rantai Pasok Ekonomi Kreatif
SK No l22l84C
berkas 3, hlm. 171 OCR
(
FR,ESIDEN
-t7t-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BoseliD2o24 TarEet2O2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.06.02
KP: Penguatan
Ekosistem Film,
Admasi, video, dan
Musik
01 - Meningkatnya
kinerja subsektor
film, animasi, video,
dan musik
01 - Pertumbuhan PDB
subse.ktor film, animasi,
video, dan musik
6,4-7,5 9,5-12,8 persen 2,72 ln22l 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
02 - Pertumbuhan ekspor
subsektor 6113, animasi,
video, dan musik
Ircrscn -8,00 (2020) 6,7-t1,9 9,5-13,0 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/Badan
Ekonomi Kreatif
03 - Jumlah tenaga kerja
subsektor film, animasi,
video, dan musik
ribu orang 18alm22l 203 225 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
03.06.02.ol
PRO-P Pengembangan Riset dan Inovasi Subsektor Fila, Animasi, Video, dan Musik
03.06.02.02
PRO-R Pengembangan Pendidikan Subsektor FilE, Animasi, Video, dan Musik
03.06.02.03
PRO-P: Fasilitasi Pendanaan dan Pembiayaan Subsektor Film, Animasi, video, d,an Musik
03.06.02.04
PRO-P: Penyediaan Infrastruktur Subsektor Film, Animasi, Video, dan Musik
03.06.02.05
PRo-Pi Pengembangan Sistem Pemasaran Subsektor FilE, Animasi, Video, dan Musik
03.06.02.06
PRO-P: Pengembangan Insentif Subsektor Film, Animasi, Video, dan Musik
SK No 122185 C
berkas 3, hlm. 172 OCR
-t72-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinc2o24 Targct2o2s Target 2029 Agedda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.06.03
KP: Penguatan
Ekosistem Fesyen daD
Kriya
Ol - Meningkatnya
kinerja subsektor
fesyen dan kriya
01 - Pertumbuhan PDB
subsektor fesyen dan
kriya
persen 7,76 (2O22l- 5,3-8,0 7,N,3 148 - KcucDt€riart
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
02 - Pertumbuhan ekspor
subsektor fesyen daIr
kriya
persen -12,01 {2023]. 3,5 6,4 148 - Ictre[tqierr
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
03 - Jumlah tenaga kerja
subsektor fesyen dan
kriya
ribu orang 9.107 (2022) 9.836 10.900 148 - IGoenteriart
Ekonomi Kreatif/Badan
Ekonomi Kreatif
03.06.03.01
PRO-P: Pengembangan Riset dan Inovasi Subsektor Fesyen den Kriya
03.06.03.02
PRO-P: Pengembangan Pendidikan Subsektor Fesyen dan Kriya
03.0,6.03.03
PRO-P: Fasilitasi Pendanaan dan Pembiayaan Subsektor Fesyen dan kriya
03.06.03.04
PRO-P: Penyediaan Infrastruktur Subsektor Fesyen dan Kriya
03.06.03.05
PRO-P: Pengembangan Sistem Pemasaran Subsektor Fesyen dan Kriya
03.06.03.06
PRO-P: Pengembangan Insentif Subsektor Fesyen dan Kriya
SK No 1221860
berkas 3, hlm. 173 OCR
,(
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan EaselinE2o24 Targct2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.06.04
NP: Penguatan
Ekosistem Aplikasi
dan Gim
Ol - Meningkatnya
kinerja subsektor
aplikasi dan giE
01 - Pertumbuhan PDB
suhektG aplikasi den
gra
persen 2,* l2o22l 6,7-7,O 8,3-10,7 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
02 - Pertumbuhan ekspor
subsektor aplikasi dan
gim
persen 152,41 (2021) 6,O-10,O 8,O-14,9 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
03 - Jumlah tenaga kerja
subsektor aplikasi dan
gim
ribu orang 132lN22l t87 245 148 - Kco€nt€rian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
03.06.04.01
PRO-P: Pengembangan Riset dan Inovasi Subsektor Aplikasi dan Gim
03.06.04.02
PRO-R Pengembangan Pendidikan Subsektor Aplikasi dan OiE
03.06.04.03
PRO-P Fasilitasi Pendanaan dan Pembiayaan Subsektor Aplikasi daD GiE
03.06.04.04
PRO-R Penyediaan Infrastruktur Subsektor Aplikasi dan Gim
03.06.04.05
PRO-P Pengembangan Sistem Pemasaran Subsektor Aplikasi dan Gim
03.06.04.06
PRO-P Pengembangan Insentif Subsektor Aplikasi dan Gim
SK No 122187 C
berkas 3, hlm. 174 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Boseliren24 Targct2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03.06.05
KP: Penguatan
Ekosistem Kuliner
Ol - Meningkatnya
kinerja subsektor
kuliner
Ol - Pertumbuhan PDB
subsektor kuliner
persen 8,61 (20221 5,3-8,8 7,H,1 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
02 - kuEbuhan d<spor
subsektor kuliner,
persen -2A7 (20231 3,2-5,4 4,0 148 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/Badan
Ekonomi Kreatif
03 - Jumlah tenaga kerja
subsektor kuliner
ribu omng 13.435 (2022t- 14.048 14.910 li18 - Kementerian
Ekonomi Kreatif/ Badan
Ekonomi Kreatif
03.06.05.01
PRO-P: Pengembangan Riset dar Inovasi Subsektor Kuliner
03.06.05.02
PRO-P: Pengembangan Pendidikan Subsektor Kuliner
03.06.05.03
PRO-P: Fasilitasi Pendanaan dan Pembiayaan Subsektor Kuliner
03.06.05.04
PRO-P Penyediaan Infrastruktur Subsektor Kuliner
03.06.05.05
PRO-P: Pengembangan Sistem Pemasaran Subsektor Kuliner
03.06.05.06
PRO-P: Pengembangan Insentif Subsektor Kuliner
Keterangan:
Pemerintah Daerah, Badan Usaha, dan Masyarakat.
SK No 122188 C
berkas 3, hlm. 175 OCR
REPUBLIK INDONES'A
PRIORITAS NASIONAL 4: MEMPERKUAT PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM), SAINS, TEKNOLOGI, PENDIDIKAN, KESEHATAN,
PRESTASI OLAHRAGA, KESETARAAN GENDER, SERTA PENGUATAN PERAN PEREMPUAN, PEMUDA (GENERASI MILENI,AL DAN GENERASI Z},
DAN PENYANDANG DISABILITAS
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04
PN: Memperkuat
Pembangunan
Sumber Daya
Manusia (SDM),
Saturs, Teknologi,
Pendidikan,
Kesehatan, Prestasi
Olahraga, Kesetaraan
Gender, Serta
Penguatan ft(an
Perempuan, Pemuda
(Generasi Milenial dan
Generasi Z), dan
Penyandang
Disabilitas
01 - Terwujudnya
pendidikan
berkualitas yang
merata
Ol - Rata-rata nilai PISA:
(4 membaca;
(b) matematika;
(c) sains
(a) 359;
(b) 366;
(c) 383
(2022)
(4 396;
F) aoa;
(c) 416
(a) 409;
(b)416;
(cl 4
036 - K€drqrtcrian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
02 - Ratq-rata lama
sekolah penduduk usia di
atas 15 tahun
tahun 9,22 9,33 9,42 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
03 - Harapan larna
sekolah
tahun 13,21 13,32 13,58 036 - Ifumc[rtcf,ian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dar Kebudayaan
04 - Persentase pekerja
lulusan pendidikan
m€'leogah dan tinggi
yang bekerja di bidang
keahlian menengah dan
tinggi
persen 66,30 (2023) 66,74 67,66 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
SK No 122189 C
berkas 3, hlm. 176 OCR
REPUBUK TNDONESIA
-l?6-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Eo.seli,a2024 T'dEpt2O2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - hopGsi penduduk
berusia 15 tahun ke atas
yang berkualifikasi
pendidikan tinggi
persen lO,rs (2023) 11,1 I 12,68 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
(a) 60,89;
(b) sr,36
(2023l-
(a) 62,89;
(b) 54,36
(a) 66,89;
(b) 59,86
036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
74,43 75,4 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
datr Kebudayaan
2,12 2,10 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
0,430 0,394 036 - Kemcntcriafl
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
06 - Rata-rata nil,ai
as€@€n tingkat
nasional:
(a) literasi membaca;
(b) nuEef,asi
02 - Terwujudnya
kesehatan untuk
semua
Ol - Usia harapan hidup
(UHH)
tahun 72,13 (2023)
02 - Angka kelahiran
total (Total fertility rate)
rata-rata
kelahiran per
't
'anita usia
subur (WUS)
15-49 Tahun
2,14 (2023)
03 - Terwujudnya
keluarga berkualitas,
kesetaraan gender,
dan masyarakat
inklusif
01 - IndelB Ketimpangan
Gender (!I(G)
0,447 l2023l
02 - Indckg
P.drbanEunan Kualitas
Keluarga
036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
SK No l22l900
69,51 (2023) 72,49 75,55
berkas 3, hlm. 177 OCR
-t77-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliv2o24 Target2o2' Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Ind€&g
Pembangunan Pemuda
60,59 (2023) 65,16 73,27 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
05 - Indeks
Pembangunan Gender
91,85 (2023) 92,O2r92,t1 92,3442,54 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
d{r Kebudayaan
06 - Indeks Perlindungan
Anak
64,29 l2023l 70,19 75,29 036 - X€oent€rian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dar Kebudayaan
07 - Mobilitas penduduk
lanjut usia
persen 92,94 12023) 94 96 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
Og - Mobilitas penduduk
penyandang disabilitas
persen 64,42 (2023) 69 7L 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
SK No 122191 C
berkas 3, hlm. 178 OCR
-t7a-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan tuselirc2o24 Target202' Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Menguatnya
iptek, inovasi, dan
produktivitas tenaga
kerja
0f - Tingkat
pengangguran terbuka
persen 4,91 4,50-5,00 4,M,71 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
02 - Peringkat indeks
inovasi global
peringkat 54 53 49 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
05 - Meningkatnya
prestasi olahraga
Indonesia di tingkat
dunia dsn budaya
berolahraga di
masyarakat
Ol - Jumlah perolehan
medali emas pada
olympic gdfiEs
medali 2 4-6
l2o28l
036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
02 - Jumlah perolehan
medali emas pada
parolAnqic go.mes
medali 4-6
l2o2al
036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
03 - Peringkat pada Asian
Ga'?!.f,s
peringkat 13 (2023) 9-l I
12026l
036 - Icm€oterian
Koordinator Bidang
Pembangunan Mtrrusia
dan Kebudayaan
036 - Iftmenteriar
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
SK No 122192 C
04 - Peringkat pada Asian
Para Games
peringkat 6 l2o23l 5-7
12026l
I
berkas 3, hlm. 179 OCR
FR,ESIDEN
-t79-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseli^e2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - Peringkat pada SEA
Games
peringkat 3 l2023l 3 24 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
0,6 - Peringkat pada
ASEAN krd Games
p€dngl€t t ln23l 1-2
(2029)
07 - Persentase
penduduk berumur lO
tahun ke atas yang aktif
berolahraga
persen 9,04 10,36-11-45 12,13-13,40 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
04.01
PR Percepatan Wajib
Belajar 13 Tahun (l
Tahun Pendidikan
Prasekolah d.n 12
Tahun Pendidikan
Dasar dan Pendidikan
Menengah)
Ol - Tercapainya
pemerataan akses
pendidikan dengan
percepatan ti'ajib
belajar 13 tahun yang
berkualitas (1 tahun
pendidikan
prasekolah dan 12
tahun pendidikan
dasar dan pendidikan
menengah)
Ol - Tingkat penyelesaian
jenjang
SMA/SIt K/MA/S€dcrdat
persen 67,07 67,44 69,71 036 - Icment€f,ian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
02 - Jumlah anak tidak
sekolah usia 6-18 tahun
anak tidak
sekolah
4.185.957
(20231
3.776.239 3.112.816
03 - Persentase anak
kelas I
SD/MI/SDLB/ Sederajat
yang pernah mengikuti
PAIJD
persen 63,81 64,39 65,13 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
SK No 122193 C
berkas 3, hlm. 180 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.01.01
KP: Perluasan
Layanan Pendidikan
Anak Usia Dini
Ol - Tercapainya
pemerataan akses
dan pelayanan
pendidikan
prasekolah dalam
mendukung tumbuh
kembang anak
01 - Angka partisipasi
kasar (AP$ PAUD
pcrlell 36,03 36,61 37,11 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
04.01.01.01
PRO-P Penyediaan bantuan operasional Batuan PAUD
04.01.01.02
PRO-P: Penyediaan bantuan afirmatif untuk PAl.rD
04.01.02
I(P: Revitalisasi
Sarana dan Prasarana
Sekolah dan
Madrasah yang
Berkualitas (PHTC)
01 - Tercapainya
pemerataan akses
pendidikan
berkualitas
Ol - Persentase satuan
pendidikan formal dan
nonformal yang
memenuhi SNP sarpras,
termasuk penyediaan
fasilitas untuk
mendukung satuan
pendidikan inklusif
persen 26,6? 31,14 49,00 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
SK No l22l940
berkas 3, hlm. 181 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kseEM2O24 Targct2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 - Pers€rttasc
madrasah, satuan
pendidikan umum
dengan kekhasan agama,
dan satuan pendidikan
keagamaan yang
memenuhi SNP sarpras,
tetfi asuk penyediaan
fasilitas untuk
mendukung satuan
pendidikan inklusif
persen 42,@ 46,O4 62,04 025 - Kementerian Agama
04.01.02.01
PRo-P: Revitalisasi Prasarana Pendidikan dan ftobargunan satuan Pendidikan Baru (PITTC)
04.01.02.02
PRO-P Revitalisasi Sarana Pendidikan (PHTC
04.01.03
KP: Penyaluran
Bantuan Pendidikan
yang Tepat Sasaran
01 - Terwujudnya
perluasan
kesempatan belajar
untuk peserta didik
yang berasal dari
keluarga miskin atau
rentan miskin
Ol - Rasio APK
SMA/SMK/MA/Sederajat
20% termiskin dan 20%
terkaya
0,765 0,788 0,809 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
O25 - Kement€rian Agama 02 - Thgkat penyelesaian
pendidikan
MA/uya/SMTK/SMAK/
Utama
Widyalaya/Uttama
Dhammasekha
persen 68,63 70,44 77,45
SK No 122195 C
berkas 3, hlm. 182 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyd< Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselblc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.01.03.01
PRO-P: Penyediaan Bantuan Operasional Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
04.01.03.02
PRO-P: Penyediaan Bantuan Pendidikan Dar€r dan Pendidikan Menengah bagi Peserta Didik Kurang Ma.qrpu
04.01.03.03
PRO-P: Frdycdiaan Beasiswa Prestasi dan Beasiswa Afirmasi
04.01.04
KP: Pencegahan dan
Penanganan Anak
Tidak Sekolah
0l - Tercapainya
penurunan kasus
anak putus sekolah
dan anak tidak
sekolah
0f - Jumlah anak tidak
sekolah yana
mendapatkan layanan
pendidikan di satuan
pendidikan formal dan
nonformal
anak (indikator
baru)
496.810 2.714.050 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
025 - Kementerian Agama 02 - Jumlah anak tidak
sekolah yang mengikuti
pendidikan kesetaraan
pada pesantren
en-gk 261.197 261.297 261.697
04.01.04.01
PRo-R Pembinaan Dalam Pencegahan Anak Tidak Sekolah
04.01.04.02
PRo-P: Penanganan Anak Tidak Sekolah
SK No 122196 C
berkas 3, hlm. 183 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselirc2i24 TarEd-2O2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.02
PP Peningkatan
Kualitas Pengajaran
dan Pembelajaran
0l - Terwujudnya
kualitas pengajaran
dan pembelajaran
yang efektif
01 - Persentase satuan
pendidikan yang
mencapai standar
kompetensi minimum
dalam as€uen
kompetensi tingkat
nasional l:
(a) literasi membaca; dan
(b) numerasi
persen (a) 48,31;
(b) 37,04
12023)
(a) so,ss;
0)4r,36
(a) Ss,oo;
(b) so,oo
138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
02 - Persentase satuan
pendidikan yang memiliki
indeks karakter, indeks
iklim keamanan sekolah,
dan indeks inklusivitas
dan kebinekaan pada
kategori baik
persen 33,03 (2023) 33,24 34,08 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
03-Fa V Childhood
Development Index (Ec.Dll
87,70 88,30 91,27 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
SK No 122197 C
berkas 3, hlm. 184 OCR
REPUEUK INOONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline2o24 TarEet2O2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Persentase lulusan
s€l@leh unggul baru dan
sekolah unggul
transformasi yang
diterima di perguruan
tinggi terbaik luar atau
dalam negeri
persen - (indikator
baru)
70 90 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
darr Teknologi
04.02.01
KP: Pengembangan
Inovasi Pembelajaran
dengan
Memanfaatkan
T€kaoloEi Digital dar
Penerapan HaAoBi
Modem (PTCK)
01 - Terwujudnya
pembelajaran yang
inovatif, serta
meningkatkan minat
dan motivasi belajar
peserta didik
Ol - Persentase satuan
pendidikan formal Jrang
memanfaatkan komputer
dan internet untuk
tujuan pembel,ajaran
persen 15,69 16,56 18,27 138 - Kementerian
Pendidikan De$r den
Menengah
O25 - Kementerian Agama 02 - Persentase
madrasah, satuan
pendidikan uEuE
dengan kekhasan agama,
dan satuan pendidikan
keagamaan formal yang
memanfaatkan komputer
dan internet untuk
tujuan pembelajaran
persen 30,50 32,24 39,18
04.02.01.01
PRO-P Pemanfaatan Platform Digital Pembelajaran dalam Peningkatan Kompetensi
SK No 122198 C
berkas 3, hlm. 185 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas s
Sasaran Indikator Satuan Basehrczo24 Targ!r'-2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.02.01.02
PRO-P: Penyediaan Akgca Listrik dan Internet untuk Satuan Pendidikan
04.02.02
XP Penciptaan
Ekosistem Satuan
Pendidikan yang
Mendukung Proses
Pembelajaran
Berkualitas, termasuk
Peningkatan
Kecakapan Literasi
Kelas Awal, serta
Penguatan Karakter
dan wellbeing Peserta
Didik dan Pendidik
01 - Tcnvuju&rya
pcscda didik yaflg
berkarakter dan
mampu
mengembangkan
kompetensi Ecb'g,i
masyarakat yang aktif
Ol - Persentase satuan
pendidikan formal dan
nonformal yang memiliki
program terkait
peningkatan kualitas
lingkungan bel,ajar
persen 18,15 36,30 100,00 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
025 - Kementerian ABfltra 02 - Persentase
madrasah, satuan
pendidikan umum
dengan kekhasan agama,
dsn satuan pendidikan
keagamaan formal yang
ramah anak
persen 10,08 20,05 59,93
04.02.02.01
PRO-P Penguatan Pendidikan Karakter yang Dilaksanakan pada Satuan Pendidikan bagi Peserta Didik d6n Pendidik
04.02.02.02
PRO-P: Peningkatan Perlindungan dalr Peningkatan Kesejahteraan Pendidik dan T€oags Kependidikan ASN maupun non ASN dalam Bentuk
Finansial dan Nonfinansial
04.02.02.03
PRO-P: Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Gizi bagi Peserta Didik
SK No 122199 C
berkas 3, hlm. 186 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kseli^e2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.02.03
KP: Pemantapan
Sistem Asesmen
Komprehensif
01 - Terwujudnya
peserta didik yang
k@prterl dan
mampu
mengaplikasikan
matsri-Eateri
pembelajaran
01 - Persentase peserta
didik satuan pendidikan
formal dan nonformal
yffrg mencapai standar
kompetensi minimum
dalam asesmen
kompetensi tingkat
nasional:
(a) literasi membaca; dan
(b) numerasi
persen (d 68,13;
(b)62,sr
(2023)
@l 68,62
(b) 67,35
lal76,62',
(b) 75,35
138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
025 - Kementerian Agama Perc€otas€ peserta didik
madrasah, satuan
pendidikan umum
dengan kekhasan agama,
dan satuan pendidikan
keagamaan yang
mencapai standar
kompetensi minimum
dalan asesmen
kompetensi tingkat
nasional:
(a) literasi membaca; dan
(b) numerasi
P€f,Sen (a) 58,07;
(b) 50,91
12023)
(a) 59,30;
(b) 52,55
(4 60,rs;
(b) 54,21
04.02.03.02
PRO-P: Pelaksanaan Asesmen dan Pengujian Pendidikan
SK No l2220OC
berkas 3, hlm. 187 OCR
-ta7-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.selinc2o24 Target2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.02.03.03
PRO-B Pengembangan Kebijakan dan Model As€s@€n Pendidikan
04.02.04
KP: Pengembangan
Anak Usia Dini
Holistik-Integratif
(PAUD-HD
01 - Terwujudnya
tumbuh l(etlbang
anak usia diDi secara
optimal dalam
mendukung kua.litas
belajar anak
01 - Persentase
kabupaten/kota yang
menerapkan PAUD-HI
persen 50,19 64,79 100,00 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
04.02.04.01
PRO-P Penguatan Koordinasi Lintas Sektor dalam Penyelenggaraan PAUD-HI
04.02.04.02
PRO-P Penguatan Pendidikan, F!f,lgasuhan, Peningkatan Gizi dan Pelayanan Kesehatan Arak Usia Did
04.02.05
KP Peningkatan
Kualitas Pendidikan
Agama dan
Pendidikan
Kepercayaan terhadap
Tuh.E yang Maha Esa
Ol - Tercapainya
peningkatan kualitas
dan pemahaman ilmu
agama pada peserta
didik untuk
diterapkan dalam
kehidupan
Ol - Persentase guru
agama yang memiliki
sertifikat pendidik
persen 41,96 54,93 98,84 O25 - Kementerian Agama
O25 - Kementerian Agama 02 - Persentase
pemenuhan kebutuhan
guru pendidikan agnna
pada satuan pendidikan
p€f,s€n 54,67 62,08 90,40
04.02.05.01
PRO-P Peningkatan Kompetensi pada Pendidik dan Tenaga Kependidikan Agama
SK No 122201C
berkas 3, hlm. 188 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bdselinc2o24 Target2o25 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.02.05.02
PRO-P: Penyediaan Bantuan Pemberdayaan Kualitas baai Lembaga Pendidikan Keagamaan
04.02.05.03
PRO-P: Pengembangan Kurikulum dan Sarana Pembelajaran Agsna
04.02.06
KP: Penerapan
Kurikulum yang
Kontekstual Berpusat
pada Peserta Didik
serta Fokus pada
Karakter dan
Kompetensi Esensial
0l - Terwujudnya
pcrabelajaEn yaflg
memuat aq)ck
mendasar dan relevan
dengan kebutuhan
saat ini dan masa
depan
Ol - Persentase satuan
pendidikan formal datr
nonformal yang
menerapkan kurikulum
yang kontekstual
berpusat pada peserta
didik serta fokus pada
karakter, dan kompetensi
esensial
pcrS€o 83,94 47,96 lOO,OO 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
025 - Kementerian Agama 02 - Persentase
madrasah, satuan
pendidikan umum
dearyan kekhasan agama,
dan satuan pendidikan
keagamaan yang
Eenef,apLan kurilo ult1
yang kontekstual
berpusat pada peserta
didik serta fokus pada
karakter dan kompetensi
esensial
persen 50,21 53,52 60,33
SK No 122202 C
berkas 3, hlm. 189 OCR
REPUBLIK TNDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Eb.sedt e 2024 Target 2025 T8sgtc- 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.02.06.01
PRO-P: Penyediaan Buku dan Bahan Ajar yang Berkualitas
04.02.06.02
PRO-P: Pengembangan Kurikulum dan model pembelajaran yang adaptif
04.02.06.03
PRO-P: Penerapan Kurikulum dan Model Pembelajaran Adaptif
04.02.07
KP: Pembangunan
dan Penyelenggaraan
Sekol,ah Unggul
01 - Terselenggaranya
layanan n pendidikan di
Sekolah unggul yang
mewadahi SDM dalara
meningkatkan daya
saing di tingkat global
01 - Jumlah unit sekolah
unggul baru yang
beroperasi
17 0l - Transformasi
Sosial
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - KeE€frt€r'iafl
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
unit - (indikator
baru)
o
02 - Jumlah sekolah
unggul transformasi yang
terbina
unit - (indikator
baru)
t2 20
04.02.07.01
PRO-P: Pembangunan datr Penyelenggaraan Sekolah Unggul
04.02.07.02
PRO-P: Pembinaan Sekolah Unggul Transformasi
04.02.08
KP Revitalisasi
Pendidikan Nonformal
0l - Tercapainya
peningkatan mutu
pendidikan luar
sekolah dan
menjamin pendidikan
kesetaraan sebanding
dengan pendidikan
formal
01 - Persentase satuan
pendidikan nonformal
yang meningkat mutu
pembelajarannya
persen 22,01 24,43 34,12 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
SK No 122203 C
berkas 3, hlm. 190 OCR
REPUBLTK INDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan E Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.02.08.ol
PRO-P: Penyediaan Layanan Pendidikan Nonformal
04.02.08.02
PRO-P: Penguatan L€rabaSa Pendidikan Nonformal
04.03
PP: Pemenuhan
Layanan Pendidikan
Peaantrcrl dan
Pendidikan
Keagamaan yang
Berkualitas
Ol - Terwujudnya
layanan pendidikan
pesantren dan
pendidikan
keagamaan yang
berkualitas
0l - Persentase peserta
didik yang mengikuti
pendidikan kesetaraan
pada pendidikan
pesantren dsn
pendidikan keagamaan
yang menyelesaikan
pendidikan setara formal
persen 56,00 65,00 loo,00 025 - Kementerian Agama
025 - Kementerian Agama 02 - Persentase satuan
pendidikan formal
pesantren yang
EeEpcrolch hasil
asesmen minimal jayyid
persen - (indikator
baru)
lo,oo 30,00
04.03.01
KP: Peningkatan
Kualitas Pendidikan
Pesantren dan
Pendidikan
Keagamaan
0l - Meningkatnya
kualitas pendidikan
pesantren dan
pendidikan
keagamaan
01 - Persentase satuan
pendidikan pesantren
dan pendidikan
keagamaan yang dinilai
dan dievaluasi mutunya
persen - (indikator
baru)
30,00 70,00 025 - Kementerian Agama
SK No 122204 C
berkas 3, hlm. 191 OCR
REPUBLTK INDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
I(€giater Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliE2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.03.01.01
PRO-P: Penyediaan Bantuan Operasional Pendidikan untuk Satuan [Pendidikan Keagamaan
04.03.01.02
PRO-P: Penyediaan Bantuan Peningkatan Kompetensi dan Iftsejaht raan Berbasis Kompetensi baai Pendidik dan Tenaga Kependidikan Keagamaan
04.03.01.03
PRO-P: Penyediaan Bantuan Sarana Prasarana untuk Satuan Pendidikan Keagamaan
04.03.02
KP: Rekognisi
Lulusan Pendidikan
Pesantren dan
Pendidikan
Keagamaan
Ol - Terpenuhinya
rekognisi lulusan
pendidikan pesantren
dan pendidikan
keagamaan
Ol - Persentase lulusan
pendidikan pesantren
dan pendidikan
keagamaan yang
mendapatkan rekognisi
75 0l - Transformasi
Sosial
025 - Kementerian Agama persen 32 55
04.03.02.01
PRO-P: Pembinaan Satuan Pendidikan Keagamaan
04.03.02.02
PRO-P: Pembinaan l(cqgonaan untuk Peserta Didik
SK No 122205 C
berkas 3, hlm. 192 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kselbe2o24 Target 2025 Target 2029
AC.rda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.03.03
KP: Penguatan
Penjaminan Mutu
Pendidikan Pesantren
dan Pendidikan
Keagamaan
01 - Terwujudnya
penguatan
penjaminan mutu
pendidikan pesantren
daa pendidikan
keagamaan
Ol - Persentase satuan
pendidikan pesantren
dan pendidikan
keagamaan yang
mendapatkan
pendampingan
persen - (indikator
baru)
10,00 30,00 025 - Kementerian Agama
04.03.03.01
PRO-P: Pelaksanaan Akreditasi Satuan Pendidikan Keagamaan
04.03.03.02
PRO-P: Pendampingan dalam Peningkatan Mutu pada Satuan Pendidikan
04.04
PP: Penguatan
Pengelolaan Pendidik
dan Tenaga
Kependidikan
Berkualitas
O I - Terwujudnya
peningkatan
kompetensi,
profesionalisme, datr
pemerataan distribusi
pendidik dan tenaga
kependidikan untuk
mewujudkan
pelayanan pendidikan
yang berkualitas dan
inklusif
Ol - Indeks Pemerataan
Guru
36,91 35,91 31,91 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
02 - P€f,s€ntarc satuan
pendidikan yang memiliki
indikator kualitas
pembelajaran dengan
kategori baik
persen 35,21 12023) 41,63 54,47 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
SK No 122206 C
,(
berkas 3, hlm. 193 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bs.selinc2o24 Target2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
04.04.01
KP: Reformasi
Pendidikan Keguruan
melalui Penguatan
LPTK dan Revitalisasi
Pendidikan Profesi
Guru (PPG)
01 - Menguatnya
mutu lembaga
pelaksana pendidikan
tenaga kependidikan
dan profesi guru
01 - Proporsi perguruan
tinggi LPTK yang
terakreditasi
p€f,8€rl ,24 (2022) 96,4 r00 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
025 - Kementerian Agama
02 - Proporsi program
studi PPG yang
terakreditasi unggul
persen o Qa22) 1,25 6,25
02 - Meningkatnya
proporsi pendidik dan
tenaga kependidikan
profesional
Ol - Persentase pendidik
dan telaga kependidikan
yang profesional pada
satuan pendidikan formal
dan nonformal
persen 57,94 71,50 47,77
02 - Persentase guru dan
tenaga kependidikan
yang profesional pada
madrasah, satuan
pendidikan umum
dengan kekhasan agama,
dan satuan pendidikan
keagamaan
persen 3E91 (2023) 51,17 98,00
04.04.01.01
PRO-P: Revitalisasi LPTK dan Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan PPG
SK No 122207 C
berkas 3, hlm. 194 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseline2o24 Targd2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.04.01.02
PRO-P: Peningkatan Kualitas Pendidik melalui Sertifikasi Profesi
04.04.02
KP: Restrukturisasi
Kewenangan
Pengelolaan Guru
meliputi Formasi,
Rekrutmen,
Pengangkatan dan
Penempatan,
Mobilitas, Pembinaan
Karier Profesional (c. g.
Pelatihan, In-service
Training,
Perlindungan Hukum,
dan Kesejahteraan
Berbasis Kinerja
Ol - Terpenuhinya
kebutuhan guru di
tingkat da€f,ah,
satuan pendidikan,
dan mata pelajaran
0l - Persentase daerah
(provinsi dan
kabupaten/kota) yanA
memiliki indeks
pemerataan gum dengan
kategori baik
p€rs€tr 32,61 40,22 70,11 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
025 - Kementerian Agama 02 - Persentase provinsi
yang EeEitki indeks
pemerataan guru
madrasah dengan
kategori baik
persen 80,00 80,85 44,22
04.04.02.01
PRO-P: Pemenuhan dan Pendistribusian Pendidik dan Tenaga Kependidikan
04.04.02.02
PRO-P: Pemenuhan Kesejahteraan Afirmatif Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam memenuhi Kekurangan Guru
04.04.02.03
PRO-P: Perencanaan dan Kebijakan Penyediaan Guru ASN
SK No 122208 C
berkas 3, hlm. 195 OCR
REPUBLIK INOONESIA
- r95 -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kseli@2l24 TarEat2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.04.02.04
PRO-P: Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
04.04.02.05
PRO-P: Peningkatan Kesejahteraan Guru AAaEa Berbasis Kincda
04.u.02.06
PRO-P: Peningkatan Kesejahteraan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berbasis Kinerja
04.04.02.07
PRO-P: Pendampingan Pembelajaran untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan
04.05
PP: Penguatan Sistem
Tata Kelola
Pendidikan
Ol - Terselenggaranya
sistem tata kelola
pendidikan yang
efektif untuk
meningkatkan
kualitas pembelajaran
dan pengajaran, serta
reputasi kelembagaan
pendidikan
01 - Persentase satuan
pendidikan yang
memanfaatkan hasil
asesllcn tingkat nasional
untuk peningkatan
kualitas pembelajaran
persen 62,80 64,06 69,34 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
02 - Persentase satuan
pendidikan dengan
akreditasi minimal B
persen 64,94 (2023) 67,16 76,04 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
04.05.ol
KR Penguatan
Manajemen
Kepemimpinan
Irtnbaga Pendidikan
O I - Terwujudnya
lembaga pendidikan
yang ideal, mandiri,
dan berintegritas
01 - Persentase satuan
pendidikan formal dan
nonformal dengan nilai
pengelolaan yang
partisipatif pada kategori
baik
P€f,8€n
54,06 (2023) 59,47 72,24 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
SK No 122209C
berkas 3, hlm. 196 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 - Pcf,s€ntas€
madrasah, satuan
pendidikan umum
dengan kekhasan agama,
dan satuan pendidikan
keagamaan formal
dengan nilai pengelolaan
yang partisipatif pada
kategori baik
persen 41,79 42,50 55,90 025 - Kementerian Agama
04.05.or.02
PRO-P: Pendampingan dalam Peningkatan Kualitas untuk Kepala Satuan Pendidikan
04.05.02
KP: Peningkatan
Kapasitas Pemerintah
Pusat dan Daerah
dalam Pengelolaan
Pendidikan
Khususnya Terkait
Pemanfaatan
Anggaran Pendidikan
01 - Terwujudnya
kol,aborasi yang
bersinergi dan
berkualitas dalam
peningkatan mutu
pendidikan
Ol - Persentase daerah
(provinsi dan kab/kota)
yang memenuhi sPM
pendidikan
pcf,sar 42,75 57,6t a2,6t 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
04.05.02.01
PRO-P: Pembinaan Pemerintah Daerah untuk Optimalisasi Pemanfaatan Anggaran Pendidikan
SK No l222l00
berkas 3, hlm. 197 OCR
REPUBUK INDONES'A
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.05.02.02
PRO-P: Pengembangan Kebijakan Pendidikan
04.05.03
KP: Penguatan Sistem
Penjaminan Mutu
Ol - Terwujudnya
pemeliharaan dan
peningkatan mutu
pendidikan secara
berkelanjutan
01 - Persentase satuan
pendidikan formal dan
nonformal yang
diakreditasi sesuai SNP
persen 49,67 (2023) 98,65 99,29 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
025 - Kementerian Agama 02 - Persentase
madrasah, satuan
pendidikan umum
dengan kekhasan agama,
dan satuan pendidikan
keagamaan l.an8
diakreditasi sesuai SNP
persen 30,48 33,81 51,71
04.05.03.01
PRO-P Pendampingan Satuan Pendidikan dalam Peningkatan Penjaminan Mutu
04.05.03.02
PRO-P: Penyediaan da,l Pemanfaatan sistem Informasi Data Pendidikan
04.05.03.03
PRO-E Percepatan Akreditasi Lembaga Pendidikan
SK No l222ll0
berkas 3, hlm. 198 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinem24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.06
PP: Penguatan
Pendidikan Tinggi
Berkualitas yang
Merata den
Pengembangan
Science, ?edaologV,
Engineering, Afi, and
Mathematics (STEAM)
01 - Meningkatnya
penyelenggaraan
pendidikan tinggi
berkualitas yang
merata dan
berkembangnya
STEAM di pendidikan
tinggi
Ol - Angka Partisipasi
Kasar (APK) pendidikan
fin8gi
persen 31,45 (2023) 33,94 38,04 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
02 - Persentase lulusan
pendidikan tinggi yang
langsung bekerja dalam
jangka waktu I tahun
setelah kelulusan
(a) total;
(b) karyawan atau
wirausaha;
persen (a) 59,86
(2022)i
F) 81,87
12022)
(d 62,16;
[b) 83,59
(a)6s,37;
(b) 86,31
03 - Proporsi mahasiswa
baru berkuliah di Prodi
STEM terakreditasi
unggul
p€f,scn 23,6 Qo2ol 28,8 33,r
04 - Proporsi mahasiswa
baru yang berkuliah di
perguruan tinggi
berkualitas
persen 92,6 (2020) 93,7 94,0
05 - Persentase dosen
yang menduduki jabatan
lektor/lekor kepala/guru
besar
SK No l222l2c
persen 40,67 (2022) 43,70 48,10
berkas 3, hlm. 199 OCR
REPUBLTK INDONESIA
-r99-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Bo.selbE2oz4 Targct2025 Targea202r)
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06 - Proporsi tenaga kerja
lulusan pendidikan tinggi
bidang STEM
pqrSan 28,13 l2023l 29,04 30,96 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
04.06.01
KP: Peningkatan
Relevansi dan
Perluasan Akses
Pendidikan Tinggi
Ol - Meningkatnya
relevansi dan
partisipasi pendidikan
tinggi
0r - Rasio APK PT
berdasarkan kelompok
pengeluaran keluarga
(2O% termiskin dan 20%
terkaya)
0,58 01 - Transformasi
Sosial
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
o,33 (2023) o,46
02 - Jumlah provinsi
dengan APK PT di atas
3lYo
provinsi 22 (2023) 23 26
03 - Rata-rata Easa
tunggu lulusan
pendidikan tinggi
mendapatkan pekerjaan
bulan t3 (2023!. 12,5 10,5
04 - Rasio outbound per
inbound mahasiswa
persen 6,50 (2018) 7,20 7,73
OS - Persentase
mahasiswa yang
berkegiatan di luar
program studi
SK No l222l3c
persen 31,99 (2023) 32,99 35,00
berkas 3, hlm. 200 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselirc2oz4 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.06.01.01
PRO-P Penyaluran Bantuan Pembiayaan Pendidikan Tinggi yang Tepat Sasaran
04.06.01.02
PRO-P Pengembangan Sarana dan Prasarana Perguruan Tinggi Berbasis Teknologi
04.06.01.03
PRO-P: Inovasi dan Perluasan Layanan Pendidikan Tinggi
04.06.ol.04
PRO-P: Penguatan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi
04.06.01.05
PRGP: Pendidikan Karakter, Peningkatan Kemampuan Interpersonal dan Mobilitas Akademik Mahasiswa
04.06.02
KP: Pengembangan
STEAM
Ol - Menguatnya
bidang STEAM di
perguruan tinggi
Ol - Proporsi Progam
Studi STEM
persen 43,5 ln22l 47,7 53,O 01 - Ol-Transformasi
Sosial
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Icment6ian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
02 - Proporsi program
studi terakreditasi unggul
(4 total;
(b) STEM;
(c) non-STEM
persen la) 14,97;
F) 14,90;
(c) 15,02
(2022)
(a) 16,93;
(b) 16,87;
(c) 16,98
(a) 19,ss;
(b) 19,50;
(c)19,58
04.06.02.01
PRO-P: Restrukturisasi dan Penataan Program Studi
SK No l222l4c
berkas 3, hlm. 201 OCR
-20t-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselhe2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.06.02.02
PRO-P: Pengembangan Kurikulum daD Pembelajaran Berbasis STEAM
04.06.03
KP: Penguatan
Otonomi Perguruan
Tinggi Sebagai Rumah
Masyarakat Ilmiah
01 - Meningkatnya
kualitas kelembagaan
perguruan tinggi
untuk mendukung
penguatan otonomi
perguruan tinggi
sebagai rumah
masyarakat ilmiah
Ol - Proporsi perguruan
tinggi terakreditasi
persen 59,55 (2022) Ol - Transformasi
Sosial
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
f 39 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
63,64 66,91
02 - Jumlah perguruan
tinggi yang terpetakan
berdasarkan
keunggulannya
perguruan
tinggi
tt {20231 12 16
04.06.03.01
PRO-P. Akreditasi Perguruan Tinggi
04.06.03.02
PRO-P: Fasilitasi dan Rekomendasi Peningkatan Kualitas Kelembagaan Perguruan Tinggi
04.06.03.03
PRO-P: Penguatan Kampus Sehat, Aman, Nyaman, dan Inklusif
04.06.03.04
PRO-P: Akselerasi Implementasi Diferensiasi Misi Perguruan Tinggi
SK No 122215 C
berkas 3, hlm. 202 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseli@N24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
04.06.04
KP: Peningkatan
Kualitas dan
Pengelolaan Dosen
0l - Terwujudnya
peningkatan
kompetensi,
profesionalisme, dalr
pemerataan distribusi
dosen
Ol - Persentase dosen
berkualifikasi sxl:
(a) total;
(b) STEM;
(c) non-STEM
(a) total 18,18
l2o2t):
(b) STEM
16,01 (2021);
(c) non STEM
19,93 (2021)
(a) total 21,56;
o) STEM:
19,08;
(c) non STEM:
23,54
(4 total; 24,43;
(b) STEM:
21,71;
(c) non STEM:
26,58
0l - Transformasi
Sosial
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
datl Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
persen
02 - Proporsi dosen yang
memiliki s€rtifil(at dosen
P€f,ACn tu,12 12023) 51,29 53,41
03 - Jumlah dosen yang
mengikuti program
peningkatan kapasitas
orang 16.551 (2023) 17.000 19.000
04.06.04.01
PRO-P: Peningkatan Kualifikasi Akademik Dosen melalui Beasiswa Gelar
04.06.04.02
PRO-P Tata Kelola don Peningkatan Jenjang Karier Dosen
04.06.04.03
PRO-P Peningkatan dan Reorientasi Keterampilan Dosen
SK No l222l6c
berkas 3, hlm. 203 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Easelirc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pql8flnpu
04.07
PP: Penguatan
Pendidikan dan
Pelatihan vokasi dan
Produktivitas Tenaga
Kcda
01 - Terwujudnya
tenaga kerja yang
produktif dan berdaya
sainS yang relevan
dengan kebutuhan
industri
0l - Persentase lulusan
pendidikan vokasi yang
bekerja 1 tahun setelah
kelulusan
persen 42,14 44,88 so,90 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
02 - Laju pertumbuhan
PDB per tenaga kerja
persen r,ff (2023) 3,30 3,90
04.07.01
KP: Penguatan
Pendidikan Menengah
Vokasi
01 - Terwujudnya
lulusan pendidikan
menengah vokasi
yang produktif dan
berdaya saing serta
relevan dengan
kebutuhan industri
Ol - Persentase angkatan
kerja lulu san pendidikan
menengah vokasi
setahun terakhir yang
bekerja/berwirausaha
p€f,scn 12,46 13,42 15,91 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
04.07.01.01
PRO-P Penerapan Kurikulum dan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Menengah Vokasi Berbasis Industri
04.07.01.02
PRO-P: Peningkatan Kapasitas dan Pemerataan Pendidik pada Satuan Pendidikan Menengah Vokasi
04.07.01.03
PRO-Pi Sertifikasi Kompetensi Siswa pada Satuan Pendidikan Menengah Vokasi
04.07.01.04
PRO-P: Penyediaan Sarana dan Prasarana pada Satuan Pendidikan Menengah Vokasi (DAIq
SK No 122217 C
berkas 3, hlm. 204 OCR
FF,ESIDEN
- 20,4 -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliic2o24 Target2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.07.02
KP: Penguatan
Pendidikan Tinggi
Vokasi
Ol - Meningkatnya
lulusan pendidikan
tinggi vokasi yarA
produktif dan berdaya
saing serta relevan
dengan kebutuhan
industri
01 - Persentase lulusan
pendidikan tinggi vokasi
setahun terakhir yang:
(a) bekerja;
(b) berwirausaha
lrcf,8€n la)74,25i
(b) 4,29 (2023l.
(a) 74,so;
(b) 4,50
(a) 75,50;
(b) s,so
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dalr Teknologi
04.07.02.01
PRO-P: Relevansi Kurikulum dan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Tinggi Vol(asi
04.07.02.02
PRO-P: Peningkatan Kompetensi dan Mobilitas Dosen dalt Instruktur PT vokasi
04.07.02.03
PRO-P: Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa PT vokasi
04.07.02.04
PRO-P: Sarana dan Prasarana PT vokasi
04_07-o2-05
PRO-P: Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi vokasi Sektor Strategis
04.07.03
I(P: Penguatan
Pelatihan Vokasi
OI - Terwujudnya
kegiatan pelatihan
vokasi dan
ketenagakerjaan yang
produktif dan sesuai
kebutuhan industri
bagi lulusan vokasi
Ol - Persentase lulusan
pelatihan vokasi setahun
tgaldrir yang bekerja
atau berwirausaha
persen 41,86 (2023) 44 4A 026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
SK No l222l80
berkas 3, hlm. 205 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselivzo24 Target2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.07.03.01
PRO-P: Pelatihan Vokasi di Sektor Strategis
04.07.03.02
PRO-P: Pemagangan Industri di Dalam dan Luar Negeri
(x.07.03.03
PRo-P: Sertifikasi Kompetensi Tedaaa Kerja
04.07.03.04
PRO-P: Fasilitasi dan Bantuan Lembaga Pelatihan Vokasi
04.07.03.05
PRO-P: Peningkatan Kapasitas Instruktur dan Pelatih
04.07.04
NE Penguatan
Produktivitas
Berbasis Iklim
Ketenagakerjaan yang
Kondusif
01 - Terciptanya iklim
ketenagakerjaan yang
kondusif untuk
meningkatkan
produktivitas tenaga
kerja
Ol - Proporsi pekerja
yang bekerja pada bidang
keahlian menengah tinggi
persen 62,13 (2023) 62,97 65,53 02 - Tralsformasi
Ekotro0i
026 - Kemcnt !'ian
Ketenagakerjaan
02 - Jumlah pckcda pada
perusahaan yang
menerapkan
perlindungan hak-hak
pekerja dan dialog sosial
orang 7.120.907
(2023)
13.289.510 22.289.510 026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
03 - Jumlah perusahaan
yang menerapkan dan
mematuhi norma
ketenagakerjaan
SK No l222l9c
perusahaan 530.809(2023) 447.332 1.996.979 026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
berkas 3, hlm. 206 OCR
FR,ESIDEN
REPUBLIK INDONES'A
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinc2o24 Tsrget2025 Target 2029
Agcrrda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.07.04.01
PRO-P: Peningkatan Peran datl Ke{a Sama Industri dalam Pendidikan dan Pelatihan Vokasi
04.07.04.02
PRO-P: Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pelatihan Vokasi
04.07.04.03
PRO-P: [diE Ketenagakerjaan yang Mendukung Pasar: Kerja Fleksibel, Responsif G€f,rdcr dan Inklusif
04.07.04.04
PRO-P: Penerapan Norma Ketenagakerjaan di Tempat Kerja
04.08
PP Peningkatan
Kontribusi Iptek dan
Inovasi dalam
Pembangunan
Nasional
Ol - Meningkatnya
proporsi anggaran
iptek dan inovasi
terhadap PDB untuk
mendukung
pembangunan
nasional
02 - Proporsi anggaran
litbang nonpemerintah/
s! rasta
Ol - Pengeluaran iptek
dan inovasi
persen PDB 0,28 lm2ol 0,30 0,45 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
persen 12,5 (2020) 23 35
03 - Jumlah perguruan
tinggi yang masuk ke
dalam peringkat THE
Irrpod Ranking SDGS:
(a) Top 300
(b) Top 600
(c) Top 1000
perguruan
tinggi
(a) 8;
&) r1;
{cl22
(2023)
(a) 8;
(b) 12;
lcl22
(a) 9;
o) rs;
(c) 25;
SK No l2222OC
berkas 3, hlm. 207 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proye.k Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kselinc2o24 TarEd2O25 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.08.01
KP: Penguatan
Kapasitas Iptek dan
inovasi
01 - Meningkatnya
kualitas SDM iptek
dan inovasi
Ol - Jumlah SDM Iptek
(Dosen, Peneliti dan
Perekayasa) per juta
penduduk
SDM iptek p€r
juta penduduk
1242 t7 1371 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
d{r Teknologi
02 - Proporsi SDM Iptek
kualifikasi Sii dengan
reputasi top 100 dunia di
bidangnya
persen - (indikator
baru)
25 50 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
03 - Proporsi jumlah
SDM Iptek dengan H
Irdcr. > 10
p€f,s€f,i 0,12 0,15 0,35 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
04 - Jumlah Kekayaan
Intelektual (KI) per lOO
Periset
I(J pcf IOO
periset
1,62 4,56 8,48 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
02 - Meningkatnya
kualitas infrastruktur
iptek dan inovasi
Ol - Jumlah infrastruktur
iptek strategis yang
dibangun
infrastruktur 8 10 124 - Badan Riset ddr
Inovasi Nasional
04.08.01.01
PRO-P: SDM Iptek yanA Mengikuti Pendidikan 53
04.08.or.02
PRO-P: SDM Iptek dan Inovasi yang Mengikuti Program Peningkatan Kapasitas yang Mendukung Kegiatan Iptek dan Inovasi
SK No l2222lO
I
berkas 3, hlm. 208 OCR
FF,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bd.selinc2o24 Target2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.08.01.03
PRO-P: Pengembangan Infrastruktur Iptek dan Inovasi Strategis
04.08.ot.04
PRO-P: Pengembangan Skema Rekrutmen dar Jenjang Karier SDM Iptek
04.08.01.05
PRO-P: Pengembangan Skema Insentif SDM Iptek, Lembaga Riset dan Industri
04.08.02
I(P: Peningkatan
Fungsi Intermediasi
dan Layanan
Pemanfaatan Iptek
dan Inovasi
Ol - Meningkatnya
peran Lembaga
Penelitian dan
Pengabdian
Masyarakat dalam
mengelola iptek dan
inovasi
0l - Jumlah lembaga
pengelola penelitian,
inovasi dan pengabdian
masyarakat yang
ditingkatkan
kapasitasnya
lembaga - (indikator
baru)
5 10 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
02 - M€oturtkahya
peran BRIDA dalam
Optimalisasi
Pemanfaatan Iptek
dqn Inovasi
Ol - Jumlah BRIDA/
ekosistem daerah yang
beroperasi optimal
lembaga - (indikator
baru)
2 l5 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
SK No 122222C
berkas 3, hlm. 209 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Meningkatnya
peran *ieft@ Techno
Part (STP) dabD
melakukan layanan
pemanfaatan iptek
dan inovasi
01 - Jumlah Science
Techno .Fbrh (STB yang
ditingkatkan
kapasitasnya
lembaga 5 5 8 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dar Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
124 - Badan Rhct dan
Inovasi Nasional
02 - Jumlah Science
Techno Park (STB baru
yang dikembangkan di
luar Jawa
lembaga - (indikator
baru)
5 0
03 - Jumlah penerimaan
STP berbasis iptek dar
inovasi
miliar rupiah - (indikator
baru)
50 200
04 - Jumlah startup
binaan yang produktif
sta,rtup - (indikator
baru)
2 15
05 - Jumlah hrrb tematik
yang dikembangkan di
BRIN
lembaga - (indikator
baru)
4 o
06 - Jumlah penerimaan
dari pemanfaatan Iptek
dan inovasi di BRIN
miliar rupiah - (indikator
baru)
SK No 122223 C
berkas 3, hlm. 210 OCR
REPUBLIK INOONESIA
-2to -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
hoyd< Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselinc2o24 Target2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Meningkatnya
peran sektor (K/L)
terkait dalam
optimalisasi
pemanfaatan iptek
dan inovasi di sektor-
sektor prioritas
01 - Jumlah hub iptckin
di K/L yang mengampu
bidang prioritas yang
dibentuk
lembaga - (indikator
baru)
o 4 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
04.08.02.01
PRO-P: Pengembangan Kapasitas Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
04.08.02.02
PRO-P: Pengabdian Masyarakat Berbasis Pemanfaatan Iptek dan Inovasi
04.08.02.03
PRO-P: Pengembangan layanan dan Fasilitasi BRIDA/Ekosistem Daerah
04.08.02.04
PRO-P: Pengembangan Hub Inovasi Sektoral dan Tematik
04.08.02.05
PRO-Pi Pengembangan Kapasitas Science Techno frrh (STg
04.08.02.06
PRO-P: Start up yang Mendapatkan Fasilitasi Inkubasi
SK No 122224C
berkas 3, hlm. 211 OCR
FR,ESIDEN
- 2tt -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Ba.seli,i€2024 Target2o2s T8EgDt2O2g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.08.03
KP: Optimalisasi
Pemanfaatan Iptek
dan Inovasi secara
Masif di Berbagai
Bidang termasuk
Pengawasan
Ketenaganukliran
01 - Meningkatnya
pemanfaatan iptek
dan inovasi
Ol - Jumlah produk hasil
iptek dan inovasi
strategis yang
dimanfaatkan oleh
pemerintah dan
masyarakat pada bidang-
bidang prioritas
produk - (indikator
baru)
25 115 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
02 - Meningkatnya
kerjasama iptek dan
inovasi dengan mitra/
industri
01 - Jumlah kerja sua
pemanfaatan iptek dan
inovasi strategis dengan
industri/badan usaha
pada bidang-bidang
prioritas
kerja sana - (indikator
baru)
25 50 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
04.08.03.or
PRO-P: Pemanfaatan Riset Bidang Pangan
04.08.03.02
PRO-P: Pemanfaatan Riset Bidang Energi
04.08.03.03
PRO-P: Pemanfaatan Riset Bidang Pertahanan dan Keamanan
04.08.03.04
PRO-P: Pemanfaatan Riset Bidang Sumber Daya Air
04.08.03.05
PRO-P: Pemanfaatan Riset Bidang Industri Manufaktur yang Mendukung Hilirisasi SDA
04.oa-03.06
PRO-P: Pemanfaatan Hasil Riset Bidang Kesehatan
SK No 122225C
berkas 3, hlm. 212 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan hselie2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.08.03.07
PRO-P: Pemanfaatan Riset bidang lGbcoc€naEr dan Lingkungan Hidup
04.08.03.08
PRO-P: Pemanfaatan Riset Bidang Kebijakan, Sosial Humaniora, dan Kebudayaan
04.08.03.09
PRO-P: Pemanfaatan Riset bid^erg Kelautan
04.08.03.10
PRO-P: Kerjasama Iptek dan Inovasi dengan Mitra/Industri
04.08.03.11
PRO-P: Pengawasan Tenaga Nuklir
04.08.04
KR Penguatan
Perguruan Tinggi
sebagai Pusat
Keunggulan Iptek den
Inovasi Berbasis
Kewilayahan dan
Berdaya Saing
0l - Terwujudnya
perguruan tinggi yang
memiliki penelitian
berdampak, serta
memberikan
kontribusi positif
dalam pqngcrlbanga[
t 'ilayah setempat
Ol - Indeks QS
International Research
Network Collaboration
A,mQO23l 19,35 29,44 Ol - Ol-Transformasi
Sosial
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
daD Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
02 - Sitasi internasional
perguruan tinggi
Indonesia;
(a) rasio sitasi;
(b) h-index
(a) 0,42;
&) 318
(2023)
(a) 1,88;
(b) 318
(a)4,79;
(b) 319
03 - Jumlah patdr
granted dari pq8uruafl
tinggi
Paten 15.465 (2023) 17.500 27.500
SK No 122226 C
berkas 3, hlm. 213 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
AScdda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Jumlah riset dan
inovasi yang
dimanfaatkan
DUDI/masyarakat
produk 75.669 (2023) 82.OOO 110.OOO 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
04.08.04.ol
PRO-P: Pengembangan Pusat Keunggulan dan Peningkatan Produktivitas Rkct dan Inovasi Perguruan Tinggi
04.08.04.02
PRO-P: Peningkatan Hilirisasi dar Komersialisasi Produk Rhet dan Inovasi Perguruan Tinggi
04.09
PP: Pengembangan
Manajemen Talenta
Nasional (MTN)
01 - Terwujudnya
ta.lenta riset inovasi,
seni budaya, dan
olahraga yang
memperoleh rekognisi
di tingkat nasional
dan internasional
01 - Jumlah SDM iptek
yang mendapatkan
rekognisi internasional
orang 95 99 116 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
02 - Jumlah karya seni
budaya yang memperoleh
rckognisi di ajang
penghargaan
internasional
karya seni
budaya
t5 (2023) 15 27 140 - Kementerian
Kebudayaan
03 - Persentase
Olahragawan Pelatnas
yang Berprestasi di
Tingkat
Regional/Internasional
persen 73,38 (2023) 76-fi 76-W O92 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
04 - P€rirukat pada Youth
Olympic Gdflres
SK No 122227 C
peringkat 83 (2018) 81-83 (2026) O92 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
berkas 3, hlm. 214 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basetite2o24 Targct2o2s Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
OS - Peringkat pada isiaa
Youth Go.mes
peringkat rs po13) 13-15 12-14 O92 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
3-5 24 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
06 - Peringkat pada Asian
Youth Para Gaz1.cs
peringkat s l2o21l
04.09.01
KP: Pengembangan
Manajemen Talenta
Nasional (MTN) Seni
Budaya
Ol - Meningkatnya
rekognisi
internasional
terhadap talenta seni
budaya serta
penyelenggaraan
jang dan nqr ajang
seni budaya berkelas
internasional di
Indonesia
0l - Jumlah talenta seni
budaya yang terlibat
dafam kegiatan
bereputasi baik di tingkat
internasional
talenta seni
budaya
97 (2023) 111 139 lzl0 - Kementerian
Kebudayaan
02 - Jumlah festival dan
Pameran seni budaya di
dal@ negeri yang
memiliki jangkauan dan
reputasi internasional
festival dan
pameran seni
budaya
6 7 11 140 - Kementerian
Kebudryaan
03 - Persentase lembaga,
sanggar, komunitas seni
budaya yang terfasilitasi
untuk melakukan proses
edukasi dan regenerasi
talenta seni budaya
secara berkelanjutan
persen 31,49 32,76 38,32 140 - Kementerian
Kebudayaan
04.09.01.01
PRO-P: Pembinaan Talenta Seni Budaya
SK No 122228 C
berkas 3, hlm. 215 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
AScnda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.09.01.02
PRO-P: Penyelenggaraan Ajang Scrli dan Festival Seni Budaya
04.09.01.03
PRO-P: Pemberian Penghargaan untuk Talenta Seni Budaya
04.09.02
XP: Pengembangan
Manajemen Talenta
Nasional (MTN) Riset
dan Inovasi
Ol - Terciptanya SDM
Iptek yang memiliki
kompetensi tingkat
internasional
Ol - Rasio SDM iptek per
satu juta penduduk
SDM iptek prr
I juta
penduduk
1.151 (2023) L.265 t.721 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
02 - Jumlah SDM iptek
masuk ke dalam
pernerhgkqten lYor{d's
Top 2% Scientists
orang 9s l2o23l 99 116 124 - Badan Riset dan
Inovasi Nasional
03 - Raihan Olimpiade
Sains dan Teknologi
dunia atau sejenis di
tingkat pelajar dan
mahasiswa
peraih 10o (2023) 144 320 139 - Kementerian
Pendidikan Tinggi, Sains,
dan Teknologi
04.09.02.ol
PRO-P Memperluas Kumpulan Bakat (Talent Pool) dan akuisisi Talenta Riset dan Inovasi
04.09.02.02
PRO-P Memperkuat Pembinaan serta Fasilitasi Talenta Riset dan Inovasi
SK No 122229C
berkas 3, hlm. 216 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.09.02.03
PRO-P Meningkatkan Sarana Prasarana Esensial Manajemen Talenta
04.09.02.04
PRO-P: Meningkatkan Sinergi Pendanaan dan Tata Kelola Kelembagaan Riset dan Inovasi
04.09.02.05
PRO-P: Meningkatkan Apresiasi Talenta Riset dan Inovasi
04.09.03
KR Pengembangan
Manajemen Talenta
Nasional (MTN)
Olahraga
Ol - Terbinanya
olahragawan muda
yang mampu bc$aing
di kancah global
0f - Provinsi dengan
sekolah khusus olahraga
yaltg tcrstandardisasi
provinsi t6 (2023t. r8 22 092 - K€o€ntcf,ian
Pemuda dan Olahraga
02 - Kab/kota dengan
PPLP yang terbentuk
kab/kota 24 (2023) 29 49 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
03 - Persentase
olahragawan elite pada
cabang olahraga
Olimpiade dar
Paralimpiade yang
merupakan alumni
sentra pembinaan
olahraga prestasi daerah
persen - (indikator
baru)
15 l5 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
SK No 122230C
berkas 3, hlm. 217 OCR
F,EPUBLIK INDONESIA
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
kolreL Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselj,r€2024 Targct2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
04 - Persentase
olahragawan elite pada
cabang olahraga
Olimpiade dan
Paralimpiade yang
merupakan alumni
sentra pembinaan
olahraga prestasi pusat
persen - (indikator
baru)
l5 30 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
OS - Jumlah perolehan
medali pada Youth
Olympic Games
medali I perunggu
(2018)
I €rnas (2026) 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
06 - Jumlah perolehan
medali pada Asian Youth
Games
medali 1 emao/
2 p.t*l
2 perunggu
(2013)
t-2 2-3 092 - Xcroentcf,ian
P€druda dan Olahraga
07 - Jumlah perolehan
medali pada Asian Youth
Para Games
medali 12 emas/
f f perak/
14 p€rr.rnggu
l2o2rl
12-15 14-16 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
04.09.03.01
PRO-P Pengembangan Sistem Pembinaan l,ra-Bibit, Bibit dan Talenta Potensial Bidang Olahraga
04.09.03.02
PRO-P: Pengembangan Tata Kelola Manajemen Talenta Nasional (MTN) Ol,ahraga
SK No l2223lc
berkas 3, hlm. 218 OCR
-2ta -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.09.04
KP: Penguatan Tata
Kelola Manajemen
Talenta Nasional
(Ivf,fl{)
Ol - Terwujudnya tata
kelola Manajemen
Talenta Nasional
(MTN) yang akuntabel
dan berkelanjutan
0l - Jumlah rekomendasi
kebijakan rencana aksi
Manajemen Talenta
Nasional (MTN)
rekomendasi
kebijakan
t (2023!- I 1 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
04.09.04.01
PRO-P: Penguatan Basb Data Terpadu MTN
04.09.04.02
PRO-P: Penguatan Sinergi Pelaksanaan MTN
04.lo
PP: Penguatan
Budaya Literasi untuk
Kreativitas dan
Inovasi
Ol - Tc(wujudnya
masyarakat literat
untuk meningkatkan
kreativitas, inovasi,
dan daya cipta
01 - Nilai dimensi budaya
literasi IPK
60,49 (20231 63,24 67,05 140 - IGoeartcf,ian
Kebudayaan
04.10.01
KP: Peningkatan
Kualitas Layanan
Perpustakaan
Ol - Terwujudnya
l,ayanan perpustakaan
yang berkualitas
untuk menguatkan
budaya literasi,
kreativitas dan
inovasi
0l - Indeks
pembangunan literasi
masyarakat
69,42 (2023) 70,50 72,30 057 - Perpustakaan
Nasional Republik
Indonesia
04.10.ol.ol
PRO-P: Peningkatan Layanan Literasi yang Berkualitas dan Merata
SK No 122232C
berkas 3, hlm. 219 OCR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaSaran Indikator Satuan Bdselinc2o24 TargDt2O2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.10.01.02
PRO-P Transformasi Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial
04.10.02
KP: Peningkatan
Budaya Kegemaran
Membaca
Ol - Meuturgkahya
budaya kegemaran
membaca
Of - Tingkat kegemaran
membaca
66,67 12023) 71,50 75,50 057 - Perpustakaan
Nasional Republik
Indonesia
04. r0.02.01
PRO-P: Pembiasaan Kegemaran Membaca
04.10.02.02
PRO-P: Penguatan Komunitas dan PeEgSef,ak Literasi
04.l I
PP Peningkatan
Kesehatan dsrr Gizi
Masyarakat
Ol - Meningkatnya
kesehatan daa gizi
masyarakat berbasis
siklus hidup melalui
penguatan edukasi,
peningkatan kualitas
l,aysltan kesehatan
dan intervensi
perbaikan gizi sesuai
standar, serta
mencegah kematian
dini dsn
meningkatkan
harapan hidup sehat
0l - Angka kematian ibu pcr 100.000
kelahiran
hidup
189 (2O2Ol t22 77 024 - Kementerian
Kesehatan
02 - Angka kematian
balita
pcr 1.000
kel,ahiran
hidup
19,83 (2020) 15,00 11,90 024 - Kementerian
Kesehatan
03 - Prevalensi stunting
(pendek dan sangat
pqrd€k)
perscn 21,50 l2o23l 18,8 14,2 024 - Kementerian
Kesehatan
04 - Prevalensi remaja
putri anemia
persen - (indikator
baru)
25 t5 024 - Kementerian
Kesehatan
05 - Persentase pekerja
yang mendapatkan
pelayanan Kesehatan
kerja
SK No 122233 C
persen - (indikator
baru)
lo 50 024 - fieE€rtterian
Kesehatan
berkas 3, hlm. 220 OCR
PR,ESIDEN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basehne2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pcfrgarapu
06 - Pcf,sc,ltasc lanjut
usia yang mandiri
pcf,scrr 74,30 (20231 75 83 O24 - Kementerian
Kesehatan
07 - Proporsi kebutuhan
KB yang terpenuhi
menurut alat/cara KB
Modern lPrcpottion of
demand sd.tisfred, by
modern method,sl
persen 83,9 u,7 47,1 068 - Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
08 - Cakupan penerima
pemeriksaan kesehatan
gratis
persen - (indikator
baru)
36 70 O24 - Kementerian
Kesehatan
04.l t.0l
KP: Penurunan
Kematian Ibu dan
Anak
0f - Meningkatnya
pelayanan kesehatan
ibu dan anak sesuai
standar dengan
persalinan di
fasyankes,
memperkuat deteksi
dini, ANC, layanan
persalinan, KF, KN,
layanan emergensi,
pelayanan darah, tata
laksana balita sakit,
serta imunisasi
02 - Persentase kab/kota
dengan RS PONEK sesuai
standar
Ol - Persentase
Persalinan di fasyaDkes
P€f,S€n a7,2 (20231 88 95 01 - Transformasi
Sosial
O24 - Kementerian
Kes€hatan
peru€Il 19,45 (20231 25 85 O24 - Kementerian
Kesehatan
03 - Persentase kab/kota
dengan Puskesmas
PONED sesuai standar
persen - (indikator
baru)
20 80 O24 - Kementerian
Kesehatan
04 - Persentase kab/kota
d€ogan CFR direct
obsterric (cklampsi &
pendarahan postpartum
< 104
persen - (indikator
baru)
25 80 024 - Kementerian
Kesehatan
SK No 122234C